Showing posts with label PC. Show all posts
Showing posts with label PC. Show all posts

March 22, 2020

Muse Dash

Muse Dash itu cukup unik dibandingkan dengan game rhythm lainnya yang pernah kutemui. Dan seingatku ini juga bukan kali pertama game yang menggabungkan genre rhythm dengan genre side-scrolling action (atau Non-Stop Running?). Sebelum Muse Dash, sepertinya aku pernah melihat yang kurang-lebih similar dengan ini, tapi sayangnya aku belum pernah mencobanya jadi sebenarnya aku tak tahu dengan pasti juga karena ingatanku yang ngabur payah.


Muse Dash — PeroPeroGames

Ok, cukup. Abaikan paragraf mumbling-ku yang tidak jelas. jadi game yang mencampurkan rhythm dan side-scrolling action ini dengan cepat menarik perhatianku. Gameplay-nya yang sangat simpel dan mudah dimengerti oleh siapapun. Bahkan tanpa tutorial, kuyakin, semua orang pasti pada ngerti koq!

Kiri Kanan Atas Bawah
Seperti yang kubilang diatas, cara memainkan ini sangat mudah. Kamu hanya butuh dua jari untuk bisa memainkan ini. Tap sebelah kiri dan kanan layar teleponmu, atau kamu bisa mengatur ulang menjadi tap sisi atas dan sisi bawah layar teleponmu. Merasa nadanya kurang ngepas? Tenang, kamu bisa mnegatur offset dan men-adjust ulang kecepatan ritmenya.

Muse Dash — PeroPeroGames    Muse Dash — PeroPeroGames

Tujuan permainan ini? Berhasil menyelesaikan sebuah stage. Caranya? Sembari mendengari sebuah lagu yang catchy, ikuti irama tersebut, goyangkan jarimu untuk hindari serangan musuh dan kalahkan. Sangat mudah, simpel dan menyenangkan kan! Masih agak bingung? tenang ada tutorial how to play koq.

Pada awalnya kamu hanya memiliki 1 tokoh karakter yang hanya bisa dimainkan, namun dengan seringnya kamu bermain dan level up, maka bisa membuka difficulty, lagu baru, karakter, skin karakter dan Elfin, semacam pet asistenmu yang membantu dalam permainan. Misalnya damage yang didapat berkurang, mengubah "miss" menjadi "great", meng-heal dirimu dan lain-lain. Untuk skin karakter sendiri memiliki kemampuan berbeda-beda, misalnya maksimal HP bertambah, more EXP dan combo tidak akan hancur.

Muse Dash — PeroPeroGames

Muse Dash — PeroPeroGames

Muse Dash — PeroPeroGames

Muse Dash — PeroPeroGames

Tentu saja game ini dilengkapi dengan achivement sistem dan ranking leaderboard bagi kamu yang tidak suka kalah bersaing.

Muse Dash — PeroPeroGames    Muse Dash — PeroPeroGames
Read more ... → Muse Dash

October 20, 2019

League of Evil

Saat pertama kali ku meng-install game ini sih hanya sekedar karena game ini ada di PC, dan aku ingin mencobanya. Hany sebatas itu saja. Namun kenyataannya, game ini telah menemaniku cukup lama (meski tak sering dimainkan). Seingatku, aku seringkali factory reset tiap 12 bulan sekali, dan aku juga udah lumayan banyak gonta-ganti telepon android. namun tetap saja game ini selalu ku-install.


League of Evil

League of Evil ciptaan Ravenous Games yang di port ke android oleh Noodlecake Studios ini sebenarnya lumayan candu, apalagi bila kamu penggemar platformer dan time attack/speedrunning. Karena tiap kali kamu menyelesaikan sebuah stage, maka akan ada nilai dari 1 hingga 3 bintang. Dan bila kamu langsung retry, maka kamu bisa melihat ghost-mu di permainan sebelumnya.

Challenge Yourself
Kamu sebagai agent pemerintah mempunya sebuah misi penting, untuk mengalahkan profesor jahat yang bergabung ke aliansi penjahat. Tak hanya sekedar mengalahkan profesor saja, tapi kalo bisa kita juga harus mengambil koper profesor.

Kontrol game ini pun sangat simpel dan mudah, hanya terdapat d-pad kanan dan kiri dan action button A untuk menyerang dan B untuk melompat. Kamu juga bisa double jump dan nemplok ke tembok untuk multiple jump.

League of Evil

Terdapat 165 stage yang bisa dimainkan secara gratis. Eits, jangan kaget dahulu dengan banyaknya stage yang disajikan, karena sekali main hanya berlansung sekitar 4 hingga 30 detik saja. Dengan catatan itu kalo kamu bisa langsung berhasil menyelesaikannya. Sedangkan bila kurang puas, kamu bisa bayar untuk membuka 18 stage tambahan yang ber-caption "The Impossible Missions!".

League of Evil

Disini tidak ada power-up, upgrade ability atau apa pun itu. Kamu cukup bermain, hindari semua serangan dan ranjau, dan kalahkan profesor. Minion-nya seperti para tentara bayaran opsional untuk dikalahkan. Karena tujuanmu adalah kalahkan profesor as soon as possible. Meski diharuskan untuk bergerak secepat mungkin, tapi ada baiknya kadang kamu stop sebentar, berhati-hati, agar tidak ceroboh dan berbuat celaka hingga mengulangi stage berkali-kali.

League of Evil

Beatable
Bagiku, game ini cocok sekali untuk membuat kita tetap fokus dan berkonsentrasi. Karena lengah sedikit kamu pasti akan kalah. Semisalnya aku sedang menunggu sesuatu dan tiba-tiba mengantuk bosan, pasti aku akan membuka game ini untuk membuatku tetap melek terbangun.

Meski tampaknya terlihat sulit sekali nyatanya game ini sangat mungkin sekali untuk diselesaikan. Dan aku yakin sekali, bila kamu main ini belum dapat 3 bintang plus kopernya, pasti kamu akan penasaran dan langsung menekan try again. Kunci untuk menyelesaikan game ini, sabar, jangan menyerah, coba terus dan tetap waspada. Bila kamu kalah, jangan pernah salahkan pembuat game ini atau device yang kamu pakai, karena kontrol di game ini sangatlah responsif.
Read more ... → League of Evil

March 25, 2018

The Last Blade 2

Ketika membicarakan game fighting jadul yang terbaik apa saja sih, maka pasti tak jauh-jauh dari buatan SNK. Pasti hampir semuanya tahulah bahwa developer satu ini emang sangat terkenal game fighting-nya, sebutlah King of the Monsters, World Heroes, Waku Waku 7, Samurai Showdown, Fatal Fury dan/atau yang paling terkenal adalah The King of Fighters. Kalo pun emang tak tahu satu pun dari game-game yang kusebut barusan maka pasti setidaknya kenal dengan Mai Shiranui karakternya yang menonjolkan sex appeal-nya.

Bila kalian kolektor game jadul, pecinta game fighting atau pun ingin merasakan game ding-dong dengan kualitas mumpuni serta gameplay yang mengasikan maka The Last Blade 2 (幕末浪漫第二幕 月華の剣士 ~月に咲く華、散りゆく花~; Bakumatsu Roman Dainimaku: Gekka no Kenshi - Tsuki ni Saku Hana, Chiri Yuku Hana) adalah jawaban. Kuakui bahwa game ini adalah salah satu game ding-dong terbaik.


The Last Blade 2

Jiwa Seorang Samurai
Hal yang ditakutkan kaum millennial saat ketika ingin memainkan game jadul adalah grafisnya. Seringkali aku mendengar/mendapat "ejekan" bahwa di era canggih seperti ini, terutama CG yang sudah yang kaya warna, untuk apa lagi "merusak mata" dengan melihat grafis rendahan seperti ini. Disitu kadang saya merasa sedih, orang-orang tersebut sudah keburu menutup sebelah mata sebelum mencobanya. Mereka tak tahu bahwa betapa indahnya game ini.

Lupakan topik kaum millenial diatas, The Last Blade 2 adalah fighting weapon-based yang mempunyai grafis smooth dan solid. Tiap animasi gerakannya terlihat cantik, visual ayunan pedang yang dihadirkan sangat memukau mata. Keseksian jurus-jurus tokohnya bisa dirasakan ketika jurus yang dilancarkan untuk memanggil petir, api dan special effect lainnya. Aku langsung jatuh hati melihat semua jurus-jurus yang dikeluarkan oleh para tokoh The Last Blade 2. Gerakan game ini sangat lincah, gesit dan estetis.

Contohnya saja Takane Hibiki, ia memeragakan gerakan pedang bagaikan sebuah seni hidup, mulai dari kuda-kuda, mencabut pedang hingga memasukkan kembali pedang ke dalam sarung. Hibiki mengeksekusi tiap gerakannya dengan terampil.

