Showing posts with label idol. Show all posts
Showing posts with label idol. Show all posts

January 19, 2017

THE iDOLM@STER Cinderella Girls: 2nd Season

Untuk pembukaan kali ini, aku akan bercerita panjang lebar dari biasanya. Pertama kali aku mengenal franchise THE iDOLM@STER pada tahun 2007, tepatnya saat itu ada majalah game yang sedikit membahasnya (bila tak salah upcoming/preview game). Lalu aku mulai kepo dengan mencari-cari lagunya di YouTube. Lagu yang pertama kali kudengar berjudul FO(U)R yang telah di-fansubbing oleh domelola. Sejak saat itu aku mulai kepincut dengan lagu-lagunya yang beragam dan rajin mencari-cari informasi tentang franchise ini. Di tahun itu aku juga tak bisa menemui satu pun fandom-nya di Indonesia, bahkan aku berusaha keras meracuni teman-temanku untuk mencoba mendengarkan iM@S (selanjutnya akan kusingkat begini). Sayangnya hanya satu yang berhasil kuracuni. Tapi aku tak berhenti disitu saja, aku menemui satu forum yang membahas musik iM@S secara komplit di Indowebster (terima kasih banyak Raestloz!). Jujur saja, saat itu aku senang setengah mati karena akhirnya bisa menemukan satu fandom lokal.


THE iDOLM@STER Cinderella Girls: 2nd Season

Dengan berlandaskan mesin pencari google, aku terus mencari-cari informasi tentang franchise iM@S yang selanjutnya kuketahui bahwa Namco, selaku pencipta game tersebut memang hanya memfokuspasarkan dalam Jepang saja. Entah karena keinginan mereka atau kebiasaan Jepang mengisolasikan diri untuk tidak mengekspor karya mereka. Kurang-lebih begitulah informasi yang kudapat dari link dan blog random yang kudapat dan ku-translate secara mentah dengan menggunakan google translate.

Tahun 2011 merupakan tahun yang menggembirakan karena franchise ini diangkat menjadi anime sebanyak 25 episode dengan durasi sepanjang 24 menit. Bila ditanya puas atau tidak, tidak sepenuhnya. Karena ceritanya lebih fokus ke pengenalan masing-masing karakter tiap episodenya, dan tampak seperti promosi lagunya, banget. Konflik di animasi iM@S yang kurasa benar-benar serius hanya gossip buruk tentang Chihaya Kisaragi. Konfliknya selanjutnya, saat Haruka Amami depresi hingga tamat aku juga kurang meresapinya. Aku malah lebih berharap konfliknya kurang terlalu dalam.

Di tahun yang sama NBGI alias Bandai Namco meluncurkan seri permainan baru, yaitu THE iDOLM@STER: Cinderella Girls berbasis seluler pintar. Konon kabarnya dahulu, seri iM@S terbaru ini akan menghadirkan 100 idol, namun kenyataan kini ada 200 lebih idol yang muncul di seri ini.

THE iDOLM@STER Cinderella Girls: 2nd Season

4 tahun sejak mobile game tersebut seri iM@S CG juga diangkat menjadi anime sepanjang 13 episode. Studio yang menanganinya masih sama dengan sebelumnya, A-1 Pictures yang masih diarahkan oleh Noriko Takao. Tatsuya Takahashi juga masih memegang naskah dan musik dikomposisi oleh Hidekazu Tanaka, salah satu member MONACA. Sebenarnya sudah curiga sejak awal, masa iya, seri ini hanya 1 cour saja. Lalu menjelang akhir cerita iM@S CG ada sebuah konfirmasi bahwa THE iDOLM@STER Cinderella Girls: 2nd Season akan segera tayang juga di tahun itu. Dan cerita yang benar-benar seru adalah second season ini. Sedihnya diriku, saat itu aku menontonnya melalui Aniplus. Ditengah-tengah masa tayangnya, BigTV, jasa layanan TV kabelku memutuskan sebelah pihak sehingga channel tersebut akan dihapus (ini bukan karena aku tidak memilih channel Aniplus atau pun tidak berlangganan premium, tapi ya mereka memutuskan sebelah pihak begitu saja jadi hanya channel Animax saja yang tersisa). Ketika sedang masa-masa mengudara seri ini, aku tidak bisa ikut bandwagon karena aku sedang malas, dan agak sibuk sesuatu pula aku mengikuti seri yang berbeda (oh aku lupa 2015 men-download anime apa saja). Ngomong-ngomong, meski sudah 7 tahun lebih lamanya aku telah mengidolakan franchise ini namun baru akhir-akhir ini saja aku mensupport mereka, dan itu pun juga masih bisa kehitung jari jumlah koleksiku. Dan sepertinya aku sudah harus memulai membahasnya karena sudah OOT terlalu jauh.

