Showing posts with label slice of life. Show all posts
Showing posts with label slice of life. Show all posts

June 2, 2020

Kekkon Surutte, Hontou desu ka?: 365 Days to the Wedding

Bagi beberapa orang pernikahan adalah sesuatu yang sangat sakral, mengikat dua jiwa manusia untuk saling bersama dalam satu ikatan dan tujuan. Terlebih lagi, beberapa pendapat tak hanya mengatakan dua pribadi manusia, melainkan menyatukan dua keluarga, yang artinya pasangan tersebut harus siap menerima dan memahami keluarga pasangan. Bahkan dari pernikahan itu akan menggabungkan suku, budaya atau pun agama yang berbeda.


Kekkon Surutte, Hontou desu ka?: 365 Days to the Wedding ‒ Are You Really Getting Married?

Wakaki Tamiki (yang terkenal dengan The World God Only Knows dan K・O・I - King of Idol) dalam karya terbaru yang berjudul Kekkon Surutte, Hontou desu ka?: 365 Days to the Wedding (結婚するって、本当ですか 365 Days To The Wedding; Are You Really Getting Married?: 365 Days to the Wedding) menceritakan dua young adult yang akan menikah bukan karena saling mencintai, melainkan mereka punya tujuan yang sama untuk menghindari satu masalah tertentu.

Apa Artinya Menikah?
JTC Tourist sebuah kantor travel agency akan membuka jalur perjalanan baru ke Rusia agar dapat bersaing dengan travel agency kompetitor. Dan JTC Tourist tentunya akan membuka kantor cabang di Siberia Rusia. Di kantor cabang baru ini akan mengirimkan manajer dan salah satu pegawai dikantornya. Tentunya banyak yang terkejut akan hal ini, selain perbedaan suhu juga yang jaraknya sangat jauh. Dan pegawai yang akan dipindahkan ke kantor barunya adalah pegawai yang belum menikah, untuk sebagian orang bisa tenang dalam hal ini, dan untuk pemuda-pemudi yang belum menikah was-was akan planning ini. Meskipun hobinya traveling, tapi secara mendadak langsung pindah jauh menetap tentunya sangat beda dong rasanya, apalagi kalau tak punya persiapan yang matang maka dan dipastikan akan harus stay disana sekitar 3 tahun.

Terutama Oohara Takuya, seorang antisosial yang tak pandai berkomunikasi seperti dirinya merasa tak sanggup untuk tinggal disana. Alasan lainnya ia tak bisa meninggalkan Tama, seekor kucing peliharaan yang telah menjadi bagian keluarga dirinya.

Usai dari meeting, para pegawai saling berdiskusi akan hal ini. Mengingat syarat utamanya adalah pegawai yang belum menikah, salah satu dari mereka celetuk dengan entengnya,"Kalau begitu menikahlah! 'Kan yang bakal kesana yang masih single!"

Oohara yang mendengar perbincangan mereka sempat berpikir sesaat. Tapi kondisinya saat ini juga ia tak memiliki teman perempuan juga. Jalan terakhir mau tak mau, dengan berat hati, harus resign dari sana. Padahal biaya merawat dan berobat berkala untuk Tama juga memakan biaya tidak murah.

Saat hari libur, ia membawa Tama ke vet dan secara kebetulan berpas-pasan dengan Honjouji Rika, teman satu tim di bagian Planning Development. Mereka berdua kurang begitu akrab dan Oohara pun seringkali merasa terintimidasi oleh tatapan (galak)nya. Walau begitu, Oohara tetap menyapa dan mengutarakan kepadanya bahwa ia akan resign. 

Setelah mendengar hal tersebut Honjouji mengatakan,"Apakah kamu ingin menikahiku? Sehingga kita bisa tetap tinggal sebagai penyendiri". Tidak, tidak, tidak-tidak, ini tidak becanda. Dia juga mengatakannya dengan nada dan tatapan serius. Tentu saja Oohara pun bingung dan terkejut, namun Honjouji yang mengucapkan juga terkejut,"Kok bisa aku mengucapkan hal ini" pikirnya. "Ah tidak, maksudku, berpura-pura saja" sambungnya. Honjouji sama seperti Oohara, ia tak punya alasan kuat untuk tidak dipindahkan ke Siberia Rusia.

Kekkon Surutte, Hontou desu ka?: 365 Days to the Wedding ‒ Are You Really Getting Married?

Setelah selesai mendengar rencana Honjouji, mereka berdua pun sepakat untuk "menikah" dan bersiap-siap untuk meng-announce ke kantor mereka. Hasilnya? Diluar sangkaan mereka bedua, seisi kantor hype ceria riang gembira mendengar kabar tersebut. Sayangnya untuk dua orang tersebut, yang tidak bisa kuat lama-lama dalam kerumunan banyak orang malah jatuh pingsan. Tidak ada putar balik, tetap pada rencana awal, mereka akan "menikah".

Pesta Kejutan
Ketika mendengar kabar ada yang menikah, kuyakin, dimanapun pasti akan hype kalau mendapat kabar tersebut. Nah lucunya, kedua pasangan ini sama sekali tak menduga akan terjadi hal ini. Entah karena keduanya lack percintaan atau tidak pandai bersosial. Tentunya meskipun mereka berpura-pura mereka tetap harus keep in touch agar rencana mereka berjalan dengan mulus. Lagi-lagi, meski hanya bohongan, tapi mereka tetap harus untuk liburan bersama, membangun cerita yang sama.

Kekkon Surutte, Hontou desu ka?: 365 Days to the Wedding ‒ Are You Really Getting Married?

Mungkin ini tipe seinen dengan model slow romance ya? Aku sebagai pembaca menikmati kisah pasangan yang akan hidup bersama secara mendadak. Terdengar lucu dan konyol saat membaca alasan mereka berdua, tapi bukan hal tidak mungkin untuk juga dilakukan, apalagi kondisi mereka keduanya seperti itu. Lucunya lagi, meski "berpura-pura", mereka tetap harus melamar dan mengenakan cincin tunangan. Daaaaan... saat mengenakan cincin jari manis tangan kiri, wow sulit didefinisikan, meski janggal tapi seperti ada rasa untuk bertanggungjawab.