The Last Blade 2

Tak hanya visual saja yang menakjubkan tapi musik dan suara yang mengiringi sepanjang permainan juga fantastis. Efek suara dari pedang beradu terdengar nyaring nikmat ditelinga, begitu juga pula dengan suara-suara yang dihasilkan dari tebasan pedang serta serangan-serangan lainnya. Suara yang dihasilkan secara intense ini secara langsung membangkitkan semangat pemain saat memainkan The Last Blade 2.

Non-stop Combo
The Last Blade 2

The Last Blade 2

Seperti yang kukatakan pada intro diatas, The Last Blade 2 menyajikan gameplay menyenangkan. Input-an serangan game ini terdiri dari Kick, Light Slash, Strong Slash, Repel dan Throw. Untuk Repel sendiri pemain harus mengetahui dan memprediksi gerakan kapan musuh akan melancarkan serangan. Bila Repel berhasil dilakukan maka pemain secara otomatis akan menghentikan serangan/kombo dari musuh dan pemain bisa langsung meng-counter dengan kombo. Namun bila gagal dalam Repel, pasrah saja dan akan dijadikan kesempatan musuh untuk menjalankan kombo terus-menerus.

Di game ini pemain tak perlu taku terpojok. Karena pemain bisa mementalkan musuh dengan menekan tombol maju kedepan dan kick. Serangan ini (yang aku rasa) tak bisa dilanjutkan dengan kombo, sehingga ini serangan ini hanya dipakai untuk terpojok saja yang ingin menciptakan ruang jarak atau pun menjadikan serangan penutup ketika menjalakan kombo.

Saat memilih karakter pemain bisa memilih mode Power atau Speed. Simpelnya, bila kamu menggunakan Power kamu bisa memberikan damage yang lebih besar, sedangkan Speed kamu bisa bergerak dengan lincah dan mengayunkan pedang dengan gesit. Tapi tak hanya berpatok pada itu saja, Power dan Speed punya kelebihan masing-masing. Setiap karakter mempunyai super moves, tentunya saja sebelumnya mengeluarkan super moves ini karakternya harus charges terlebih dahulu, alias diam aba-aba. Nah bila kamu mengeluarkan disaat tidak tepat dan musuh ingin membantaimu, kamu bisa meng-cancel super moves ini apabila kamu memilih mode Power. Sedangkan untuk Speed kamu bisa meng-chain berbagai macam kombo untuk menyicil serangan ke musuh. Karena beberapa kombo tidak bisa dikombinasikan dengan kombo lain bila kamu tidak bergerak cukup cepat, alias bila kamu memilih mode Power.

Itu sebagian dari dasar memainkan game ini, nah dengan tahu sedikit dasar-dasar cara memainkan game ini dan berhasil mempraktekan satu-dua kombo kamu bisa mengadu dengan teman segeng untuk memainkan The Last Blade 2 dengan sengit. Jangan khawatir juga dengan alasan karakter overpower. Game ini dirancang se-balance mungkin. Tiap karakter punya kelebihan dan kekurangan masing-masing. Dan tiap karakter juga mempunyai jurus-jurus menawan masing-masing.

Visual, musik pengiring, suara dan kombo-kombo mempesona... The Last Blade 2 memiliki itu semua. Game ini merupakan game fighting top notch di eranya.

Read more ... → The Last Blade 2

November 12, 2017

The Nagatoro Saga

The Nagatoro Saga (Nagatoro-san to Senpai)

Belakangan ini ada kenalan di facebook-ku yang timnya tengah menerjemahkan Iji-ranaide, Nagatoro-san, tulisan dari 774 Nanashi, sebelumnya ia juga telah menuliskan kisah Senpai dan Kouhai tersebut di Senpai wa Shitakunain Desuka?, Nagatoro-san no Sandbag, dan Nagatoro-san to Senpai. Little White Butterflies serta Red Vodka's Magical Paradise selaku penerjemah entah mengapa duet untuk memindahkan Nagatoro-san to Senpai ke media Visual Novel.

Beranikan Dirimu
Di perpustakaan, Nagatoro menemui Seniornya yang telah mendukungnya di pertandingan. Tapi sebenarnya sang senior mempunyai tujuan lain pada Nagatoro. Diam-diam sebenarnya ia menyukai adik kelasnya yang aktif dan periang itu. Sayangnya senior bukanlah orang yang blak-blakan, ia sangatlah pemalu dan seseorang yang tidak bisa bergaul di keramaian.

Niat untuk menembaknya semakin menciut ketika kata demi kata yang dikeluarkan Nagatoro selalu mengerjai dan mengejek senior. Mampukah senior mengungkapkan perasaannya kepada orang yang disukai? Bisakah ia mengatasi segalan tekanan yang diberikan dari Nagatoro?

Aneh Absurd
Untuk versi Visual Novel ada sebuah penambahan di New Game+ yang dari awal bisa kita mainkan. Secara cerita tidak ada perbedaan dengan Kinetic Novel yang pemain baca di New Game. Namun di mode ini akan ada beberapa opsi yang muncul dan bila pemain salah memilih maka akan dituju ke Bad Ending (yang sangat tidak jelas) yang telah dibuat oleh Little White Butterflies.

The Nagatoro Saga (Nagatoro-san to Senpai)

Ketika pemain juga telah selesai membaca New Game maka akan meng-unlock CG dan Event Gallery (berisi sebuah video dan minigame) yang keduanya tak ada hubungannya sama sekali dengan seri Nagatoro. Anggap saja hanyalah sebuah pemanis untuk yang telah menyelesaikannya.

The Nagatoro Saga (Nagatoro-san to Senpai)

The Nagatoro Saga (Nagatoro-san to Senpai)
Read more ... → The Nagatoro Saga

August 21, 2016

Solbrain Knight of Darkness

Entah apa yang terlintas di kepalaku kemarin, dan entah ada angin apa tiba-tiba aku secara random saja ingin (mencoba) memainkan game ini, tanpa melihat screenshot game-nya sedikitpun. Ya aku hanya melihat cover-nya sekilas dan judulnya saja.


Solbrain Knight of Darkness

Tak perlu waktu lama, Solbrain Knight of Darkness sukses mengecewakanku dengan banyaknya kekurangan sana-sini. Game ciptaan Lightning Game Studios minim sekali memberikan penjelasan atau tutorial disini. Ralat, bukan minim melainkan (bisa dikatakan) tak ada sama sekali. Aku tak tahu pasti, apa yang kumainkan ini masih dalam tahap pengembangan atau versi sandbox atau bagaimana.

Solbrain Knight of Darkness

Cannae, Pulau Terlupakan
Begitu pemain sudah menyalakan permainan ini, pemain hanya diberikan screen bertuliskan satu kalimat pendek untuk,"Press any button to start". Setelah itu pemain akan memasuki stage pertama, Andromeda, dan untuk membunuh sejumlah musuh yang berada disana.

Tidak ada basa-basi lagi, pemain langsung saja mengitari pulau dan mencari musuh atau musuh yang akan mencarimu dengan map yang agak lumayan luas.

Epic Adventure & Stunning Graphic?
Cukup meragukan setelah melihat preview di PS4 dan beberapa test gameplay di YouTube. Menyesal, aku baru menontonnya setelah memainkan game ini. Menggarisbawahi dua kata yang memukau, epic dan menakjubkan. Sayangnya game ini tidak epic, stunning pun tidak juga. Banyak keburukan yang ingin kusampaikan dalam uneg-uneg disini.


Mari aku mulai: pertama aku tidak bisa pause game, lalu tidak bisa mengatur pencahayaan game, pengaturan view dan kontrol yang buruk yang seringkali aku kesulitan antara membelokkan karakter ketika sedang berjalan atau mengatur kamera game-nya. Regen HP di game ini tergolong cepat, namun pemain tetap harus khawatir karena damage dari musuh yang sangat powerful.

Parahnya karakter dan musuh di game ini tidak jelas ketika menyerang sambil berjalan/bergerak. Apakah dia hanya bergerak berlarian saja atau sudah kuda-kuda untuk menyerang sambil bergerak maju mengarah lawan. Apakah ada delay setelah meluncurkan serangan (misalnya berdiam atau kembali ke posisi berdiri tegap dulu) atau bisa langsung menyerang musuh lagi atau bisa segera bergerak lari lagi. Bahkan kamu bisa spamming serangan sambil bergerak kesana-kemari, tapi ini tidak menjanjikan juga bisa menyerang musuh sepenuhnya. HP bisa regen tapi MP tidak bisa regen, jadi cermatlah untuk cast a spell.

Buruknya lagi, pemain tidak tahu apakah ia sedang diserang atau tidak, lalu serangan pemain masuk ke lawan atau tidak. Karena semua karakter disini tidak mempunyai gerakan kesakitan bila diserang. Mereka hanya punya gerakan untuk bergerak dan menyerang saja. Jadi ya terus perhatikan HP-mu dan perhatikan apakah disekitar badan musuh mengeluarkan angka atau tidak. Kalo tidak ada angka yang keluar dari badan musuh, berarti seranganmu tidak kena.