Senyumanmu
Sebulan setelah kesuksesan debut Cinderella Project pada event Summer Idolfes seharusnya Tim Cinderella Project menjalankan jadwal yang sudah tersusun dengan rapi. Tapi Mishiro Directing Manager yang baru saja balik ke Jepang mempunyai strategi baru untuk perusahaannya. Beliau mempunyai ide tersendiri dan akan membuat proyek baru, buruknya proyek dari pemikirannya harus membubarkan semua divisi proyek yang sedang berjalan. Ia hanya ingin mefokuskan diri pada satu proyek utama saja. Proyek ini nantinya akan merekrut dari idol-idol per tiap divisi proyek sebelumnya. Apesnya Cinderella Project yang baru saja debut juga harus ikut tertimpa atas kebijakan Mishiro Directing Manager. Divisi proyek lainnya juga mengalami kekacauan atas perlakuan beliau ini. Banyak program dan acara yang dihentikan secara mendadak, tak hanya sebatas pemutusan proyek saja namun ciri khas masing-masing idol juga harus diubah bahkan dilepas demi mewujudkan idol yang ideal bagi Mishiro Directing Manager.

Producer Cinderella Project tentu saja tak dapat menerima hal ini, karena ia memiliki pandangan tersendiri tentang idol itu. Sayangnya demi mewujudkan idol yang ideal bagi Producer membutuhkan waktu yang cukup lama dan Mishiro Directing Manager tak mau menyetujuinya. Beliau tidak ingin menghabiskan banyak waktu dan kalo bisa dilakukan sesegera mungkin. Pemikiran Producer juga ditolak mentah-mentah dikarenakan ia belum mempunyai rencana matang untuk mewujudkan kesuksesan proyeknya lagi.

Namun semangat Producer tidak terpatahkan hanya dengan omongan yang tegas darinya. Producer rela kerja larut malam untuk memberikan proposal terbaru kepadanya.

Setelah menyerahkan proposal kepada atasannya, Producer masih belum bisa bernafas lega. Meski proposalnya diterima namun tak sedikit pun Mishiro Director Manager untuk membatalkan rencananya bahkan tenggat waktu yang diberikan sempit sekali. Proposal tersebut harus bisa dieksekusi dalam waktu 3 bulan.

Stereotip
Sebenarnya perwujudan cerita iM@S CG kurang lebih hampir sama dengan iM@S. Pada season pertama diperlihatkan dengan kelakuan Mio Honda yang mirip dengan Miki Hoshii, yang, um... sama-sama konyol egoisnya (maafkan aku bagi fans Mio dan Miki). Lalu menjelang akhir episode sang pemeran utama, Uzuki Shimamura sama-sama depresi berat akan suatu hal.

THE iDOLM@STER Cinderella Girls: 2nd Season

Di season kedua ini, iM@S CG mampu memberikan permasalahan yang mendalam, konflik internal yang terjadi pada 346 Production terasa nyata. Karena ulah Mishiro Directing Manager terjadi perpecahan dimana-mana, membuat semaunya berantakan, tujuan individu, tujuan tim dan tujuan atasan sudah tidak selaras lagi.Ya aku sangat menyukai Mishiro Directing Manager menjadi antagonis yang kuat disini. Keputusan yang bulat dari Mishiro Directing Manager berhasil membuat semua orang menjadi bimbang, apalagi kesempatan yang diberikan olehnya sangat menjanjikan. Jenjang karir yang bagus dan berkembang lebih baik. Tentunya ada sebuah pengorbanan, maukah meninggalkan tim, unit atau divisi yang telah menemaninya berkembang selamanya ini.

THE iDOLM@STER Cinderella Girls: 2nd Season

Di season kedua ini porsi komedi dan cerita per karakter berkurang, tapi ini setimpal dengan memfokuskan untuk menghadapi tantangan utama dari Misihro Directing Manager. Dimana pada season pertama lebih banyak pengenalan, hiburan semata dan promosi lagu.

Smooth
Aku yang terlalu asyik mengikuti cerita di season keduanya hingga lupa ada insert song apa saja yang ada disini. Di episode terakhirnya aku juga terpukau oleh gerakan tarian mereka yang sangat lincah dan mulus. Aku tak bosan-bosannya mengulang bagian tariannya.