Ngomong-ngomong menikah dadakan, aku juga merekomendasikan kalian untuk baca Tonikaku Cawaii - Fly Me to The Moon karya Kenjiro Hata (Hayate the Combat Butler) meski memiliki vibe yang berbeda tapi memiliki kesamaan yang bisa dinimakti: mengenal pasangan setelah menikah.
Read more ... → Kekkon Surutte, Hontou desu ka?: 365 Days to the Wedding

August 29, 2018

Neeko wa Tsurai yo

Selain Getsuyoubi no Tawawa menghebohkan twitter, Neeko wa Tsurai yo (ニー子はつらいよ; It's Tough Being Neeko) juga sempat mengisi keramaian di Twitter-ku. Karya dari Aldehyde ini mengisahkan perempuan cantik yang tengah mengalami kemerdekaan semu, dikarenakan meski sudah lulus dari perguruan tinggi hingga detik ini ia masih belum mendapatkan pekerjaan.


Neeko wa Tsurai yo

Meski komik ini tergolong comedy tapi aku tidak memberikan tag comedy, karena segala unsur comedy yang ada disini lebih mengarah ke dark jokes. Jadi kupikir comedy seperti ini tidak akan masuk untuk beberapa orang.

Enggan dan Tak Mau
Niito Nemuko, perempuan berusia 23 tahun yang lebih akrab disapa dengan Neeko semenjak lulus dari Perguruan Tinggi hingga saat ini ia sama sekali belum mendapatkan pekerjaan. Neeko sendiri sedang diambang mimpi buruk masa lalunya, gagal telak saat interview. Terlebih lagi ia mengalami krisis kepercayaan diri, hanya dengan mensimulasikan dirinya berada dalam interview membuat Neeko sakit perut.

Mengalami banyak kegagalan membuat dirinya sangat putus asa, ia tahu ia mesti berkerja tapi disisi lain ia juga tak ingin bekerja. Melihat orang-orang diluar berangkat menuju sekolah atau bekerja terlihat sangat menyilaukan. Ibunya yang khawatir dengan Neeko kerap sekali mem-push Neeko untuk bekerja, dan terkadang caranya cukup menyakitkan. Adiknya, Imoko, yang super ceria dan banyak energi juga baru saja mendapatkan pekerjaan paruh waktu, dan tempat paruh waktu Imoko bekerja adalah tempat dimana lamaran Neeko ditolak. Situasi yang keruh ini malah Neeko menjadi semakin lari dari kenyataan.

Quarter-Life Crisis
Keadaan yang dialami Neeko sangatlah sulit, banyak pikiran dan kecemasan yang menumpuk dipikirannya. Dengan segala beban pikiran yang dipikulnya menjadi dirinya selalu berpikiran buruk. Dan keadaan ini sangatlah nyata, gelisah, depresi, putus asa bercampur aduk menjadi satu. Hingga pasrah dan tanpa disadari sudah menjadi shut-in NEET selama satu tahun. Bukannya tidak berusaha, sudah mencoba berusaha sekuat mungkin tapi hasilnya nihil, gagal telak.

Meski Neeko adalah perempuan yang sangat cantik, mungkin bila ada sedikit kepercayaan diri didalamnya, mungkin keadaan akan berubah sedikit. Tapi sekali lagi, sayangnya kegagalan-kegagalan di masa lalu memenjarakan Neeko untuk bergerak bebas.
Read more ... → Neeko wa Tsurai yo

April 15, 2018

Kirei ni Shitemoraemasu ka.

Aku bukanlah ahli bersih-bersih, aku juga bukan orang yang sangat bersih. Daridulu peralatan, barang-barang dan tempat bersemayamku agak tidak rapi dan rada kotor. Namun ketika SMP saat pelajaran Tata Busana terutama saat membahas cara mencuci pakaian, aku mendengar, memperhatikan dan mencatatnya dengan tekun dan teliti. Entah mengapa hal tersebut sangat menarik bagiku. Pasalnya segala jenis noda (kotoran) yang menempel pada kain itu dapat dibersihkan! Hanya saja cara dan perilakunya beda-beda, tergantung pada jenis nodanya.


Kirei ni Shitemoraemasu ka.

Kirei ni Shitemoraemasu ka. (綺麗にしてもらえますか。; Will You Clean This For Me?) yang ditulis oleh Hattori Mitsuru sejak pertengahan 2017 lalu menceritakan cara-cara membersihkan busana, tak hanya tekstil saja tapi segala macam penutup tubuh misalnya seperti sepatu. Ralat, lebih tepatnya lagi adalah kehidupan menjalankan usaha laundry. Karya-karya Mitsuru yang telah diangkat menjadi kartun adalah Sankarea dan Umisho.

Serahkan Saja Pada Kinme
Wakana Kinme perempuan cantik yang seksi, penuh semangat dan energetik ini mempunyai kesukaan yang aneh. Ia sangat menyukai membersihkan kain, kecintaan ini jugalah yang membuat dia menjalankan bisnis laundry-nya. Sebagai seorang clean freak dia gatal sekali, tak tahan, apabila melihat noda membandel di pakaian. Seringkali rasa cintanya ini membuat ia lupa diri, ia tak segan-segan akan menjelaskan panjang lebar kepada lawan bicara 1001 cara membersihkan noda yang menempel di kotoran, walau hal itu sebenarnya rahasia perusahaan tapi Kinme tak pelit ilmu untuk berbagi, tetapi yang lebih penting daripada hal itu Kinme lupa bahwa seseorang yang sedang (diajak) berbicara dengannya belum tentu mempunyai ketertarikan terhadap mencuci. Agak sayang sih Kinme sudah memberitahu tips 'n' trik cuma orang yang mendengarkannya tidak mengerti sama sekali, belum lagi Kinme merasa malu sekali.

Kirei ni shite moraemasu ka

Dalam menjalankan usahanya, Kinme menyediakan jasa layanan antar-jemput sehingga (calon) customer bisa langsung menghubungi Kinme melalui telpon. Tak perlu ragu lagi untuk menggunakan jasa Kinme, karena sebelum mencuci ia akan melihat dulu bahan pakaian dan memperhatikan dengan seksama label petunjuk perawatan laundry symbol. Ditempat kerjanya juga sudah tersedia berbagai alat tempur untuk segala kondisi. Dengan segudang pengetahuan laundry di kepalanya, untuk permasalahan cuci mencuci pakaian Serahkan saja pada Kinme! Phrase favorit Kinme tersebut selalu terlontarkan untuk menyakinkan customer. Karena customer tak perlu ragu atau pun khawatir, Kinme adalah orang tepat, ia adalah ahlinya.

Yang aku senang darinya adalah sesibuk apa pun, ia tahu cara dan bisa menikmati hari-hari untuk menghilangkan rasa lelah setelah bekerja keras selama seharian penuh. Malamnya ia akan bersantai menikmati waktu-waktu diluar pekerjaan, keesokan paginya ia akan kembali ceria, bersemangat dan bekerja keras kembali. Menjalankan pekerjaan dengan profesional.
Read more ... → Kirei ni Shitemoraemasu ka.