Yang terakhir, game ini tidak bisa full screen. Sebenarnya bukan masalah besar tetapi ketika memainkan game ini cursor-nya tidak menyatu ke game. Jadi bila kamu lagi asik memukul musuh dan kamu tidak memperhatikan cursor-nya sudah tidak berada didalam box permainan maka secara otomatis kamu akan mengklik yang lain (atau bila kamu lagi multitasking otomatis screen-mu akan berpindah).

Solbrain Knight of Darkness

Sepertinya aku sudah kehabisan kata-kata untuk mengungkapkan segala keburukan di game ini, seengganya aku harus berhenti disini. Aku merasa sudah cukup banyak mengumpat tentang Solbrain. Aku tidak mengerti sih kenapa saat permainan berakhir tidak ada opsi untuk try again dan mengapa harus menggunakan gambar Dead Master dari seri Black★Rock Shooter.

Solbrain Knight of Darkness - Dead Master Black Rock Shooter
Read more ... → Solbrain Knight of Darkness

April 21, 2016

Sugar's Delight

Setelah penasaran dari entah kapan, dan aku pasang di teleponku akhirnya baru kemarin aku baca dan selesaikan. Kalo kalian ingin tahu kenapa aku tahu game ini sebenarnya aku sedang iseng mencari apakah ada game porno untuk smartphone, soalnya pada era telepon sebelumnya (berbasis Java WAP bukan? CMIIW) ada banyak sekali game porno, dari mulai simulasi, cards (biasanya poker), casual game (seperti pinball atau yang menghancurkan gambar/brick) dan puzzle (genre ini yang paling aku salut, dulu aku pernah mencoba memainkan karena penasaran adegan H-nya tapi akhirnya niatan itu kandas karena semakin lama semakin sulit banget, yah sebenarnya boss-nya sudah bilang untuk menyelamatkan semua sandera kita harus memecahkan semua misteri bukan mengalahkannya dia dengan menggunakan pedang dan tameng seperti fantasy biasanya, terlebih lagi aku lupa judul gamenya).

Abaikan OOT-ku yang seperti biasanya, durasi dari Sugar's Delight pun sangat singkat, aku menyelesaikannya tidak sampai 3 jam, itu ada scene yang aku ulangi karena tidak sengaja kepencet. Sayangnya kinetic novel ciptaan Nyaatrap dan Neko☆Soft ini 90% kontennya seks, sisanya 10% menceritakan kebimbagan hubungan mereka. Untuk bahasa perancisnya ditangani oleh Kawa Soft yang sebelumnya memegang lokalisasi Narcissu sedangkan bahasa rusianya diserahkan ke Novosti vizual'nyh novell.

Asisten Manajer
Ichigo adalah gadis yang sangat menyukai manisan dan kue. Makanan kesukaan inilah yang mendorongnya ingin bekerja di sebuah Cake and Bakery Shop. Namun hal itu agak bertentangan dengan orangtua Ichigo yang berkeinginan agar Ichigo mengikuti jejak mereka berdua. Ichigo sudah menjelaskan bahwa ingin berkarir sesuai dengan passion tetapi orangtuanya tetap menolaknya.

Ingin menunjukkan keseriusannya Ichigo 'menendang diri'-nya sendiri dari rumah. Ichigo tak menginginkan zona aman dari orangtuanya atau pun menjadi pegawai kantoran yang membosankan. Ketika ia sedang berjalan mencari jalan hidup ia menemukan Sugar's Delight, sebuah Cake and Bakery Shop kecil yang dikelola oleh Chocoa.


Sugar's Delight

Semenjak saat itu Ichigo mulai mengejar cita-citanya dengan bekerja di Sugar's Delight. Dan disaat itu juga ia juga mempelajari tentang Chocoa dan hubungan dengannya menjadi sedikit ruyam.

Cream Cake
Yang sudah kujelaskan diawal, porsi adegan seks disini jauh lebih banyak daripada ceritanya. Cerita hanyalah diawal-awal sebentar lalu memulai adegan seks, setelah itu mulai cerita sedikit dan dilanjuti lagi dengan adegan seks yang panjang.

Sugar's Delight

Meskipun telah melakukan seks tampaknya Ichigo masih denial. Berkali-kali ia menyakinkan dirinya sendiri bahwa mereka hanya bersenang-senang saling bermain. Hal ini didorong juga karena Ichigo menganggap Chocoa sebagai guru yang mengajari membuat kue, kakak yang usil dan membimbingnya serta sahabatnya yang selalu ada disisinya. Mulai pertama kali menginjakan kakinya di Sugar's Delight dan ia langsung mengagumi sosok Chocoa saat pertama kali melihatnya.

Sugar's Delight by Neko Soft

Sugar's Delight by Neko Soft

Sugar's Delight by Neko Soft

Sugar's Delight by Neko Soft

Sugar's Delight by Neko Soft

Inikah Cinta?
Karena didasari oleh pemikiran seperti itu Ichigo masih ragu-ragu dengan perasaaannya. Ia takut salah mengartikan cinta, ia sadar bahwa keduanya adalah seorang perempuan. Berulang kali Ichigo tidak bisa berhenti memikirkan hubungan intim dengan Chocoa. Hingga akhirnya ia sadar bahwa perasaan yang telah menyelimuti dirinya selama ini adalah perasaan cinta.

Sugar's Delight by Neko Soft

Sugar's Delight by Neko Soft

Walau tetapi kegundahan tersebut tidak diceritakan secara mendalam, kelemahan dari penulisan disini membuat pembaca tidak bisa ikut terbawa suasana seperti apa yang dialami oleh Ichigo. Adegan seks yang dikemas di Sugar's Delight pun juga tidak terlalu hot, paling hanya dibagian food play-nya saja. Disayangkan sekali padahal cerita yang mengutamakan adegan seks tapi kurang bisa membuat pembaca gugup ketika membacanya.

Sugar's Delight by Neko Soft

Sugar's Delight by Neko Soft

Btw, bila kalian ingin sebuah tema bimbang percintaan homogen, cobalah membaca Love Academy -Target:JUN- yang sayangnya ini adalah yaoi tapi aku sangat merekomendasikan. Aku juga meminta maaf sebenarnya tulisan disini lumayan spoiler banget... dan aku sedikit gagal paham dengan pakaian mereka ketika bekerja (itu terlihat sangat seducing sekali ke calon pelanggan).
Read more ... → Sugar's Delight

April 18, 2016

Invisible, Inc.

Kebiasaan buruk langsung memainkan game tanpa mencari tahu sedikitpun tentang game yang akan dimainkan. Dan saat baru memulai memainkan Invisible, Inc. (ditulis Invi؟ible, Inc.) aku langsung memainkannya tanpa melihat tutorial dan memilih difficulty normal/experienced, ditambah lagi aku skip semua bacaan. Hasilnya apa? Gagal total, engga mengerti harus ngapain.


Invisible, Inc.

Game ciptaan Klei Entertainment ini harus memutarkan otak agar bisa menyelesaikan misi yang ada. Setelah mencoba menjalankan tutorial aku langsung mencoba difficulty beginner dengan sedikit custom, yaitu; Guards Spawned: Normal, Alarm Stages: Normal dan Daemon Quantity: Normal. Tentunya aku gagal lagi kewalahan menghadapi semua penjaga.

Incognito
Pada tahun 2074 perusahaan penguasa dunia menyerang The Agency, perusahaan badan intelijen swasta (yang sepertinya mengincar Incognita, Super AI yang memiliki kepintaran tinggi). Kini Central sedang masa pelarian akan menghajar balik mereka namun tanpa adanya informasi dan kekuatan balas dendam tak mungkin dilakukan. Incognita berhasil dijaga oleh Central namun ia hanya mampu bertahan 72 jam bila diluar dari supercomputer. Central menghubungi semua agen, yang aktif maupun sudah pensiun, untuk menghidupkan kembali Incognita.

Setelah melihat pembukaan dari game ini, pemain bebas memilih 2 agen untuk menjalankan misi. Awalnya hanya tersedia Decker yang mampu cloacking dari penglihatan musuh (item yang dia bawa dari awal) dan Internationale yang mampu hacking dari jauh. Aku sengaja meningkatkan sedikit EXP terlebih dahulu untuk membuka Banks yang mampu membuka pintu keamanan level 1 tanpa menggunakan kartu akses penjaga. Dalam waktu 72 jam, Operator (agen) harus mengumpulkan informasi dimana lokasi Omni Mainframe. Tepatnya dalam waktu 72 jam ini pemain memilih lokasi yang akan dituju, misalnya ke Xianjing membutuhkan waktu 10 jam perjalanan, ke Thunder Bay membutuhkan waktu 8 jam dan berbagai tempat lainnya (aku lupa sih nama tempatnya mana aja). Dan menyelesaikan Main Objectives seperti; hacking sistem, curi site map dari penjaga, cari tahu penjaga dan sebagainya, namun main objective kedua dan yang terpenting (biasanya) keluar dari sana hidup-hidup. Apa yang pemain dapatkan dari menjalankan misi? Credits, yang nantinya keuangan ini bisa dipergunakan untuk meningkatkan kemampuan operator, membeli peralatan untuk operator dan meningkatkan kemampuan Incognita. Transaksi pembelian bisa melalui Monst3r namun bisa juga dilapangan dengan meng-hacking komputer tertentu.