THE iDOLM@STER Cinderella Girls: 2nd Season

Hingga akhir episode Mishiro Directing Manager tetap memberikan kesan yang kuat bagaimana sifat karakter beliau dan sukses beneran menjadi antagonis yang 'jahat' dalam cerita ini. Sekali dia sudah berjalan maka takkan ada yang bisa menghentikannya.
Read more ... → THE iDOLM@STER Cinderella Girls: 2nd Season

May 30, 2015

Pemilihan Nama Group Idol Love Live! Sunshine!! Dibuka

Sudah memikirkan untuk menamai unit baru Love Live! Sunshine!! maka kalian diberikan sebuah pilihan nama yang bisa dipilih. Dibawah ini adalah daftar calon nama yang akan dipakai nantinya:
  1. Aquors (dibaca “Aqua”): “Aqua” yang berarti “water” + “ours” (milik bersama? atau makna ours menjadi kita?)
  2. Uranoboshi Girls Squad: Artinya pasukan gadis Uranohoshi Girls Academy.
  3. Orange’squash: Lingkup sekolah dikelilingi oleh pohon jeruk mandarin.
  4. Kanon: “canon”
  5. KiSeKi: Bahasa Jepang dari “miracle/wonder/marvel”
  6. Sakuya: Namanya berasal dari Konohana-sakuya-hime, dewi pelindung Gunung Fuji yang terletak di Shizuoka, dan Uranohoshi Girls Academy berlokasikan daerah Shizuoka.
  7. SS’s (dibaca “Sunshines”): Dari “School” dan “Save” yang mungkin menjadi tema utama proyek terbaru ini.
  8. Shiokaze sail: Terinspirasi dari key visual utama, mengenakan seragam sailor dan di tepi pantai.
  9. Shinies: Mereka berupaya untuk menjadi idol yang berkilau.
  10. Ceantea: Dari “ocean” dan “tea”.
  11. Stella: “Star” dalam bahasa Itali.
  12. Spica: Bintang paling bercahaya dalam konstelasi Virgo.
  13. Soleil: “Sun” dalam bahasa Perancis.
  14. Palettes!: 9 Gadis, 9 Warna.
  15. Lir (dibaca juga Ler): Dewa lautan di Celtic, Irish atau Welsh.



Pemilihan nama dibuka pada 1 Juni mendatang mulai pukul 11.00 hingga 11 Juni pukul 17.00 di link ini.

Sumber: Kitakubu
Read more ... → Pemilihan Nama Group Idol Love Live! Sunshine!! Dibuka

September 20, 2014

JKT48 Mewakili Sebagai STAR☆ANIS Versi Indonesia pada Aikatsu! yang Ditayang oleh RCTI

Sudah siapkah kalian untuk menonton Aikatsu! di televisi kesayangan kalian? Yang mulai akan tayang 20 September 2014 pagi hari pukul 6.30 WIB. Kartunnya sendiri telah lulus sensor pada tanggal 3 September 2014 lalu. Peluncuran kartun ini diadakan JKT 48 Theater, fX Lifestyle X'enter yang tentunya JKT48 menjadi model sebagai icon Aikatsu! (yang salah satu / beberapa diantaranya bercosplay menjadi tokoh Aikatsu!) yang dihadiri dihadiri oleh Masashi Harada selaku Deputy General Manager, Card Business Department Bandai dan Reino R. Barrack selaku Senior Vice President, Business Development, PT Global Mediacom Tbk, dan JKT 48.



Bagaimana menurutmu, pro atau kontrakah ketika lagu-lagu dari STAR☆ANIS tersebut akan di-dubbing menjadi Indonesia dan dibawakan oleh JKT48? Kecewakah atau sangat berantusias mendengar kabar ini? Jujur aku sendiri agak tidak puas mendengar berita semacam ini, karena bukan lagi STAR☆ANIS yang membawa lagunya.


Pada prescon tersebut seusai JKT48 memperkanlkan diri, salah satu member disana mulai menari koreografi dan menyanyikan lagu Aikatsu! yang bisa kalian lihat sendiri di video bawah ini


Mungkin bagi kamu yang penasaran untuk lagu Aikatsu! versi lainnya, kamu juga bisa mendengarkan dubbing korea disini. Nah, mungkin dengan ini kamu sudah bisa membayangkan Kira・pata・shining, fashion check! atau pun SHINING LINE* versi Indonesia nantinya akan seperti apa.

Sumber: Sindo News, KAORI Nusantara dan Today Idol
Read more ... → JKT48 Mewakili Sebagai STAR☆ANIS Versi Indonesia pada Aikatsu! yang Ditayang oleh RCTI

September 5, 2014

Aikatsu! Akan Tayang di RCTI

Sudah mendapat sedikit kode sebenarnya ketika salah satu pertelevisian lokal, Indosiar menanyangkan dua animasi baru yang salah satunya Digimon Xros Wars (dan satu lagi aku lupa namanya, maaf!) dan mulai berharap berarti bisa request kartun baru untuk ditayangkan ke Indonesia. Bila kartun yang tersebut banyak yang nge-request ada kemungkinan besar akan menjadi suatu pertimbangan mereka untuk menayangkannya. Sebelum terjun ke berita utama, mungkin sebaiknya sedikit membahas tentang kartun untuk Indonesia.