April 8, 2018

Ane no Onaka wo Fukuramaseru no wa Boku

Agak-agak sulit sebenarnya untuk menncari cerita sehari-hari yang hangat. Bila ingin mencari mudahnya sih cukup ambil saja karya-karya Kozue Amano-sensei, tapi bila ingin mencari lagi agak sulit karena tak ada tag khusus untuk cerita hangat atau heartwarming.

Dengan sangat kebetulan, seperti biasa di sesi "If you read this manga, you might like this" ketika aku selesai membaca, ketika aku menemukan Ane no Onaka wo Fukuramaseru no wa Boku (姉のおなかをふくらませるのは僕; It is me to fill the stomach of my sister) yang ceritanya dituliskan Sakai Onta dan diilustrasikan oleh Onda Chiro (salah satu karya terkenalnya Koisuru Naked Girl, bila kamu rajin membaca hentai mungkin kamu tahu judul satu ini).


Ane no Onaka wo Fukuramaseru no wa Boku

Sebelumnya aku minta maaf untuk intro diatas karena telah menyebutkan Amano-sensei. Komik ini tak bisa dibandingkan dengan Aqua dan Aria miliknya, karena komik ini memiliki kelas dan ranah yang berbeda tapi aku bisa menyakinkan bahwa komik ini memiliki cerita hangat.

Appetizers
Kyoko dan Shinobu adalah pasangan saudara tiri yang hidup berduaan saja. Setelah kedua orangtuanya wafat, Kyoko bersikeras mengatakan ke sanak keluarga untuk memutuskan hidup tinggal bersama Shinobu saja, tanpa diasuh oleh kerabat.

Meski sifat Kyoko yang sedikit aneh dan kekanak-kanakan, tapi sebagai seorang kakak dia tidak lack dari sifat kekakakan yang peduli, penyayang dan melindungi adiknya. Saking sayangnya dengan Shinobu Kyoko terkadang tak tahan untuk mengerjai dan menggodainya. Shinobu yang dikerjai kakaknya tidak berdaya, tak bisa berbuat banyak.

Namun meski Shinobu masih anak-anak ia mempunyai sifat orang dewasa. Ia seorang yang bertanggungjawab dan selalu mengkhawatirkan kakaknya yang sifatnya santai dan tampak kurang waspada.

Untuk kepentingan rumah tangga, Shinobu berperilakuan layaknya ibu rumah tangga sekaligus kepala keluarga. Ia tegas untuk melarang Kyoko ketika di supermarket dan urusan makan sehari-hari Shinobu layaknya kepala chef. Tidak perlu khawatir dengan makan apa hari ini, serahkan saja kepada Shinobu dan Kyoko akan men-back up Shinobu seperti seorang asisten chef.

Simak keseharian Kyoko dan Shinobu yang mesra dan hangat, dan jangan lupa untuk bersiap perut kalian menahan lapar. Membaca komik ini bisa saja meningkatkan nafsu makan kalian juga membuat kita ingin bereksperimen membuat makanan.

Rekomendasi dariku untuk komik ini adalah Shinmai Shimai no Futari Gohan karya milik Hiiragi Yutaka, komik ini memiliki tema yang sama: pasangan saudari tiri dan tentang memasak.
Read more ... → Ane no Onaka wo Fukuramaseru no wa Boku

February 28, 2018

Po's little planet

Kira-kira tahun lalu sejak aku sudah berganti telepon dan meng-update Line Webtoon ke versi 1.9.4 dimana user bisa bebas mengganti region hanya dengan mengubah konten bahasa di Settings. Awalnya aku hanya ingin kembali membaca Sarah's Scribbles dan The DaneMen lalu melihat apakah Short Hair sudah update apa belum.


Po's little planet

Sungguh kebetulan mengecek komik di bagian Discover karena berhasil menemukan harta karun, yaitu Po's little planet karya dari dari _Miin. Sedikit bingung harus memulai dari mana, tapi aku bisa memastikan dan (mungkin) memaksa kalian untuk turut membaca satu ini karena ceritanya yang enjoy, heartwarming dan jenaka.

Po's little planet

Polos Cerdik
Selamat datang di dunia Po yang penuh dengan kepolosan dan keluguan. Setiap saat selalu ada kejadian unik yang menghibur para pembaca. Selain polos, sifat Po ini sangat luar biasa menarik. Sebagai anak kecil dia cukup cerdik untuk bisa mengusili tetangga yang sekaligus juga teman karibnnya, Ben dan menjaga dirinya dari orang asing. Dunia Po juga dihuni oleh penduduk yang tak kalah menariknya, Jean selaku kakaknya kerap sekali mengganggu adiknya. Walaupun di beberapa kejadian malah terjadi sebaliknya, Po sukses mengerjai kakaknya dengan tingkah lakunya. Max sebagai kakaknya Ben juga mempunyai cara tersendiri mengurus adiknya. Yang pasti para kakak tersebut menyayangi adiknya.

Po's little planet Po's little planet

Kenakalan Anak Kecil
Po's little planet

Kisah keseharian Po yang lucu dan menggemaskan ini dihangatkan oleh kehadiran Ben yang siap menjadi ksatria putih mendampingi segala tingkah laku Po. Sifatnya yang lembut mampu mengimbangi dengan kehiperaktifan Po yang tiada tara. Ben yang sangat menyayangi Po akan selalu disampingnya dan melakukan apa saja agar dia bisa terus bersama dengannya.

Po's little planetPo's little planet

Ikuti kisah Po dan Ben di Line Webtoon segera!
Read more ... → Po's little planet

November 5, 2017

Getsuyoubi no Tawawa (anime)

Tahun lalu aku sangat ingat betul dengan rutinitasku yang sangat melelahkan. Saking lelahnya dan kondisi situasi yang cepat berubah membuatku mudah jengkel pada hal-hal yang sedikit menyebalkan. Singkat kata, selama kurun waktu 6 bulan (Juni-Januari) aku mengalami stress yang cukup berat serta menjalani keseharian yang sangat membosankan. Saking tidak adanya waktu luang, bahkan aku sama sekali tak sempat untuk bermain game, menonton anime atau pun membaca manga. Lebih parahnya lagi, ketika minggu malam dan sadar esoknya harus kembali menjalankan rutinitas aku selalu mengeluh desah didalam hati,"Oh sial kenapa cepat sekali besok sudah Senin lagi..."