Langkah Kecil
Berhubungan ini game turn-based tactics, pasti yang harus dilakukan adalah bergerak sejauh mungkin hingga menghabiskan action point atau karena ini merupakan game stealth hingga bisa ketempat bersembunyi. Problem-nya adalah ketika pemain sudah memutuskan untuk bergerak maka ia tidak dapat mengulangi langkah bergeraknya. Misalnya apabila di Disgaea kamu bisa mengulangi langkah karakternya tetapi disini tidak, sebenarnya bisa dengan menekan tombol Rewind, namun rewind ini pemakaiannya terbatas (tergantung kamu men-setting-nya sebelum bermain, malah bisa dinonaktifkan fitur ini) selain itu tombol ini sebenarnya mengulang semua gerakan karakter sampai dimana karakter tersebut aman. Jadi dua poin yang wajib diingat adalah: turn-based tactics dan stealth.

Dan pemain juga harus jeli melihat pergerakan karakter. Misalnya karakter ini akan menuju ke kordinat disana, eits rute mana yang akan dia ambil melewati depan penjaga atau mengekori penjaga. Tentunya kalo pemain tidak teliti bisa-bisa karakternya lewat depan penjaga dan di next turn langsung ditembak mati. Sebenarnya ada beberapa pilihan seperti, Cloaking, Fast Running atau Kill (Shoot) tapi itu juga tergantung dengan peralatan dan/atau kemampuan yang dimiliki operator. Aku juga pernah melakukan kesalahan tersebut 1-2 kali, dengan sangat tidak menyenangkan aku harus menekan tombol rewind.

Baiklah, bagaimana kalo pemain membuat pingsan penjaga saja? Ya ini salah satu hal basic di permainan untuk mencuri sesuatu dari penjaga atau mengecoh penjaga, walaupun mengecoh penjaga bisa dilakukan juga membuka pintu tertentu (tapi hal ini agak risk-an apalagi kalo action point pemain sudah habis atau electroshock-nya belum bisa digunakan lagi). Sayangnya membuat pingsan menjaga akan membuat ia semakin waspada ketika ia telah terbangun sadar diri nantinya. Opsi lain, membunuhnya. Lagi-lagi membunuhnya adalah hal yang paling risk-an, bisa langsung meningkatkan keamanan secara drastis.

Yang namanya melakukan pencurian tidak baik berlama-lama di tempat kejadian perkara. Karena tiap turn-nya keamanan disana makin ketat yang nantinya berujung pada penjaga semakin lincah dan waspada dan jumlah penjaga semakin bertambah. Yang lebih menyebalkan lagi terkadang, bangunannya luas sekali dan sudah di-turn sekian, dimana level keamanan makin ketat pemain belum menemukan juga jalan keluar.

Kasus lainnya yang tidak aneh dilakukan saat pertama-tama adalah dengan pede dan nekatnya langsung membuka pintu. Siap-siap saja akan langsung dihadang oleh penjaga. Oke, action point-ku masih banyak, electroshock siap digunakan untuk menyergap penjaga, aku sudah mengintip dan membuka pintu agar begitu ia datang kemari langsung kukejutkan. Namun apa, ternyata penjaganya berzirah lengkap yang tidak bisa dirobohkan dengan electroshock, sial!

Berbicara tentang penjaga, penjaga disini tidak hanya manusia tapi ada juga Drone yang jarak melangkahnya lebih jauh dan penglihatannya lebih tajam. Menyebalkan dari drone ini tentunya pemain tidak bisa merobohkan benda tersebut dengan electroshock.

Ah aku ada ide, bagaimana kalo sengaja kalah/mengundurkan diri saja dan retry level atau hari tersebut, toh aku juga sudah hapal struktur bangunan disitu serta bagaimana kewaspadaan penjagaannya. Tapi apa, begitu pemain mengulang ternyata bentuk bangunannya sudah berubah drastis, jalannya menuju exit sudah berubah dan jumlah, kewaspadaan dan atribut zirah penjaga juga sudah berbeda. Yap, bagaikan Tartarus di Persona 3.

Jadi banyak yang dipikirkan dalam memainkan ini.

Meretas Menetas
Sudahi dulu membicarakan langkah dan penjaga, selanjutnya adalah hacking. Benda yang bisa di-hacking (dengan Incognita) bermacam-macam, CCTV, server, komputer, power supply dan drone. Mungkin diawal-awal pemain bisa meng-hack semua benda disitu, namun kedepannya dimana permainan semakin menantang pemain di-push untuk meng-hack benda seperlunya saja. Mengapa begitu, untuk hacking dengan Incognita harus menggunakan power dan mengumpulkan poin power ini agak sulit. Ah padahal pemain ingin mendapatkan uang tambahan selain dari mencuri. Tapi ya beginilah, apalagi CCTV dan drone walaupun sudah di-hack kedua benda ini bisa rebooting di turn nantinya dan kembali aktif lagi. Oh ayolah, merobohkan  drone tidak semudah merobohkan penjaga (yang dalam keadaan pingsang masih bisa pemain kejutkan lagi atau suntik pil tidur agar semakin lama bangun).

Apabila ada hardware yang menunjukan daemon tidak diketahui operatos harus meng-scan-nya terlebih dahulu untuk mengetahui daemon apa yang ter-install dalam hardware tersebut. Daemon disini adalah efek buruk ketika pemain meng-hack benda disitu, misalnya pemain hacking deteksi suara (yang mempunyai daemon) selama 4 turn kedepannya jumlah action point semua karakter berkurang 2 poin atau menyerap 3 power Incognita.

Invisible, Inc.

Pemain terus disuguhi untuk bermain cerdas, jujur saja begitu menjelang di akhir-akhir permainan aku semakin jarang membuat pingsan penjaga (mencuri tetap untuk mendapatkan item dan credits). Dan mencuri barang semakin jarang kulakukan juga karena bila karakter overload membawa barang action point-nya akan berkurang. Meskipun aku menulis Invisible, Inc. bagaikan game yang sulit sekali tapi daya tarik dalam game ini membuat aku ketagihan, terus mengulang, dan sebenarnya permainan cukup simple, selesaikan objectives lalu kabur. Walaupun aku sering tertukar antara power supply dengan hardware biasa, jadi begitu hacking dilaksanakan pintu atau sensor keamanan belum hilang, duh.

Awalnya aku berpikir bila bergerak diagonal itu akan memakan 2 action point tetapi tidak ternyata 8 arah mata angin dihitungnya hanya satu poin. Menyisihkan action point itu perlu dilakukan beberapakali, terkadang aku lupa untuk peek dan predict kemana penjaga akan berkeliling.

Sebenarnya aku ingin sekali menggunakan Shalem operator sekaligus sharpshooter tapi dulu aku sempat menggunakan dia dan susah sekali mendapatkan peluru untuk senapannya, begitu pelurunya habis senapan laras panjangnya hanya menjadi pajangan yang dipegang dan dibawa terus, mau bagaimana lagi sudah tidak ada peluru berarti sudah tidak berfungsi. Salah satu alat kegemaranku adalah T.A.G. pistol sehingga bisa mengetahui pergerakan penjaga yang dihinggapi peluru dari pistol ini.
Read more ... → Invisible, Inc.

March 24, 2016

Lego Jurassic World

Kira-kira 3 minggu setelah aku menamatkan Lego Batman 2: DC Super Heroes aku mencari game Lego lainnya (dan aku baru menamatkannya minggu lalu). Saat dulu pun aku pernah memainkan Lego Indiana Jones: The Original Adventures di PS2. Game ini pun sebenarnya aku iseng memainkannya karena butuh game santai yang menghibur. Selain itu, game Lego sendiri sebenarnya sebuah alternatif untuk mencari cerita tambahan dan ingin tahu garis besar cerita dari seri itu tanpa harus capek-capek mengikuti seluruh seri franchise tersebut. Misalnya kamu telah menonton Jurassic World tapi kamu sebenarnya sedikit penasaran dengan cerita pendahulunya atau mungkin ingatan kamu samar-samar saat Jurassic Park saat masa kecil dulu, yap game Lego-lah jalan keluarnya.

Ketika aku iseng lihat di youtube map-nya lebih besar daripada Lego Batman. Jadi ini mungkin salah satu alasanku memainkan ini. Ketidakpuasanku terhadap Lego Batman 2 adalah ketika sedang dalam mode Open World (yang biasanya jeda sebelum ke misi selanjutnya) pemain tidak bisa memilih karakter yang sudah di-unlock-nya (entah dibeli atau didapat dari menyelesaikan suatu misi).