Tapi sekali lagi kartun apa yang layak ditayangkan Indonesia. Yang pasti kalian tahulah kriterianya, kalo pun kartun dewasa berhasil ditayangkan paling juga akan kena jam tayang pukul 0.00 seperti Neon Genesis Evangelion dulu di TransTV atau pada tahun 2007-2008 (kalo tidak salah tahunnya), GlobalTV juga sempat menayangkan kartun dengan konten dewasa pukul 3.00 - 5.00 pagi. Mengingat dulu GlobalTV pernah menayangkan kartun bergengsi seperti Full Metal Panic!, Slayers, DNAngel, Pretear dan lain-lain (tayang senin hingga jum'at pada sore hari). Meskipun sudah ditayangkan tengah malam tapi tetap saja tetap mendapatkan banyak sensor atau adegan yang di-skip. Salah satu korbannya adalah Eureka7 pada GlobalTV dan Air Gear pada Indosiar (mungkin Keroro Gunsou pada ANTV bisa dihitung juga), mereka hanya bisa tayang setengah dari keseluran episodenya. Sebelum 2000an ANTV pernah menayangkan kartun ecchi Magical★Taruruuto-kun yang bisa dilihat benar-benar vulgar (hey, bahkan aku menonton ini saat masih Sekolah Dasar lho! Dan aku dulu sempat menyukai adegan mesumnya). Hal serupa dirasakan pada komik Doraemon versi lokal yang translate-annya juga menggunakan umpatan kasar saat itu masih sah-sah saja (bahkan komedi populer Warkop DKI juga ucapan dialognya juga kasar begitu). Tapi dengan seiringnya waktu Lembaga Sensor Film di Indonesia semakin ketat.

Sedikit bernostalgia dikit semasa kecil teringat TV7 (sekarang Trans7) sempat ada YAT Anshin! Uchuu Ryokou, Kaleido Star, Ghost at School, Trouble Chocolate dan lain-lain pada hari senin hingga jum'at pada waktu maghrib, lalu Lativi (yang kini TVOne) sempat menayangkan Kiki's Delivery Service juga tidak terlupakan TransTV sempat menayangkan Trigun, Gensoumaden Saiyuuki (sebelumnya sempat tayang di TPI pula) dan Flame of Recca. Sebelum channel tersebut yang gencar menayangkan kartun adalah RCTI, SCTV dan Indosiar. Yang paling kuingat salah satunya adalah Corrector Yui, Digimon dan Gundam SEED yang ditayangkan marathon (dari jam 4.30 hingga 6.00 atau 7.00) dengan asupan tambahan di siang hari Gundam SEED Destiny dari jam 10.30 atau 11.00 hingga 12.00 Saat aku Sekolah Menengah Pertama ada Pretty Cure di RCTI dan Tokyo Mew-Mew di SCTV, bahkan pada aku di Taman Kanak-Kanak ada Card Captor Sakura di TPI (yang lalu pindah ke RCTI) mungkin inilah alasannya kenapa hingga saat ini aku menyukai serial yang bertemakan Magical Girl atau Mahou Shoujo.

Tanpa kusadari ternyata saat ingin menulis berita ini malah menjadi ajang obrolan mengenang masa lalu yang tidak terarah. Karena sudah terlanjur maka akan kulanjutkan saja ya!




Oke, sekarang mari membicarakan distributor kartun jepang di Indonesia. Yang kuketahui waktu itu AkuramaV, Vision Home Entertainment (dengan label M&C! Komik Gramedia Majalah) dan Tora Home Entertainment semua dengan bentuk Video CD dan dipatok harga Rp12.500 hingga Rp29.000 untuk satu keping (ada dua episode) dan sekitar Rp35.000 untuk bundle dua keping. Dan kuyakin sebenarnya masih ada distributor lain lagi dengan harga yang berbeda. Tora Home Entertaiment sendiri mengeluarkan banyak anime misalnya saja eX-Driver, Ghost at School, Shaman King, Hunter×Hunter, Serial Experiment Lain dan Neon Genesis Evangelion. Untuk kartun yang sudah tayang di pertelevisian Indonesia mereka menggunakan dub Indonesia tapi bila belum hanya menggunakan sub saja. Entah kapan tepatnya, mungkin 2005an distributor ini mulai menghilang dari peredaran yang sepertinya kalah dalam era digital.