Tepat di Januari dimana stressku mulai (agak sedikit) mereda, yang sebenarnya barometer stressku sebenarnya juga masih berada di fase puncak

Tepat di Januari dimana stressku berada di fase puncak mulai (agak sedikit) mereda, anime Getsuyoubi no Tawawa (月曜日のたわわ; Tawawa of Monday) sedang mengudara. Jujur saja saat ada Tawawa Challenge yang sedang populer aku sama sekali tidak tahu tidak mengerti sama sekali, asal muasalnya dari mana dan mengapa trend sekali. Kartun ini sangat penting dan berharga bagiku untuk mengontrol kadar stress dan membuat pikiran menjadi plong.

Himura Kiseki, selaku pencipta Tawawa, sendiri juga pernah mengalami Senin yang Sangat Menyebalkan ketika ia bekerja sebagai karyawan/pegawai. Kerumunan Senin pagi yang diburu-buru, pekerjaan yang tak menentu dan mendadak, pekerjaan yang tak ujung usai yang disebabkan revisi dari berbagai pihak, atasan yang tidak menyenangkan dan lain-lain. Tentu saja Senin yang Sangat Menyebalkan juga berlaku pada murid sekolahan, teriknya upacara di pagi hari, kembali mendapatkan tugas PR, pulang sekolah ke tempat bimbel, ujian blok dan lain-lain. Sang penulis ini yang pernah dihadapkan situasi seperti ini membuat ilustrasi Tawawa tiap Senin untuk memotivasi dirinya serta orang-orang (yang pernah) merasakan hal yang sama. Iya, bagi yang belum tahu, kartun ini berasal dari sebuah ilustrasi berwarna monochrome biru yang memanjakan mata. Saat mulai dicetak secara indie, kompilasi ilustrasi yang dikumpulkan tiap senin mulai terlampirkan komik singkat mengisahkan gadis (dan karyawan).

Pine Jam menggarap Tawawa menjadi versi anime yang disutradarai oleh Kosuke Murayama (Outbreak Company, MoonPhase) dan musiknya diiringi oleh Yoshiaki Dewa (Flying Witch, Amnesia, Nagi no Asukara).

Ngomong-ngomong aku sempat bingung dengan arti kata Tawawa namun ketika kucari ini mengartikan kondisi dimana cabang pohon yang membungkuk dengan berat banyak buah. Mungkin bila diartikan secara harfiah judul ini berarti Senin yang Berkah? Atau juga sebenarnya Tawawa disini menggambarkan sifat dan fisik para gadis yang hadir dalam anime ini.

Pertemuan di Hari Senin
Hari senin benar-benar menyebalkan, hanya dengan menyadari bahwa sudah senin saja bisa menghilangkan mood untuk memulai aktivitas. Ancaman-ancaman di hari senin adalah suatu wujud nyata menandakan liburan telah selesai, kembali bekerja, melihat wajah atasan yang suntuk.

Ketika diam melamun hal-hal buruk, hari seninnya semakin buruk dengan kecelakaan yang menimpa. Gadis SMA yang menuruni tangga dengan terburu-buru menabrak dirinya hingga hingga kepalanya harusnya dirawat rumah sakit.

Pertemuannya yang tidak biasa membuat ia semakin akrab dengan Ai-chan, gadis yang menimpa dirinya. Berkat kecelakaan yang tak disengaja ini, tiap senin mereka mempunyai jadwal yang sama untuk bertemu. Ia juga bertindak sebagai pelindung Ai-chan dari orang-orangnya yang tangannya usil memanfaatkan hiruk pikuk keramaian.

Ai-chan adalah salah satu wujud kesempurnaan perempuan. Badannya yang mungil namun memiliki dada yang besar, matanya yang besar disertai dengan bulu matanya yang panjang, wajahnya yang menggemaskan kaya akan ekspresi, suaranya yang manis dan cara bicaranya santun menenangkan hati, memiliki rasa perhatian yang luar biasa, berpakaian sederhana dan lebih memilih membaca buku ketimbang bermain telepon. Benar-benar gadis yang ideal dan diidam-idamkan.


Getsuyoubi no Tawawa (Tawawa on Monday)

Getsuyoubi no Tawawa (Tawawa on Monday)

Getsuyobi no Tawawa mempunyai kumpulan cerita yang membuat hari senin cerah terang benderang. Ada kisah lainnya seperti Senior dengan Junior yang ceroboh namun dapat diandalkan, Manager yang bertemu dengan gadis cantik ketika beraktivitas diluar kantor, dan pertemuan dengan teman lama. Cerita sebagian besar berpusat pada Ai-chan dan Junior.

Getsuyoubi no Tawawa (Tawawa on Monday)

Takedown
Ketika mengudara, web anime ini menggunakan media Nico Nico Douga dan YouTube untuk penayangan. Sayangnya dengan waktu singkat, web anime Tawawa langsung diberhentikan oleh YouTube karena dianggap melanggar peraturan.

Senyum Hangat
Getsuyoubi no Tawawa (Tawawa on Monday)

Tawawa adalah salah satu anime yang meng-heal 'kesehatan jiwa'-ku. Setiap Senin selalu kunantikan dan kutonton setelah langsung sampai pulang kerumah. Anime ini memberikan suatu imajinasi dan menyampaikan sesuatu, yang sulit kuungkapkan dengan kata-kata, bahwa walau apa pun yang terjadi aku tetap harus bersemangat meski badai hari senin menerpa diriku. Karena seburuk hari yang menimpa diriku, Ai-chan akan selalu berada disisiku melepas semua penat yang ada dengan caranya.

Eh, apa aku mengatakan diriku? Aaahh maksudku adalah Salaryman, bukan aku. Terlalu berdelusional bila aku membayangkan Ai-chan selalu ada disisiku tiap Senin. Tapi aku tiap Senin selalu menonton Tawawa, jadi bisakah aku menganggap salaryman tersebut sebagai penggambaran diriku? Eh sial apa aku mulai berdelusi lagi? Aku sendiri tidak tahu aku ini sedang membicarakan apa sih, tapi aku hanya ingin menyimpulkan bila kalian cukup stress, butuh anime yang menghibur atau sedang mengalami bad day sebaiknya kalian menonton Getsuyoubi no Tawawa.

Ngomong-ngomong saat ini Just Because! sedang tayang lho! Anime ini merupakan hasil kolaborasi dari Himura Kiseki dan Kamoshida Hajime (penulis Sakurasou no Pet na Kanojo).

Semoga harimu menyenangkan! Soreja mata ne.