Jurrac Roar
Dalam game ini terdapat 4 seri Jurassic Park; Jurassic Park, The Lost World: Jurassic Park, Jurassic Park III dan Jurassic World. Saat baru pertama kali memulai akan dimulai prolog dari Jurassic Park. Dan tentunya ada tutorial yang siap membantu, cukup pukul Mr. DNA atau rangkaian DNA. Selanjutnya setelah menyelesaikan misi pertama pemain bisa memilih cerita dimulai dari dunia Jurassic Park atau Jurassic World.

Ketika selesai menjalankan misi, terdapat jeda dimana pemain harus mencari jalan agar dapat menlanjutkan misinya atau pemain bebas memutar arah dan eksplorasi tempat. Bukan waktu yang tepat sebenarnya untuk melakukan eksplorasi, karena... kamu belum bebas leluasa memilih karakter dan beberapa benda dan jalan hanya bisa dibuka dengan menggunakan karakter/dinosaurus tertentu (tapi walaupun begitu aku tetap penasaran dan banyak yang hasilnya nihil, otomatis memutar balik lagi).

Hancurkan Segalanya
Sudah menjadi hal utama yang wajib dilakukan pertama kali dilakukan adalah: hancurkan segalanya. Tujuannya adalah mengumpulkan uang dan mencari kunci untuk membuka pintu. Oh engga, tujuan yang paling penting sih tetap mengumpulkan uang. Pengalaman ketika memainkan Lego Batman 2 karena mengutamakan menyelesaikan misi begitu ingin meng-unlock karakter atau kendaraan engga bisa karena tidak mempunyai uang. Sedih ya, iya sedih banget malahan. Salah satu keasikan bermain Lego juga mencoba berbagai kendaraan dan karakter yang ada, meskipun beberapa karakter mempunyai ability yang sama bahkan ada satu karakter yang mempunyai ability dari 2-3 karakter lainnya.

Perubahan Aman
Dan hal yang pasti terjadi dari seri Lego adalah banyaknya humor yang disajikan. Mau seserius apa cerita itu pasti akan diselipkan sebuah humor. Tapi sayangnya untuk seri yang satu ini aku kurang begitu dapat joke-nya, lebih tepatnya biasa saja. Yang selalu kupikirkan aku ingat sekali bahwa dari seri Jurassic Park pasti ada karakter yang mati, apakah tim pengembangan akan membuatnya sama mati juga atau tidak. Dengan cerdasnya mereka membuat semua adegan yang berhubungan dengan matinya suata karakter diubah menjadi komedi jenaka. Dan voila tidak ada satu pun karakter yang mati. Kalo pun misalnya karakter itu hilang atau belum muncul semenjak 'kematian' ia, nantinya ia akan muncul kembali, tentunya dalam keadaan hidup dong.

Berhenti
Membicarakan minusnya ternyata cukup banyak yang kurasakan saat memainkannya. Pertama ada beberapa map tidak jelas mana batas ruang geraknya, karena di area yang tidak bisa dilalui (baca: latar belakang) ada benda yang bentuknya sama seperti objek lego yang bisa dihancurkan (yang biasanya benda yang berada di latar belakang tidak berbentuk sama seperti objek lego bisa dihancurkan). Sedangkan di area yang bisa pemain lewati terdapat objek (atau brick) yang destructible namun ternyata tidak bisa dihancurkan. Jadi engga sekali-duakali kebingungan dan mulai sadar,"oh tempat situ emang engga bisa dilompati, ah meja yang ini engga destructible toh kenapa engga digambarkan sama seperti meja non-destructible (kayak di meja sebelah sana) aja sih."

Kedua, karakter nyangkut (yang biasa terjadi ketika bermain multiplayer). Ketika hendak jatuh atau selesai membangun objek baru bila salah satu pemain berada dilokasi tempat objek tersebut dibangun ya siap-siap saja nyangkut. Lebih menyebalkannya lagi, sudah sengaja untuk menyerang teman sendiri berharap agar tidak nyangkut tapi ketika respawn karakter tersebut tetap nyangkut, duh ribet deh padahal untuk membuka jalan selanjutnya membutuhkan ability dari karakter tersebut. Padahal respawn-nya sudah beda 1 inch dari tempat nyangkut, tapi karakter masih saja nyangkut engga bisa bergerak (biasanya karakter lego tersebut bergaya seperti licin mau jatuh). Terpaksa deh dorong-dorong maksa gitu (salah satu pemain mendekati/menyenggol terus karakter yang nyangkut) agar tidak nyangkut lagi. Tapi sering juga sudah mengakali berbagai cara tetap saja nyangkut, cara mudahnya, yasudah pause game, return to game window, load game ulang kembali (daripada pusing atau menghabisi waktu lebih lama).

Dan ketika aku sedang jeda saat di cerita Jurassik Park dan The Lost World, berkali-kali kendaraan yang wajib dinaiki nyangkut engga bisa bergerak, padahal key item untuk menggerakan kendaraan itu sudah ditemukan (dan dipasang), pintu gerbangnya pun juga sudah kubuka. Lagi-lagi, load game ulang. Oke masalah kendaraan wajib teratasi nah sekarang ketika salah satu pemain late join ketika karakter itu sedang berada di lokasi yang engga pas, biasanya berhimpitan dengan karakter atau objek lainnya, mendadak pemain yang late join tidak bisa mengerakkan karakternya, dan engga bisa switch karakter (dan bila bisa switch karakter, karakter yang dikendalikan pemain itu jadi diam engga bisa gerak juga). Akhirnya mencoba untuk men-drop out pemain yang (anehnya) engga bisa bergerak dan coba join ulang. Namun sia-sia, pemain sudah re-join tapi tetap bisa bergerak, padahal saat NPC mengendalikan semua karakter bebas leluasa bergerak mengikuti pemain.

Kamera dan Kontrol yang Bodoh
Untuk beberapa misi ada kamera yang tidak bisa leluasa digerakan. Percuma saja memutar-mutar  analog kanan dan terkadang auto-view-nya yang bodoh membuat pemain sulit atau kebingungan menggerakan karakter (aduh padahal cuma geser karakter sedikit saja view-nya langsung kebelakang gini). Dan untuk beberapa dinosaurus yang kujengkelkan sulit digerakan adalah yang bertanduk. Ketika pemain sudah bersiap rush menyeruduk untuk menghancurkan objek ternyata meleset tipis dan susah untuk membelokan dinosaurus. Sedangkan untuk menggerakan Brachiosaurus susahnya bukan main lho. Dinosaurus raksasa ini hanya bisa maju lurus dan belok sedikit doang, engga bisa mundur. Bila pemain engga sengaja menyengol analog kamera atau mendadak auto-view kearah yang tidak diingingkan dinosaurus ini langsung bergerak tidak sesuai tujuan. Aku pernah muter-muter berotasi lama sekali menggunakan Brachiosaurus hingga akhirnya baru bisa menuju objek yang ingin dihancurkan.

Ketika ada blue platform (yang berfungsi untuk memunculkan kendaraan atau dinosarus) kadang pemain kesulitan juga switch ke dinosaurus atau menaiki kendaraan yang sudah dimunculkan. Bila belum muncul tulisan diatas karakter untuk menekan tombol tertentu maka kendaraan tidak bisa dinaiki, meskipun jarak karakter dan kendaraan tersebut sudah berhadapan dan dekat sekali. Kasusnya untuk dinosaurus raksasa seperti T-Rex dan Brachiosaurus meskipun sudah muncul tulisan untuk menekan tombol terkadang masih saja susah untuk switch ke dinosaurus.


Lego Jurassic World

Apa sih yang ingin dikatakan untuk game Lego? Bagi yang sudah pernah memainkan salah satu seri game Lego pasti mengerti, ya gitu-gitu saja. Hancurkan, rekonstruksi, lalu cari jalan. Walaupun (seringkali) tergolong game Semua Umur, memainkan Lego action-adventure itu sebenarnya gampang-gampang susah. Tutorial atau petunjuk ada, namun itu hanya muncul diawal (ironisnya aku bahkan sempat stuck lama disuatu tempat karena aku lupa bahwa Billy Brennan mempunyai ability parasut untuk membuka jalan selanjutnya). Ketelitian juga diperlukan karena terkadang ada brick atau kunci yang terlewat. Jadi ya game ini tidak cocok untuk usia 3-5 tahun, yah seengganya untuk anak kecil harus bisa membaca (soal bisa bahasa inggris atau bahasa asing lainnya yang tersedia dalam game Lego itu urusan lain lagi lho ya).

Selain banyaknya misi, bonus stage, Red Brick tersembunyi (red brick digunakan untuk fitur tambahan dalam game, misalnya pengali skor, mengubah BGM menjadi chiptune 8-bit dan lain-lain), karakter dan kendaraan yang bisa digunakan ada banyak sekali. Bahkan beberapa karakter memiliki kostum yang berbeda-beda, oh tentunya pemain harus membelinya dengan harga yang... um.... tidak murah, padahal sih ability-nya sama saja, cuma perbedaan tipis pada pakaian saja, misalnya Ian Malcolm untuk kostum pertama ia mengenakan kacamata hitam, kostum kedua lepas kacamata, kostum ketiga pakaiannya rada gembel. Jangan lupakan kamu bisa menggunakan berbagai dinosaurus, tapi ya kumpulkan dulu Gold Brick atau selesaikan misi-misi tertentu setelah menamatkan game. Jadi bila ingin meng-unlock dinosaurus, free play tiap story adalah sebuah keharusan (malas sih, iya aku juga malas, masih banyak dinosaurus yang belom di-unlock).