 

Salah satu hasil screenshot dari VCD Tora Home Entertaiment. Dan untuk distribusi anime ke lokal terakhir kali sepengetahuanku adalah Evangelion: 1.0 You Are (Not) Alone yang waktu itu juga dikarenakan Blitz Megaplex menayangkan di Bioskop mereka. Aku lupa harga bundle DVD-nya yang pasti aku membeli yang bentuknya plastik saja, versi hematnya dan itu masuk ke ranjang obralan.

Sangat disayangkan mereka semua stop membawa kartun jepang. Paling saja hanya kartun dari negera seberang sana yang baru tayang seperti Frozen dan lain-lain yang bisa ditemukan di Indomaret. Gambar-gambar disini hanya untuk sebagai contoh dan penjelas dalam post ini.


Mungkin beberapa diantara kalian sudah merasakan berkurang drastis kartun yang tayang di televisi sekarang. Mungkin ini adalah salah satu alasan Bandai Namco buka cabang di Indonesia untuk kerja sama dengan stasiun televisi dalam negeri, salah satunya RCTI. Belum ada tanggal pastinya untuk jadwal dan jam tayang Aikatsu! dan para pengisi suaranya juga belum diketahui.


Aikatsu! yang merupakan singkatan dari Aidoru Katsudo! (yang berarti Idol Activities) mulanya adalah sebauh game kartu digital pada arcade di game center Jepang sana. Dengan menggunakan Aikatsu Card para idol ini bisa berubah menjadi gadis cantik dengan aksesoris dan pakaian menariknya.

Game ini juga bisa dikatakan salah satu game dan idol terbesar di Jepang sana, mulai dari lahir dan berkembang masif mencetak 1,8 miliar yen dan pada 2012  masih terus mendaki puncak tanpa batas menjadi 14,1 miliar yen. Dan kalo engga salah beberapa waktu lalu arcade Aikatsu sendiri sudah memasuki game center di Indonesia, yang berada di mall-mall Jakarta.

Yang pasti, sebenarnya aku juga memikirkan semoga kartun ini tayang di Indonesia, karena ecchiless, aman untuk anak-anak dan tahunan (episode yang panjang). Sebelumnya aku mengetahui Aikatsu! dari mendengarkan lagu-lagu STAR☆ANIS lalu mulai mencoba kartunnya. Cukup menonton 3 episode aku sudah tidak tahan melihat animasi 3D-nya yang seperti pocong atau kuntilanak. Tapi kudengar 3D-nya mulai membaik seiring episode dan bila tayang nanti aku akan coba meluangkan waktu dan kembali bangun pagi di hari minggu untuk menontonnya!

Sumber: KAORI Nusantara
Read more ... → Aikatsu! Akan Tayang di RCTI

July 12, 2014

Idol Jihen Game Ciptaan 5pb. dengan Tema Idol dan Politik

Emang sudah kerjaan 5pb. entah harus berkata apa-apa lagi dan mungkin ini juga disebabkan perang idol (dua dimensi) disana sedang memanas. 5pb. mengeluarkan sebuah ide gila (atau unik) yaitu membuat game Idol Jihen dimana tiap badan legislatif Jdi Jepang akan memiliki 47 idol dan setiap idol mewakili sebuah prefektur di Jepang dengan tujuan mendanai salah satu idol dan membuat ia menjabati kursi perdana menteri.



Akan diilustrasikan oleh CUTEG, Tiv, Yosai Kuuchuu, Mottsun*, Mamu Mitsumomo dan Akemi Mikoto. Dan para seiyuu berpartisipasi dalam game ini sebagai berikut: Iori Nomizu, Nozomi Yamamoto, Haruka Terui, Miho Arakawa, Shizuka Furuya, Haruka Nagashima, Sarah Emi Bridcutt, Megu Sakuragawa, Yui Kondou, Ayami, Satomi Akesaka, Rina Hidaka, Sora Amamiya, Sayaka Nakaya, Lynn, Reina Ueda, Aya Suzaki, Kaoru Hayano, Mikako Komatsu, Yuu Serizawa, Karin Isobe, Akane Fujita, Kaori Furukawa, Miku, Mami Naruse, Kotori Koiwai, Haruka Yoshimura, Asuka Nishi, Saeko Zogo, Chika Anzai, Kohime, Raymee, Kaori Sadohara, Haruko Teramoto, Hitomi Harada, Nao Toyama, Nozomi Furuki, Asuka Oogame, Atsumi Tanezaki, Kumi Takaragi, Yuri Yoshida, Ibuki Kido, Ayumi Tsuji, Misako Tomioka, Mai Fuchigami, Chinatsu Akasaki, Shiori Izawa.