Getsuyoubi no Tawawa (Tawawa on Monday)

Getsuyoubi no Tawawa (Tawawa on Monday)

Getsuyoubi no Tawawa (Tawawa on Monday)
Read more ... → Getsuyoubi no Tawawa (anime)

July 17, 2017

Karakai Jouzu no Takagi-san

Saat aku membaca Karakai Jouzu no Takagi-san (からかい上手の高木さん; Teasing Master Takagi-san) aku teringat kembali akan masa-masa sekolah dulu. Kita pasti punya teman yang jadi bahan ceng-cengan karena sikapnya yang enak sekali untuk diusili. Atau mungkin kamu sendiri pernah menjadi korbannya? Seringkali tak ada alasan khusus mengapa orang tersebut (atau mungkin kamu?) selalu saja diolok-olok oleh teman, sungguh tidak kebencian atau pun dendam, hanya saja karena memang dia sangat mudah dikerjai dan/atau melihat reaksinya saat diusili sangatlah menghibur.

Dan ya, aku pernah berada diposisi yang mengusili maupun diusili. Ketika aku diusili bagi mereka reaksiku sangatlah berlebihan dan lucu begitu juga sebaliknya saat aku mengusili temanku reaksinya sangat lucu sehingga tak tahan sekali untuk tidak mengerjainya. Tidak jarang, aku merasa bersalah karena berbuat yang cukup 'jahat' ke temanku, namun begitu (terlihat) mood dia sudah agak baikan sedikit kelakuanku untuk mengusili dia mulai kembali. Pas saat aku menjadi pihak yang diusili, teman-temanku juga berpeliaku demikian, mereka akan berhenti (sesaat) sekira moodku mulai memburuk, tapi saat moodku sudah naik kembali mereka akan segera mengusiliku lagi.

Begitu membaca karya satu ini yang ditulis oleh Yamamoto Souichirou, Oh kurasa aku paham sekali kondisi seperti itu, dan aku (sedikit) kangen dengan situasi saat-saat itu. Dia menuliskan benar-benar seperti yang pernah kurasakan ketika masih bersekolah. Bahkan saat membacanya, terkadang aku teringat kelakuanku dan teman-temanku dulu sambil menahan cengengesan mengingat kembali kejadian-kejadian lucu di masa lampau. Tak heran apabila komik ini menjadi salah satu komik terpopuler di 2015-2016.

Permainan Dimulai
Hari pertama di masa SMP, semua murid baru saling memperkenalkan diri didepan kelas. Nishikata hanya ingin memulai masa SMP-nya dengan kesan baik, hingga ia telah berlatih mempersiapkan diri. Sayangnya persiapan tersebut tidak berjalan dengan lancar karena ia terlambat masuk kelas. Begitu baru mengucapkan sedikit kata, waktu perkenalan dia disela oleh guru lain yang mendadak masuk kelas memberitahukan sebuah pengumuman. Setelah perkenalanpun wali kelasnya langsung menyampaikan sebuah pengumuman. Perkenalan dari Nishikata sangatlah tidak berkesan sama sekali, bahkan ia duduk di paling pojok belakang. Ketika Nishikata mulai duduk dan melihat ia duduk disamping anak perempuan, dan gadis tersebut, Takagi, secara spontan mengajaknya mengobrol dan mengatakan bahwa timing perkenalan Nishitaka buruk sekali. "Seandainya aku tidak telat... ini semua ulah Takagi," ucapnya gerutu dengan bernada kesal tanpa mengetahui bahwa orang yang disampingnya adalah Takagi sendiri.

Ketika upacara murid baru telah selesai, kali ini Takagi yang terlambat masuk ke kelas. Nishikata yang memperhatikannya dengan raut wajah seakan-akan ingin bertanya habis darimana Takagi hingga bisa terlambat masuk kelas.  Takagi langsung melontarkan sebuah permainan tebak-tebakan ke Nishitaka, bila Takagi bisa menebak mengapa Nishitaka pagi tadi terlambat dalam sekali mencoba maka ia akan menang. "Bagaimana bisa memenangkan tebak-tebakan seperti ini hanya dengan menjawab sekali saja," pikir Nishikata, terkecuali permainan itu bisa dimenangkan bia sudah tahu jawabannya. Takagi menduga bahwa Nishitaka sebelum datang ke kelas ia ke tempat bagian kehilangan dan ketinggalan untuk mengembalikan barang yang ia temukan. Dan benar saja tebakannya, karena pagi tadi saat Takagi mengecek tasnya ia tidak melihat sapu tangannya. Melihat reaksi Nishitaka yang overact dan salting membuat Takagi tak tahan tertawa lepas.

Sejak hari itu, Takagi selalu menggoda, mengerjai dan mengusili Nishitaka dengan pelbagai cara omongan dan 'permainan'-nya.

Salah Tingkah
Awalnya komik ini sekilas mirip dengan Tonari no Seki-kun, namun sebenarnya berbeda. Apabila Seki selalu menghabiskan waktu di dalam kelas dengan 'keajaiban-keajaiban' yang dia ciptakan, maka Takagi menghabiskan waktu di dalam kelas dengan cara yang jauh lebih simpel, menggangu teman sebangkunya dengan mengajaknya bermain tebak-tebakan. Aktivitas yang dilakukan juga jauh lebih beda dan lebih berwarna, sebab permainannya tak hanya berlangsung didalam kelas saja dan Nishitaka selalu mempunyai ide untuk memulai permainan baru.


Karakai Jouzu no Takagi-san

Meski seringkali Nishitaka mengajaknya bermain, tetapi tetap saja ia selalu kalah oleh kelihaian dan kecerdikan Takagi yang bisa memanfaatkan segala kondisi dan situasi apa pun. Yah yang namanya anak laki-laki, ia tak mau kalah (apalagi dikalahkan oleh anak perempuan), jadi sebenarnya gengsi rada tinggi juga, tapi karena hal itu juga gengsi sering diruntuhkan juga haha. Takagi sendiri juga bersifat sangat tenang dan dewasa sehingga Nishitaka yang ingin mengerjainya malah menjadi salting dan kalau kesempatan untuk mengerjainya muncul malah tidak tegaan. Setelah melihat tingkah Nishitaka yang menggemaskan Takagi yang sangat tenang pun juga kesulitan untuk menahan tawa.