Siapa sangka untuk game sekelas Lego ternyata mempunyai grafis yang cantik. Salah satu poin tambahan dalam Lego Jurassic World adalah saat loading pemain diberi sebuah informasi tentang dinosaurus yang ada di seri Jurassic Park (termasuk informasi cara hidup Indominus Rex). Apabila sebelumnya aku tidak puas dengan Lego Batman 2 karena tidak bisa bebas memilih karakter, disini pun juga sama, kalo belum menamatkannya ya engga bisa secara bebas menggunakan karakter yang ingin kamu mainkan. Secara keseluruhan sih game ini menyenangkan dan bisa dimainkan ramai-ramai dengan keluarga, game ini pula lebih mudah daripada game Lego lainnya sehingga permainan terasa sebentar sekali walaupun kenyataannya game ini lebih panjang dari game Lego lainnya (berdasarkan main mission). Tetapi banyaknya glitch yang bikin stuck membuat aku kesal ketika memainkan game ini serta sekali lagi aku benci sekali kamera dan kontrol untuk menggerakan karakter dalam game ini. Oh ya aku pernah lagi kurang tanggap ketika sedang berduel atau diserang dinosaurus. Kupikir aku akan kalah dan palingan uangku berkurang seperti biasanya. Tapi apa yang terjadi malah lebih parah, jalan selanjutnya tidak bisa terbuka malah aku terjebak diposisi diserang dinosaurus dan tidak ada button atau petunjuk yang muncul (aku sudah berusaha menekan semua tombol tapi nothing happened, dan emang di game ini bila berduel atau diserang dinosarus baru bisa selesai ketika pemain menekan button yang tepat sesuai petunjuk/perintah yang muncul diatas kepala karakter).

Btw, Aku pernah menonton Lego Batman: The Movie – DC Super Heroes Unite di Cartoon Network dan ternyata movie ini hanya menggabungkan semua cut scene dari game Lego Batman 2. Ah mungkin lebih baik aku bahas Lego Batman 2 ya, berhubungan hari ini Batman vs Superman mulai tayang di Indonesia. Tadi siang aku iseng membuka facebook ternyata antriannya sampai keluar pintu XXI, heran sih padahal ini weekday dan itu fotonya pas tadi pukul jam 12 siang. Bisa seramai itu ya.
Read more ... → Lego Jurassic World

November 19, 2015

Dragon Nest: Lancia

Inilah alasanku mengapa blog ini sepi 1-3 bulan ini karena aku kembali bermain Dragon Nest dan server yang aku mainkan adalah SEA yang disediakan oleh Cherry Credits. Dragon Nest sendiri adalah game online yang satu-satunya serius kumainkan, game online lainnya seperti GunBound, Ragnarok Online, RF, GetAmped, AyoDance dan masih banyak lainnya aku memainkan hanya dalam jangka waktu yang sangat singkat. Biasanya aku maksimal memainkannya hingga level 20 saja lalu bosan dan capek untuk mengejar deadline utama game online, leveling (kecuali GetAmped, Gunbound dan AyoDance karena game yang pure keahlian).

Kenapa aku memilih SEA karena dulu aku memainkan SD Gundam Online server situ dan Indonesia telat satu cap, saat aku ingin pindah ke Europe atau Amerika ternyata disana Dragon Nest baru meluncur. Aku sendiri mulai memainkannya saat cap 50 belom lama keluar lalu berhenti bertepatan dengan rilisnya cap 60. Tepatnya itu sekitar 2 tahun yang lalu. Semenjak (sekitar) Agustus yang lalu ketika kesibukan mulai berkurang dan rasa bosan melanda, temanku kembali mengajak bermain kembali.

Yak terakhir bermain aku memiliki 2 char di level maksimum, yang satu Salaena yang kubikin skill build-nya rada berantakan karena masih tidak tahu banyak (berserta dengan potent yang tidak hoki karena malah mendapatkan STR) saat itu (baca: noob) dan satu lagi Sniper di akun yang berbeda yang awalnya kubikin untuk dijual namun mendadak tidak laku karena cap 60 datang. Dan ternyata tidak bermain selama 2 tahun banyak perubahan, misalnya aksesoris ekor dan sayap turun drastis sedangkan kostum dengan rarity normal naik pesat (biasanya dulu di cap 50 harganya kurang dari seribu, malah biasanya hanya 100 gold sekarang minimal 2350 gold dan aksesoris sayap ekor biasanya diatas 1000 gold per buah sekarang hanya setengahnya). Sembari mengejar level 80 aku iseng mencoba class baru, Asta yang lalu ke translate menjadi Lancia (entah ingin disebut Lancea, Lencea, Spearman). Karena asiknya bermain Dragon Nest adalah membuat karakter, Nest dan PVP dengan kombo-kombonya yang interaktif sedangkan bosannya men-craft/beli/cari senjata berserta untuk meningkatkan kekuatan senjata dan leveling. Sebenarnya aku memiliki karakter Alchemist yang khusus kubuat untuk membaca cerita Dragon Nest dan Saint dalam akun yang sama dalam Salaena, namun keduanya belom level 40 dan lelah untuk menaikinya. Ngomong-ngomong aku membuat Lancia dalam akun yang berbeda lagi (yang mungkin suatu saat akan aku jual) dan aku hanya membicarakan Lancia disini.

Kekurangan Pria
Yang kurang kusukai dalam Dragon Nest adalah tidak bisa memilih gender, namun bila suatu saat nanti bisa seperti itu mungkin akan memengaruhi cerita dari Dragon Nest, dan... Dragon Nest sendiri miskin karakter cowok, Selain itu, Lancia rilis ampasan sama seperti Assasin saat kali rilis di SEA, yaitu hanya ada satu job tree specialization, yaitu Piercer. Entah pihak pengembangan terburu-buru atau bagaimana, bukannya merilis pilihan job tree specialization malah mengeluarkan Dark Character, job kegelapan (yang saat ini hanya tersedia warrior). Dan bukannya mengeluarkan opsi job selanjutnya, pihak Eyedentity Games malah mengeluarkan classes baru, Machina, tentunya ampas pula karena hanya ada satu job tree specialization dan lagi-lagi cewek (aku sedikit berharap akan ada job fighter yang menggunakan tinju dan tendangan atau thief dengan dua pisau pendek atau pun classes yang menggunakan meteor-hammer dan rope-dart). Meskipun rumornya Lancea nantinya bisa bermain dengan Es dan Kegelapan, Soul blablabla dan Snow blablabla dengan menggunakan senjata Scythe atau Sickle .

Cute... but (tidak cukup) Deadly
Kembali ke omongan Lancea, sayangnya tokoh baru ini tidak broken dan sulit untuk dimainkan. Tidak seperti saat Academic yang begitu powerful dan spam skill, Kali yang dapat melesat cepat dan Assasin yang tidak terhentikan. Speed dari Lancea bisa dikatakan cukup lambat, apabila Cleric lambat namun Cleric memiliki banyak support dan bisa menjadi tukang bully di PVP. Memainkan Lancea membutuhkan latihan yang banyak. Jarak serangannya yang pendek dan agak sulit untuk PvE. Ada dua pilihan job lanjutan Piercer, Flurry (atau di Amerika lebih dikenal Dragoon dan Indonesia adalah Spear Maiden) yang bermain fisik dan Sting Breezer (atau di Amerika lebih dikenal  Valkyrie dan Indonesia adalah Mystic Lance) bermain magic berelement light dan semua skill-nya nanti menjadi atribut cahaya.

Aku bukanlah pemain Dragon Nest yang terlalu serius hingga hitung-hitung board damage dan damage comparison segala macam. Tapi Flurry yang lebih kuat karena memiliki skill bisa membuat damage 1000% (tentunya ada syarat tertentu dan harus tertata rapi cast skill) sayangnya kurang gitu diminati di party-an PvE. Pasalnya Sting Breezer merupakan support ideal di party karena dapat meningkatkan atribut light sebanyak 25% (walaupun sebenarnya skill support Piercer kurang begitu ideal karena durasinya pendek).

Dan dari cara bermainnya Flurry lebih kearah PVP dan Sting Breezer ke PVE (inilah alasanku kenapa memilih Flurry). Laju skill Sting Breezer cukup lambat sehingga mudah untuk dihindari walaupun begitu Sting Breezer yang memiliki paralyze tinggi sebenarnya agak menjengkelkan karena bila kena saja jadi terhenti sesaat gerakan. Salah satu skill Piercer, Stab Screw sayang tidak dibuat broken oleh pihak pengembang, padahal ini skill yang mudah digunakan namun peningkatan damage di level selanjutnya kurang baik dan daya vacuum-nya tidak luas.