Sumber: Jurnal Otaku Indonesia
Read more ... → Idol Jihen Game Ciptaan 5pb. dengan Tema Idol dan Politik

June 21, 2014

Omega Quintet, RPG Dari Compile Heart Untuk PS4

First Exclusive J-RPG di PS4 kini Compile Heart menyiapkan game Omega Quintet yang menyatukan unsur RPG dan idol (sepertinya perusahaan satu ini ikut juga dalam pertempuran (atau perang?) virtual idol).



Mengisahkan Utamiko memiliki kekuatan bernyanyi yang dapat untuk melawan makhluk bernama Beep dimana kehadiran mereka membuat kacau pikiran manusia. Untuk membebaskan dari serangan Beep ini hanya satu caranya, nyanyian menawan dari lima gadis yang terpilih


Scan dari Famitsu memperlihatkan 4 tokoh baru, terdiri dari Ayumi, Shiori, Tomekichi dan Godot. Didalam permaianan ada alat yang disebut Mikrofon yang berguna untuk memperkuat kekuatan terpedam dari lagu-lagu dan mengubah bentuknya menjadi berbagai senjata, seperti palu Otoha, tombak Kyouka, kipas Aria dan gundukan bunker Kanadeko.



Game-nya akan hadir di Jepang pada tanggal 18 September 2014. Apakah para diva ini akan bertindak seperti reyvateil di seri Ar tonelico? Kurasa tidak, mengingat yang megang Compile Heart dan konsep utamanya idol x RPG.



Sumber: Gamestation, Hotgame, N4G, DualShockers dan Siliconera
Read more ... → Omega Quintet, RPG Dari Compile Heart Untuk PS4

February 12, 2014

Wake Up, Girls!

Salah satu anime yang sedang tayang juga musim ini. Mungkin bagi kaum penikmat visual culture secara hardcore sudah mengetahui banyak dan berkomentar kartun buatan Yamamoto Yutaka (yang akrab dipanggil dengan Yamakan) sekarang ini. Dikarena aku bukan (atau belom menjadi?) pengamat anime secara detail aku engga bisa berkomentar banyak (maafkan diriku yang kurang berguna). Maksudku, yah... kalian pahamlah, biasanya para penikmat mengetahui para staff yang bagus dalam pembuatan anime, misalnya Storyboard yang bagus siapa, Director, Animator, Key Animation, Script dan staff di bidang lainnya (soalnya teman-temanku pada saat membicarakan anime engga jarang mereka membicarakan tentang sisi produksi pembutannya). Jujur saja, aku sangat sulit untuk menghapal atau mengetahui ciri khas tiap staff / studio itu bagaimana, oh mungkin kecuali Kyoto Animation, entah sejak kapan gambar animasinya selalu begitu dan akhir-akhir ini buatan dari KyoAni selalu mengecewakanku (oh, ngomong-ngomong Yamakan sendiri itu sebelumnya di KyoAni kan).

Wake Up, Girls! kartun yang bertemakan idol memiliki durasi kurang lebih 24 menit dan sebelum tayang di televisi ada movie-nya yang merupakan prequel-nya. Ditangani oleh Ordet dan Tatsunoko Production, Sound Director dipegang oleh Kikuta Hiromi (Akane Maniax, Inukami!, Da Capo, Trouble Chocolate dll), Music oleh Satoru Kousaki (Ore no Imouto ga Konnani Kawaii Wake ga Nai, Arata naru Sekai: Mirai-hen, Sekirei dll) dan MONACA (Haiyore! Nyaruko-san W, Servant×Service☑, Aikatsu! dll) dan Series Composition oleh Machida Touko (Muteki Kanban Musume, Kore wa Zombie Desu ka?,  Amnesia dll).

Kampungan
Green Leaves Entertainment merupakan sebuah kantor kecil yang berjalan di bidang agensi di Sendai. Sebelumnya agensi ini memperkerjakan berbagai orang di bidang hiburan seperti fortune-teller, sulap, dll. Tapi entah bosnya yang menyebalkan atau hal lainnya lama-lama tak ada lagi yang tersisa disana. Nasib yang sudah berada di ujung tombak membuat Tange Junko, yang merupakan pemimpin bos itu, tiba-tiba  mendapatkan sebuah ide untuk membentuk idol group, karena ia melihat Matsuda Kohei sedang menonton konser I-1 Club di televisi. Memang sifat dasar si Tange yang seenaknya saja, langsung menyuruh Matsuda untuk mencari para pemudi.

Setelah mengalami berbagai kejadian ada 6 orang peminat untuk mengikuti audisi idol dari Green Leaves. Lagi-lagi Tange, dengan orang seadanya dan kemampuan seadanya langsung meluluskan semuanya. Tak selesai disitu, Tange mengatakan bahwa idol group yang dibentuk kekurang materi utamanya, yaitu center. Matsuda teringat akan saat ia beristirahat siang di taman, ia melihat pemudi yang bernyanyi dengan sepenuh hati namun entah kenapa saat diajak bergabung selalu ditolak. Bisakah Green Leaves menarik pemudi itu untuk bergabung?