Ceritanya yang simpel dan gregetan ini semakin hangat dengan keakrabkan mereka berdua yang belajar bareng, jalan bareng atau pun menghabiskan waktu berdua, seakan-akan mereka memang bersahabat baik, ah ataukah mungkin HTS-an, oh mungkinkah sedang proses menuju berpacaran!? Melihat Nishitaka yang selalu kalah ini selalu menarik dan gatal rasanya ingin menyemangatinya tapi disisi lain aku ingin melihat Takagi dalam meng-counter ide dan aksi yang dilakukan Nishitaka.
Read more ... → Karakai Jouzu no Takagi-san

June 19, 2017

In This Corner of the World

Fumiyo Kono sempat menuliskan Yunagi no Machi Sakura no Kun pada tahun 2004 yang mengangkat tema dampak dari pasca perang. Karyanya tersebut memenangkan Japan Media Arts Festival's Grand Prize for manga di tahun 2004 serta Tezuka Osamu Creative Award di 2005. Lalu di 2007 dengan ciri khas gambarnya ia menuliskan In This Corner of the World (この世界の片隅に; Kono Sekai no Katasumi ni) yang menggunakan tema perperangan kebali. Sekali lagi, karyanya satu ini terpilih sebagai Karya yang Direkomendasikan oleh Juri (Juara Harapan?) pada 2008 di ajang Japan Media Arts Festival dan memenangkan Excellence Prize pada tahun 2009. 5 Agustus 2011, In This Corner of the World tayang live-action yang dibintangi oleh Keiko Kitagawa dan Keisuke Koide.


Kono Sekai no Katasumi ni — In This Corner of the World

Sebagai Peringatan 70 Tahun Bom Hiroshima, animasi In This Corner of The World mulai tayang di layar lebar pada 2016 yang diproduksi oleh MAPPA, distudarai dan ditulis oleh Sunao Katabuchi (Black Lagoon, Princess Arete dan Mai Mai Miracle), desain karakter oleh Hidenori Matsubara (Sakura Taisen series, Aa! Megami-sama! series dan The Princess and the Pilot) dan musik oleh kotringo (Koufuku Graffiti dan Kuma No Gakkou - Jackie to Katie). Tak hanya manga-nya saja yang menyambet penghargaan, namun versi adaptasi ini juga sukses meraih pelbagai penghargaan seperti Hiroshima International Film Festival's Peace Film Award Hiroshima, 40th Japan Academy Prize Animation of the Year, Osaka Cinema Festival 2017 Japanese Film Best10 dan masih banyak lagi.

Bengong Melamun
Suzu Urano, gadis 18 tahun yang yang tinggal di Eba, Kota Hiroshima ini selalu memiliki pandangan positif dalam hidupnya, walau kejadian yang menimpa hidupnya engga selalu enak tapi ia selalu saja bisa mencari jalan positif. Sisi positif miliknya juga dipicu oleh sifatnya yang mudah lupa atau sulit mengingat keadaan sekitar dalam jangka pendek. Kehidupan keluarganya sangatlah damai.

Pada usianya yang menjelang 19 tahun ini ia mendadak dilamar oleh Shuusaku Houjou, seorang pria yang tidak ia kenali, tepatnya ia tidak ingat pernah bertemu atau melihatnya dimana. Neneknya pernah mengatakan semua tergantung pilihan pada Suzu sendiri, ia bisa saja menolaknya bila tak menginginkannya. Setelah memikirkannya cukup matang ia menerima tawaran pria tersebut.


Kono Sekai no Katasumi ni — In This Corner of the World

Kono Sekai no Katasumi ni — In This Corner of the World

Suzu pun memasuki stage baru dalam kehidupannya, tantangan baru muncul bertubi-tubi menghantam dirinya. Sifatnya lugu, sedikit ceroboh dan airhead harus bekerja extra agar dapat beradaptasi dengan lingkungan baru. Perihal saat ini tinggal di Kure yang jauh dari tempat asal, ibu mertua kondisinya saat ini sudah sulit untuk berjalan, kakak ipar yang galak dan keras, mengingat nama-nama tetangga dan jalan, mengubah gaya hidup saat masih gadis dan lain-lain. Suzu yang sudah menjadi ibu rumah tangga ini juga harus bangun lebih pagi, seperti untuk menimba air, menyiapkan makanan dan membereskan rumah.

Hidup pada tahun 1944, jaman perang, membuat keadaan menjadi sulit. Ransum yang terbatas, porsi atau isi pokok lauknya bisa saja berkurang sewaktu-waktu. Hal ini membuat Suzu berpikir bagaimana cara membagi jumlah ransum yang terbatas untuk 1 rumah dan bagaimana mendapatkan dan/atau menambahkan porsi lebih ketika keadaan sangat minim.

Kono Sekai no Katasumi ni — In This Corner of the World

Ketika waktu senggang, Suzu kembali pada hobi lamanya yaitu menggambar alam yang ada di depan matanya. Hobi ini sudah terasah sejak ia kecil hingga membuahkan hasil gambar yang bagus dan indah. Seringkali hobi ini malah menjadi menyulitkan dirinya, pensil yang seharusnya digunakan untuk bersekolah malah dihabiskan untuk menggambar. Suzu yang tinggal di bukit bisa melihat jelas perairan yang dipenuhi oleh kapal-kapal perang seperti Musashi dan Yamato (ia diajarkan oleh keponakannya, yang sebenarnya pernah diajarkan langsung oleh Shuusaku, tapi ia sulit mengingatnya). Ditengah-tengah asyiknya menggambar tiba-tiba ada sepasang polisi yang menggrebeknya dan dicurigai sebagai mata-mata.

Begitu dibawa kerumah, permasalahan ini tak kunjung selesai, bahkan ketika polisi tersebut masih tanya-jawab, mencurigai, menceramahi dan mengancam keluarga Houjou, Suzu malah tak ingat sama sekali tadi ia sedang apa hingga polisi bisa membawa ia kerumahnya.

Meski terlihat damai dan tenang, keluarga Houjou tak lupa bahwa lingkungannya sedang dalam area perang. Suzu dan penduduk warga sekitar diberi bekal ilmu pengetahuan seperti bom, evakuasi, alarm tanda bahaya dan lain-lain dari pihak Angkatan Laut. Keluarga Houjou juga membangun sebuah tunnel evakuasi untuk tempat berlindung apabila ada serangan.

Pada tahun 1945, keadaan mulai memanas, alarm evakuasi yang hampir tiap malam selalu bunyi (kadang hanya alarm bohongan), serangan yang tak mengenal waktu dan tempat, pangan yang semakin sulit didapatkan.

Perlahan Tapi Pasti
Hampir setengah film penonton hanya suasana yang adem kalem, indahnya kehidupan bersama keluarga hingga sampai lupa bahwa keadaan saat itu ditengah-tengahnya panasnya api perperangan. Tak perlu khawatir dengan transisi cerita yang super santai dan rileks hingga menjadi drama serius. Movie ini berhasil membuat alur secara natural dan epik, dengan perlahan-lahan penonton diasupin dengan sulitnya kondisi perang (sedikit demi sedikit) hingga dampak kondisi perang terlihat dengan pasti dan jelas. Sifat Suzu yang sudah terbentuk sedemikian rupa tidak membuat lingkungan sekitar dan penonton terjebak dalam depresi dan kesedihan. Ia akan bangkit, mencari cara, mencari jalan, terus berjuang tak menyerah melanjutkan hidup di masa yang sangat sulit.