Vacuum Penghisap
Jujur saja, awalnya aku mengira Lancia akan instant pro seperti Gladiator namun sayangnya sangat bertolak belakang. Aku tidak membicarakan banyak dengan persenjataan, skill, dan lain-lain. Sadar diri saja aku engga jago bermain Dragon Nest dan heraldy yang kugunakan adalah cooldown reset untuk bisa spam skill (banyak pembahasan atau forum heraldy apa saja yang sebaiknya digunakan dan seperti Stab Screw di Flurry ada yang menggunakan sebagai pertahanan daripada serangan karena meningkatkan critical ressistance). Lancia pun juga masih sering stuck, ketika terbanting keangkat ke udara maka akan melayang terus, entah itu saat di dungeon atau pun PVP, dan bila tidak Escape Current Location, Jump atau pun Aerial Evasion maka terus stuck disitu. Bahkan kamu bisa melewati dungeon dengan berjalan diatas udara tersebut. Bila penasaran kamu bisa melihat video milik orang lain disini.

Dragon Nest


Screenshot ini kuambil sekarang ini, saat aku sudah memiliki cash costume. Rencananya aku ingin mengambil kombinasi costume Sport, Crossdressing, Star dan/atau Hip-Hop cuma karena masih lama dan tidak tahan melihat di Trading House (tentunya lagi memiliki gold berlebih) jadi hedon untuk membeli bawahan costume Velskud. Satu lagi yang disayangkan gesture Lancea kebanyakan sama persis dengan Archer, mulai dari Dance, Chu Chu dan Bow (bahkan di server Korea atau China gesture Sit-nya sama dengan Archer). Bagi yang ingin mengetahui cerita dari Lancia bisa mengunjungi blog milik Mas Dan sedangkan seputar Lancia bisa dilihat oleh bang Ramdan atau masih banyak lagi bahasan tentang Lancia disana. Lancia memiliki nama Charlotte Justitia disuarakan Lee Ji-hyeon, dijepangnya di-dubbing oleh Chiwa Saito (Kotori Kanbe dari Rewrite, Neneko Izumi dari DearS, Chloe von Einzbern dari Fate/kaleid liner Prisma☆Illya dan Natsumi Hinata dari Keroro Gunsou) memiliki sifat lugu dan bodoh yang saat ini sedikit kusesali karena telah melewati story-nya. Persenjataanku juga masih seadanya, berserta dengan Jade, Heraldy dan Talisman seadanya berhubungan cap 90 sudah dekat.
Read more ... → Dragon Nest: Lancia

September 22, 2015

Believe (Ragnarok Indonesia)

Salah satu visua novel lokal yang aku mainkan tidak lama ini, maaf tepatnya kinetic novel. Sebenarnya beberapa waktu lalu aku juga sempat mencari beberapa visual novel lokal namun hingga saat ini juga belum aku sentuh sama sekali..



Believe merupakan unofficial dari seri Ragnarok Online yang dibuat oleh Illuminesia memiliki durasi permainan sekitar 15-40 menit, walaupun singkat tapi fitur menu yang dihadirkan sudah lengkap seperti quick save, game setting, auto text dan skip text.

Ingatkan Diri
Suatu hari, Evangelina Mihara (main character) pergi bersama dengan Reva Flamingstar dan Kyre Koizumi menuju Prontera namun karena kekurangan dana sehingga mereka memutuskan turun Alberta dan melewati hutan disana. Sayangnya ketika melewati hutan tersebut Kyrie terkena racun. Evangelina harus mendapatkan Hinalle Herb untuk dapat menyembuhkan Kyrie, sayangnya Reva tidak bisa membantu karena suatu panggilan tugas. Ketika Evangelina sedang mencari herb tersebut, Jarakuru seorang assasin datang membantunya, tapi ternyata ada maksud tertentu dari Jarakuru.

Ala RPG
Dari dialog yang dihadirkan Believe, terutama saat adegan pertarungan mereka menuliskan reka adegannya seperti game RPG. Bagiku ini adalah hal minus, pertama karena ini bukan sebuah RPG, kedua mungkin bisa dituliskan dengan lebih kaya huruf dan tulisan untuk menuliskan kejadian battle yang ada. Jadi penggunaan kalimat singkat seperti "terkena stun", "heal" atau nama skill lainnya aku lebih menyarankan agar sebaiknya ditulis juga kondisi atau hal lainnya yang lebih mendetil (meskipun kalimat singkat tersebut lebih familiar bagi kalangan tertentu).

Sedangkan bagi kamu yang pernah memainkan game Ragnarok Online sepertinya tidak akan asing lagi dengan BGM dan Sound Effect yang disajikan.

Meaningless
Kinetic novel yang memiliki cerita pendek ini sangat disayangkan agak kurang berarti (atau berkesan) cerita yang dihadirkan. Kemunculan Jarakuru yang secara mendadak juga dapat ditebak (clue lainnya, dia adalah assasin). Terutama endingnya yang kubilang itu gantung sekali, hanya Evangeline berharap Kyrie lekas sembuh (apakah ini artinya Kyrie tidak selamat atau bagaimana). Saat aku selesai membaca Believe, dalam hati aku memikirkan sebenarnya masih banyak yang bisa dikembangkan atau dibuat cerita yang lebih panjang. Misalnya ternyata Reva diberi misi untuk memburu Jarakuru atau hal lainnya.

Dan mungkin tulisan dari yang aku tuliskan bisa bermanfaat juga bagi developer kinetic novel ini. Oh aku juga tidak menuliskan crew siapa saja yang berpartisipasi dalam pembuatan game ini (padahal di creditnya hanya sedikit). Untuk penutup post ini, aku mengutip salah satu kalimat yang ada.

"Perbuatan baik itu seperti do'a."
Read more ... → Believe (Ragnarok Indonesia)

October 30, 2014

Seri Terbaru Da Capo RIlis Pada April 2015

Dikabarkan pada majalah Dengeki G terbitan Desember 2014 telah mengungkapkan bahwa CIRCUS akan menerbitkan Da Capo baru, yang berjudul Da Capo II Dearest Marriage Game-nya diperuntukan PC dan akan rilis pada 24 April 2015.



Sumber: Zakitakubu
Read more ... → Seri Terbaru Da Capo RIlis Pada April 2015

October 2, 2014

The Walking Dead: Survival Instinct

Minggu-minggu ini temanku telah men-download game The Walking Dead: Survival Instinct yang sebenarnya aku juga tidak tahu rupa perwujudan dari game ini tetapi salah satu temanku yang meminta darinya langsung mengomel,"Ini game apaan sih! Jelek banget, masa..." blablabla dan aku yang mendengarkannya agak engga percaya dengan omongan dia. "Apakah seburuk itu?" menjadi pertanyaan pertama dan yang terpikirkan saat itu, akhirnya aku makin penasaran merasakan langsung dari game ini. Mulanya temanku menawarkan kopian game ini untuk diinstall dipunyaku saja tapi aku menolaknya berhubungan dia belum menghapus gamenya dan aku hanya ingin uji coba saja. Oh, hal lainnya yang kupikirkan saat itu,"Ini yang dari TV series populer ya kan?"



Aku mencoba game ini sekitar 2 jam, dan meng-skip semua dialog dan cerita yang ada disini ketika aku sadar telah menghabiskan waktu 5 menit secara percuma padahal tujuan awalku hanya ingin mengetahui gameplay-nya saja.

PS2 Berkedok Next-Gen
Setelah membaca sedikit dan langsung saja start untuk memainkannya. Oh maaf aku berbohong, sebenarnya aku memilih opsi Continue yang artinya aku memulai dari last (auto) save data milik temanku. Tapi dia mengatakan padaku dia juga baru memainkannya, masih di awal-awal dan stuck belum lanjut lagi. Berjalan sebentar sembari melihat lingkungan sekitar dan tak lama kemudian munculah zombie yang ditunggu-tunggu. Mencoba mengedap-ngedap agar tidak ketahuan oleh zombie dan ingin langsung instant kill namun karena aku tidak tahu tombolnya pula maka gagal seketika. Zombie menyadari serangan dari pemain yang ternyata gerakan zombienya kaku sekali, sangat terlihat mulai dari ia berdiri dan berputar balik untuk menghadap ke pemain. Tentunya hal ini menjadi kecanggungan sendiri, game rilis pada tahun 2013 untuk platform ini hasilnya seperti ini. Di layar pojok kiri terdapat sebuah kompas yang menuntun pemain kearah main task suatu mission. Pada saat menjalankan suatu mission terdapat side task dengan mengambil sebuah barang atau berbicara dengan orang yang berhasil menyembunyikan diri dari bak zombie. Jeleknya kompas yang kamu miliki disitu tidak membantumu menyelesaikan suatu side task yang ada dan hebatnya kamu yang suka keliling kesana-kemari akan semakin dipaksakan untuk eksplorisasi segala tempat yang ada.