Mukjizat × Musibah
Dengan bergabungnya mantan anggota (atau kapten? oh sial aku lupa) I-1 Club, ini bisa menjadi salah satu kesempatan emas untuk bersaing dengan lebih baik. Namun jangan lupakan media, berita tentang mantan anggota I-1 Club masih beredar dimana-mana. Cepat atau lambat, media pasti akan menghampirinya dan mungkin saja akan tayang di berita gosip selebritis.

Permisalannya saja nih, Melody JKT48 keluar dan membentuk sebuah band, idol group atau menjadi penyanyi solo pasti udah nilai plus sendiri, walaupun menjadikan JKT48 menjadi sebuah batu loncatan saja. Tapi tentunya akan menimbulkan masalah tersendiri, seperti mengapa mantan idol yang sebelumnya pensiun mendadak balik lagi ke dunia hiburan. Orang biasa, para fans-nya dan media pasti akan penasaran hal ini. Andai aku seorang wartawan atau jurnalis, aku juga akan berpikir untuk menggorek berita ini dan puluhan tanya pasti akan menghantam dia, entah untuk sisi positif, membangkitkan dia lagi atau sisi negatif untuk kembali menjatuhkan dia (oh sial, tampaknya aku bajingan juga kalo menjadi wartawan)..

Sejauh ini aku menonton sangat menikmati akan cerita dan masalah dari anime ini. Semua tebakanku benar kejadian semua, mulai dari "diinjak-injak" oleh pemimpin baru, ada member yang keluar setelah diinjak-injak dan pihak media yang ingin menjatuhkan. Yang benar-benar diluar dugaanku adalah kembalinya Tange padahal sebelumnya cabut begitu saja. Tapi yah, Tange emang benar-benar badass dan kukatan itu daya tarik dari tokoh ini.

Kembar
Sulit! ya sulit membedakan para tokoh, semua memiliki wajah yang sama. Bukan hanya aku saja yang bilang begini lho, tapi temanku juga. Yang aku herankan koq bisa 7 orang berbeda-beda semua, tapi mukanya sama semua... yang beda cuma gaya rambut dan warna kulitnya.

Ngomong-ngomong warna kulit, Minami Katayama juga memiliki warna kulit manusia yang unik yaitu merah. Otomatis ini juga membuat diriku menjadi tertarik dengan tokoh satu ini. Hanya perasaanku atau bukan tapi tokoh yang lain memanggil Minami seperti Mi"nyaa"mi ditelingaku atau ini juga dikarenakan dari slogan dia saat wisata kuliner di televisi?

Membicarakan tokoh lain, Hayashida Airi bernyanyi sangat sumbang gimana dengan nasib selanjutnya ya? Yah selama mengikuti les vokal yang diberikan oleh agensi secara rutin kupikir nantinya kemampuan bernyanyi juga akan meningkat, tapi itu kan juga membutuhkan waktu yang tidak cepat.

Celdal
Saat menonton movie WUG kupikir memperlihatkan celana dalam / panties saat perform itu sangatlah tidak penting. Tidak salah sih sebagai salah satu service dalam kartun ini, tapi kurasa juga tidak perlu untuk memperlihatkannya, maksudku yah sebatas omongan saja,"Tak apa-apa memperlihatkan celana dalam kita koq, anggap saja sebagai salah satu service. Toh ini juga perform kita yang pertama dan terakhir" itu sudah cukup.

Persaingan Idol
Idol 2D sepertinya sekarang lagi naik daun ya? Kuketahui saat ini ada 4, yaitu Aikatsu!, Pretty Rhythm, Love Live! School Idol Project dan THE iDOLM@STER (Pretty Cure bisa masuk kategori idol juga engga sih? Aku melihatnya sebatas Action, Mahou Shoujo dan Comedy sih). Maksudku juga bahkan dalam dunia anime lagi perang idol juga. Yang lagi hangatnya CD Single Love Live! mengalahkan iM@S, bahkan sebelumnya Love Live berada di peringkat satu di Oricon, tumben banget, koq bisa? Padahal aku ingat iM@S sebelumnya selalu mengalah Love Live! pada saat perilisan CD THE IDOLM@STER CINDERELLA MASTER 006 sampai 015 itu saja mengisi 20 besar di Oricon. Tapi di pandangan yang lain aku cukup kagum dengan Love Live! meskipun baru berumur 4 tahun tapi bisa mengalahkan iM@S yang berumur 9 tahun. Bahkan iM@S aja benar-benar membutuhkan waktu, dari perekrutan para seiyuu di tahun 2003-2004 (yang sebelumnya engga ada seiyuu yang kukenal sama sekali), kegagalan di THE iDOLM@STER Dearly Stars, bersaing dengan Dream C Club, (gedung) konsernya yang tahun ke tahun makin gede dan lainnya.