Cinta, Harapan dan Keberanian
In This Corner of the World memperlihatkan dengan baik kondisi Perang Dunia II. Mulai dari pernikahan pada jaman saat itu, mengubah pakaian tradisional menjadi pakaian sehari-hari yang bisa lebih sering digunakan, ransum, kehidupan para angkatan laut, alarm tanda bahaya, hingga tragedi pengeboman Hiroshima yang mehilangkan banyak umat manusia. Rumah yang sudah dipertahankan dan diperjuangkan sekuat mungkin, tiba-tiba hancur oleh perang. Tak hanya rumah saja, bahkan orang-orang terdekat dan tercinta juga bisa kehilangan.

Interaksi dan jalin hubungan yang dibangun Suzu mampu mengisahkan tiap karakternya dengan baik. Hubungan antar karakternya yang tersusun baik dan rapi membuat penonton akan mendapatkan kisah-kisah karakternya secara mendetail. Bahkan disini kita juga diperlihatkan bahwa sepasang suami-istri yang seperti ini saja juga bisa bertengkar karena hal sepele. Tanpa sadar, penonton akan menikmati (dan turut merasakan) cara Suzu memperjuangkan hidupnya di sudut dunia ini yang selalu menginspirasi dan memberikan banyak pesan moral

Kono Sekai no Katasumi ni — In This Corner of the World

Kono Sekai no Katasumi ni — In This Corner of the World

Kono Sekai no Katasumi ni — In This Corner of the World

Yang mengejutkan dari movie ini salah satunya latar belakang yang benar-benar direka sesuai keadaan saat itu. Saat movie sudah berakhir, pastikan kamu melihat credits-nya hingga benar-benar habis. Karena ada epilog ketika credits sedang berlangsung.

War is like love, it always finds a way. 
Read more ... → In This Corner of the World

June 10, 2017

Mitsuboshi★★★Colors

Setiap kali aku menyelesaikan sebuah manga atau sudah membaca hingga chapter terbarunya, seringkali akan muncul sesi,"If you read this manga, you might like this" kira-kira sesi rekomendasi random tersebut berdasarkan manga yang telah kubaca. Namun rekomendasi ini biasanya hanyalah sebuah list random, bisa saja berdasarkan genre, kesesuaian cerita yang serupa,  manga yang sedang populer/paling banyak dibaca akhir-akhir ini atau bisa juga beneran random; genre tidak sama, cerita juga tidak mirip.


Mitsuboshi Colors

Bulan lalu aku menemukan Mitsuboshi★★★Colors (三ツ星カラーズ) disebuah situs membaca manga dan aku langsung mengkliknya saja sekalian menghabiskan waktu istirahatku, tanpa membaca sinopsis, terbit tahun kapan, sudah tamat belum dan bahkan aku lupa sebelumnya aku membaca manga apa hingga bisa diarahkan ke manga ini. Manga ini ditulis oleh Katsuwo semenjak 2014 dan tak lama lagi anime-nya akan segera mengudara, di tahun ini, 2017.

Chupacabra
Colors, sebuah kelompok yang bertugas menjaga perdamaian dan keamanan wilayah Ueno. Mereka memecahkan kasus-kasus yang sedang terjadi di kota yang mereka cintai dan tinggali. Walau rutin mengadakan rapat rutin di secret base mereka untuk menjaga kota tetap tentram mereka juga tahu cara menghabiskan keseharian dengan bersenang-senang. Meski sedang bersenang-senang, mereka tetap siap siaga, begitu mencium bau kasus yang lagi terjadi mereka akan langsung membantu, mencari cara dan solusi hingga menyelesaikan kasus tersebut. Bahkan mereka akan melakukan apa pun untuk menyelamatkan umat manusia.

Mitsuboshi Colors

Colors terdiri dari sekumpulan tiga perempuan cilik:
  • Sacchan: Gadis konyol yang sangat aktif, saking aktifnya hal-hal bodoh mengikuti sifat ini. Namun dari sifat bodohnya ini ia juga sering mencetuskan ide-ide... bodoh lainnya untuk bersenang-senang.
  • Kotoha: Si problem solver tiap masalah dan kasus yang ada. Meski ia gemar bermain game, namun faktanya dia sangat tidak jago sekali memainkan game. Tentu saja bila dibilang seperti ini ia tidak akan menerimanya dan merasa sakit hati.
  • Yui: Ketua kelompok Colors yang ternyata cengeng ini menjadi penengah antara kebodohan dari Sacchan dan kejeniusan dari Kotoha. Dia juga seringkali memberi petunjuk ke Kotoha agar dapat menyelesaikan sebuah kasus.

Waspada Siap Siaga
Per-chapter berisikan berkisar 15 halaman yang diisi oleh aktivitas Colors berhasil membuatku tertawa terhibur melihat aksi-aksi konyol dan kelucuan mereka. Bila tak ada kasus, mereka akan mencari sebuah kasus untuk dipecahkan. Tentunya cara mereka menyelesaikan kasus (menghabiskan waktu main) sangat menghibur. Ngomong-ngomong bila kalian menyukai komedi sehari-hari yang dikelilingi oleh anak kecil, tepatnya perempuan juga, kalian bisa membaca Strawberry Marshmallow yang ditulis oleh Barasui.

Mitsuboshi Colors


Read more ... → Mitsuboshi★★★Colors

July 5, 2016

Short Hair

Berhubungan banyak Webtoon (di Indonesia) yang sudah tamat, satu per satu karya yang kubaca di sesi Webtoon Challenge mulai menjadi official. Selain membaca webtoon lokal aku juga mulai membaca webtoon western, hal ini pertama kulakukan kira-kira 4 bulan yang lalu. Aku iseng kembali membuka akun resmi Line Webtoon yang tidak pernah (ralat: jarang sekali) update sejak September 2015. Padahal akun resmi Line Webtoon ID gencar sekali memberikan update, baik secara broadcast ke seluruh orang maupun di halamannya.



Kalo di Indonesia dinamakan "Webtoon Challenge" maka diluar sana sesinya diberi nama "Webtoon Discover". Short Hair karya dari Salt Tart kutemukan setelah melihat sekilas di genre slice of life. Untungnya karya satu ini juga rajin update sehingga masih terus kuikuti hingga kini. Aku tidak tahu apakah Webtoon barat bisa masuk ke dalam list favourite atau tidak (soalnya Line-ku kan terdeteksi Indonesia) tetapi bila login melalui PC kita masih bisa dapat like & share ke timeline kita sendiri.