Jujur saja aku kesusahan untuk membunuh zombie yang ada jadi terkadang lebih memilih untuk ditangkap zombie duluan meskipun respon dari zombienya sendiri suka lama. Ketika ditangkap zombie pemain harus mengarahkan pisaunya tepat ke kepalanya zombie yang sayangnya kontrolnya susah diatur. Hal ini terasa seperti mabuk daripada berusaha menghindari gigitan zombie (terlihat dari tangan pemain / kontrol dan layar yang bergerak). Yang sering kurasakan dari memainkan game zombie adalah ketenganannya, biasanya para pemain akan panik ketika zombie mulai mengejar atau setidaknya efek suara dari gamenya bisa membuat kaget meskipun hanya sedikit. Disini faktor tersebut sepertinya tidak berlaku walaupun zombie sudah bersiap-siap mencoba mengejutkan pemain. Maksudku bersiap-siap itu adalah zombie tidak langsung menyerang pemain, dari yang aku mainkan aku malah heran sendiri mengapa tidak bisa mundur kebelakang, kukira kontrolku rusak atau lainnya ternyata ada zombie yang mulai menggerogoti health point-ku. Biasanya pada saat zombie mendadak menangkapku aku akan kaget tapi aku malah bertanya,"Hah? Itu apaan? Jari keluar dari mata? Bagaimana caranya?" ketika melihat salah satu wujud zombienya.

Aku Bukan Ninja
Pemain hanya memiliki dua senjata utama, palu dan pisau. Keduanya merupakan senjata jarak dekat. Senjata lain seperti revolver, shotgun dan sniper ada hanya saja tetap lebih memilih ke zaman batu kembali menggunakan senjata jarak dekat. Hal ini disebabkan fakir amunisi sehingga pemakain senjata ini hanya digunakan darurat saja. Bahkan di keadaan genting seperti itu pemain tetap belum bisa bernapas lega ketika me-reload senjatanya.

Bila pemain sampai di suatu tempat namun tidak ada zombie sama sekali maka patut dicurigai kemungkinan besar mereka akan muncul sekompi pasukan. Begitu pula melihat mayat zombie yang terbaring disitu, apalagi zombie disitu memegang suatu item atau berada di dekat item tertentu maka ia akan bangkit kembali (ternyata zombienya belum mati total). Bila kamu tipe yang suka membantai habis maka itu adalah pilihan salah di game ini. Sepertinya zombie disini terus-menerus ada dan walaupun mereka tidak respawn senjata yang dibawa olehmu sangatlah kurang untuk membombardir mereka. Dan percuma kamu menggunakan senapan bila tidak menembak kepalanya, karena itu hanya membuang-buang peluru. Dasar dari penyelamatan dari sini adalah stealth, hindari / abaikan dan lari sebelum ketahuan oleh banyak zombie. Menutup pintu sebenarnya tidak terlalu penting mengingat zombie bisa menghancurkannya, tapi setidaknya bisa memperlama mereka masuk atau dampak yang lebih baik adalah mencegah mereka melihatmu.

Menantang
Palu dan pisau pun harus melukai kepala zombie tiga kali untuk membunuhnya. Satu-satunya cara untuk langsung membunuh mereka menembak kepalanya atau menerkamnya dari belakang bila tidak bisa dilakukan pemain akan kesulitan membunuhnya. Jumlah zombie yang ada pun puluhan bila mereka semua menyadari keberadaan pemain maka bersiaplah kewalahan menghadapinya. Ketika berlari layar akan mengalirkan air keringat yang agak mengganggu karena pandanganmu tertutupi.

Sesuai dengan judulnya survival, yang berarti tujuan utamamu menyelamatkan diri. Kamu hanya perlu pintar-pintar menghindari kontak langsung dengan zombie, toh zombie disini gerakannya lambat untuk mengejar dirimu. Siapa sangka dengan grafis seperti berada di konsol PS2 ini ternyata memakan memory cukup banyak. Parahnya lagi, game ini ternyata cukup berat untuk dimainkan (padahal PC yang kumainkan saat itu kondisinya baik tapi harus mengalami close program).
Read more ... → The Walking Dead: Survival Instinct

June 20, 2014

Gargantia: Sky Courier

Dari kemarin tuh sebenarnya selalu ada promotional tweet dari IE Team di Jepang sana dan setelah dilihat ternyata ini adalah game dari Gargantia on the Verdurous Planet dan mengambil setting di episode 5, dimana Ledo berusaha mencari sebuah perkerjaan. Bahagia rasanya mendengar suara Ledo dan Amy lagi.


Dengan kemampuan dari HTML5 dan WebGL mereka memperlihatkan sebuah game 3D yang cukup hebat. Sky Courier pun tampil multiplatform, bisa dimainkan dengan menggunakan keyboard, tablet / pad dan joystick. Untuk permasalahan bahasa tak perlu khawatir, karena sudah disediakan english juga.

Menuju Langit Tanpa Batas
Terdapat sebuah cuplikan sebelum kamu bisa memainkan game ini. Percakapannya sudah memiliki fitur voice dan tampat terlihat seperti visual novel dan kamu bisa merespon sebuah pertanyaan dari Amy. Sekiranya puas untuk sementara jawaban yang diutarakan ke Amy kamu langsung mencoba mengandarai surf kite.

Ledo dengan surf kite-nya mengumpulkan sebuah ring dengan catatan sebuah waktu. Ketepatan dalam mengambil ring tersebut akan berpengaruh kedalam skormu juga. Aku yang pernah memainkan game pesawat seperti Tom Clancy's H.A.W.X suka terlupa bawah tombol untuk terbang keatas dan turun kebawah itu berbeda (biasanya ketika menekan atas pesawat akan merendah begitu pula sebaliknya). Ketika membutuhkan kecepatan kita juga dapat mengaktifkan booster untuk mempercepat lajunya dan bila ingin menggunakannya lagi harus menunggu hingga bar-nya sudah terisi.

Siput
Sepertinya game ini tidak cocok dimainkan untukku karena kecepatan koneksiku masih tergolong lambat dan agar bisa memainkan game ini aku harus menunggu waktu yang cukup lama.

Bird's-eye view
Ada pilihan untuk story atau free, dimana kamu bebas hanya ingin terbang saja. Grafis 3D-nya lumayan oke, kagum juga bisa begini dan untuk sound effect seperti bunyi kipas dari surf kite dan angin terasa sejuk di telinga.


Baru hanya ada Mission 1, untuk kedepan masih coming soon jadi harap bersabar. Bila kamu meng-klik tab lainnya maka akan ada pengumuman OVA dari Gargantia dan bagi kamu yang tertarik dengan source code dari progam game-ini kamu bisa men-download-nya serta kamu bisa melihat behind the scene-nya.

Dan jangan tertipu dengan recommended specs, itu bukanlah minimum specs-nya, bila mesin yang kamu gunakan dibawah spesifikasi ini masih dapat memainkannya dan tak harus menggunakan Internet Explorer (aku tidak pernah meng-update IE-ku dan aku memainkannya menggunakan browser lain). Sudah tidak sabarkah? segera pergi kelokasinya, tapi ingat kamu tetap harus bersabar menunggu loading game-nya.
Read more ... → Gargantia: Sky Courier

May 19, 2014

Sekai Project Membawa fault -milestone one- ke Barat

Kabar gembira, fault -milestone one- game yang dikembangkan oleh ALICE IN DISSONANCE akan ditermejahkan oleh Sekai Project.



Untuk sequel-nya yang berjudul fault -milestone two- sedang dalam pembuatan dan masih TBA (Tunggu Berita Aja).


Sipnosisnya sebagai beikut:
Selphine seorang putri kerajaan Rughzenhaide bersama dengan Royal Guard-nya Ritona, melarikan diri dari serangan dashyat yang telah membinasakan Rughznahide Castle, secara tidak sengaja mereka teleport ke sebuah hutan misterius yang tidak dikenal dikelilingi oleh tumbuhan yang bukan berasal dari Rughzenahdie.

Atmosfirnya berat dan tebal serta tidak ada tanda-tanda kehidupan yang ditemukan, ini bukanlah hal yang biasa dalam hutan lebat. Yang hilangnya tidak hanya tanda-tanda kehidupan. Sesuatu yang berbeda pada permukaan tanahnya... namun Selphine dan Ritona terkejut melihat sesuatu yang jelas.

Akankah keduanya dapat kembali kerumah dengan selamat? Apa yang akan mereka temukan nantinya? Ikuti kisah Selphine dan Ritona dalam perjalanan pulang kerumah!


Game ini akan rilis via Steam.


Sumber: Jurnal Otaku Indonesia dan Sekai Project
Read more ... → Sekai Project Membawa fault -milestone one- ke Barat
 

Autumn 2015 Anime Chart

【Autumn 2015 Anime Chart】
For other info, click here.
For its hashtags, click here.

Featured Video


Random Posts