Oh maaf kebawa suasana, aku jadi nge-iM@S-fag kan jadinya. Untuk yang penasaran akan beritanya klik ini saja. Intinya, terlihat WUG akan ikut berpartisipasi dalam perang idol ini. Apalagi para staffnya pernah pegang anime idol juga. Tapi yah sepertinya sulit untuk membandingkannya, soalnya ini orisinil bukan sebuah adaptasi. Love Live! dari lagu pada tahun 2010, Pretty Rhythm game arcade dan sudah menjadi kartun tahunan dari 2011 dan Aikatsu! dari game arcade juga dan sama menjadi kartun tahunan dari 2012.

Free!
Ingatkah kalian dengan anime Free!? Kartun yang mendapatkan kritik pedas dari orang biasa hingga para otaku. Mulai dari cowo moe berotot seksi, "cute boys doing cute things", flag gay, lagu ending-nya yang boyband banget dan hal lainnya. Tak bisa kupungkiri, memang hal itu ada benarnya, tapi ayolah, aku tahu sekali Free! engga seburuk itu koq. Aku bisa mengatakan ini karena saat airing aku menontonnya hingga selesai dan menikmatinya. Berdasarkan yang aku tonton Free! menceritakan bagaimana membangun kembali sebuah ekskul dan pertemanan, tidak gay sama sekali.

Kenapa aku kaitkan Wake Up, Girls! dengan Free!? Karena first impression dari orang-orang dari cover-nya saja. Apalagi sebelumnya WUG dengan sengaja memperlihatkan panties yang kukatakan itu tidak penting. Aku merasakan cerita ini nyata juga bila seandainya ada kasus begitu di real life.

Aku menentang komentar yang cuma melihat dari beberapa menit awal saja lalu langsung tidak menontonnya lagi atau parahnya cuma lihat dari poster atau gambar di internet saja. Cobalah kalian tonton dulu 1-2 episode hingga selesai, kuyakin nantinya kalian akan menemukan bagian menarik dari kartun ini dan cobalah menikmati ceritanya. Eh, maaf kutarik kata-kataku "kuyakin" disini, mengingat belom selesai tayang juga.

Yamakan
Kembali lagi ke pembuatnya, entah karena ia memaksakan diri atau bagaimana sepertinya, tapi dari gambar yang beredar di internet seperti "I'm here to save anime" dan budget dia kehabisan hingga menuliskan butuh bantuan di twitternya plus para staffnya pada tepar semua sehingga episode 4 sebelumnya delay. Mengingat sekali ini idol yang pastinya juga engga jauh dari musik juga, entah kenapa hingga kini aku belom dapat sama sekali feel BGM, opening dan ending dari kartun ini... Padahal MONACA yang kutahu pernah mengisi Nier dan Drag-On Dragoon jadi kupikir seharusnya musiknya bisa lebih dapat atau menonjol juga. Dan setelah aku mendengar Yamakan memberikan nama fans WUG-nya dengan WUGner aku langsung berpikir taste dia dalam memberikan nama buruk ya.

Seiyuu = Tokoh?
Aku menyadari bahwa nama dari para tokoh disini memiliki nama yang sama dengan para seiyuu. Diwaktu yang bersamaan juga aku berpikir jangan-jangan sifat para tokohnya juga sama dengan sifat para seiyuu-nya. Tapi aku juga engga tahu kenapa bisa memiliki nama yang sama, atau mungkin kehabisan ide untuk memberikan sebuah nama? Yah jujur saja, dalam permainan RPG klasik, The Sims, atau game online aku selalu menghabiskan waktu berjam-jam hanya untuk suatu nama doang.



Sejauh ini aku hanya menikmati dari segi ceritanya saja, dan kurasa ceritanya terasa nyata. Sayangnya lagu dari WUG sendiri engga menempel ke hatiku, tapi untungnya lagu penutupnya 言の葉 青葉 (Kotonoha Aoba) cukup enak didengar di kupingku. Belum ada juga ciri khas yang menonjol di para tokohnya. Tapi ya tetep, aku senang dengan WUG karena permasalahan yang timbul dari ceritanya.
Read more ... → Wake Up, Girls!
 

Autumn 2015 Anime Chart

【Autumn 2015 Anime Chart】
For other info, click here.
For its hashtags, click here.

Featured Video


Random Posts