Bread of Happiness
Yuna Kim, mahasiswi berusia 21 tahun ia mencoba melamar sebuah pekerjaan ke toko roti kecil bernama G-Ralph. Dengan pengetahuan nol besar tentang toko roti tersebut, Yuna tetap meng-apply dan bertemu dengan pemilik toko tersebut. Dengan lantangnya Yuna mulai menceritakan tentang dirinya saat interview. Namun ada kejanggalan dengan penyampaian biografi Yuna, bukannya ia menjual dirinya dengan menceritakan pengalaman, keahlian atau sifat-sifat positif yang terdapat dalam dirinya ia malah mengatakan suatu saat nanti ia akan menyelamatkan bumi dari invasi alien. Jihoon, sang pemilik toko, yang mendengar ocehan tak masuk akal tersebut mencoba menolaknya secara halus nan tersirat. Tapi Yuna mengambil kesimpulan yang berbeda dan mengiranya bahwa ia telah diterima. Jihoon yang kebingungan dan bereaksi berlebihan akhirnya memutuskan mengetes Yuna untuk memasak kue. Rasa kuenya pun memuaskan.


Tapi, bagaimana ya, mereka sedang tidak membuka lowongan. Jihoon sekali lagi berusaha menolak tetapi Yuna langsung menutup wajah (calon) bossnya dengan telapak tangannya dan menanyakan kapan ia bisa mulai bekerja dengan semangat. Sebuah cara yang aneh untuk menghentikan ucapan seseorang.

Hari pertama bekerja dimulai, mulai memasak kue lalu menunggu pelanggan datang. Sudah seharian menunggu pelanggan namun belum ada yang datang satu pun. Dengan santainya Jihoon menjelaskan toko mereka memang sudah kollapse. Buruknya lagi, rating toko mereka berdasarkan review di internet sangatlah buruk. Mengetahui keadaan toko tempat bekerjanya, Yuna bertekad keras untuk membangun G-Ralph menjadi lebih baik.

Persuasi
Bila pembaca pernah mendengar guyonan "Adegan ini engga ada di script," maka akan segera familiar dengan banyaknya humor dan komedi yang dilempar disini. Seolah-olah kehidupan mereka yang sedang dijalani bukanlah sebuah kisah webtoon semata bahkan salah satu karakter pendukung di webtoon ini malah ada yang memperdebatkan seharusnya dialah yang menjadi peran utama.

Kalo kau melihat tag violence di post ini, memang sengaja kutambahkan karena semua adegan humor disini tak jauh-jauh dari perlakuan ringan tangan. Seperti Strawberry Marshmallow violence yang ada hanyalah untuk adegan jenaka, tentunya violence disini bisa hadir disebabkan karena kebodohan karakter yang luar biasa.

Semangat
Tak hanya menyajikan komedi, perkembangan cerita Short Hair didasari dari permasalahan yang tertanam pada tiap karakternya. Cerita yang ada di webtoon ini tak hanya kisah keseharian mereka yang datar saja, seiringnya cerita berjalan, semakin mendalam masalah yang dipendam oleh karakter. Ikuti kisah Yuna Kim dan kondisi toko mereka di Line Webtoon.
Read more ... → Short Hair

April 11, 2016

Undying Happiness

Pertama kali melihat komik ini ketika sedang men-scroll newsfeed di Facebook ada seseorang yang men-share-nya dan secara instant langsung membacanya. Kisah percintaan yang unik dan menyegarkan tak henti-hentinya menghibur. Yang menjadi spesial untukku adalah aku jarang membaca tema yang seperti ini.


Undying Happiness by Zelkats

Undying Happiness karya dari Zelkats awalnya hanyalah berupa sebuah one-shot yang kini telah menjadi seri yang terupload di Tapastic. Lalu komik yang kubaca di Tapastic hanyalah Sarah's Scribbles dan ini menjadi komik kedua yang kubaca disana. Sebenarnya aku sering melihat artwork Grey Is… di twitter sih tapi jujur saja aku belum pernah membacanya sama sekali.

Keabadian Kecerobohan
Musim panas yang menyebalkan dimana orangtua Naomi saling bertengkar. Keadaan rumah yang tak nyaman ini memutuskan Naomi untuk bertemu dengan online buddy-nya, Keisuke. Ketika sedang perjalanan rumahnya, Naomi sama sekali tidak mendapatkan balasan pesannya. Sangat tak terduga rumah yang akan ditujunya ternyata sudah terbakar habis, dan seseorang yang akan ditemui telah terkubur dengan kobaran api tersebut. Ups akan tetapi tak perlu bersedih nona, karena Keisuke itu seorang immortal.

Hebatnya Naomi meskipun telah bertemu dengan Keisuke yang kini berbentuk skeleton ia tak kabur dan berkeliling seharian di desa. Yah keputusan Naomi untuk bertemu Keisuke emang sudah bulat. Dan sepertinya menjadi immortal menjadi seseorang tidak tahu rasanya sakit atau pun bagaimana orang normal melihat kekuatannya.

Selalu Bersama
Sejak pertemuan pertama yang tiada biasa tersebut Naomi dan Keisuke akhirnya saling berhubungan dan berkeluarga. Walaupun sudah tumbuh dewasa tapi sifat Keisuke masih tak berubah sama sekali, kecerobohan dan ketidakwaspadaan akan keadaan sekelilingnya membuat dirinya terluka berkali-kali (meskipun ia sama sekali tidak merasa sakit sedikitpun tapi orang disekitarnya melihatnya horor dalam kehidupan nyata).

Ada beberapa adegan yang menjijikan tentang 'kecelakaan' yang dialami Keisuke tapi disaat bersama adegan itu juga tergambar begitu menggelikan. Ekspresi dari tiap tokoh sangat bagus hingga bisa merasakan bagaimana rasanya menjadi Naomi yang selalu tertekan di waktu-waktu genting. Dan sekali lagi, Naomi tetap bisa bertahan dengan hubungan mereka walaupun Naomi menimbun banyak stress.

Kekonyolan Absurd
Seiring dengan waktu yang dilalui mereka saling melengkapi satu sama lain dan mereka semakin dewasa, eh tapi kecerobohan Keisuke tak berubah sih. Sejak pertemuan pertama, kebersamaan saat kuliah dan masa-masa sulitnya. Alur yang maju-mundur terlihat agak acak bisa memusingkan bila tak memerhatikannya secara teliti. Dan mungkin malah sibuk menghitung perjalanan usia mereka, misalnya semenjak pertemuan pertama lalu 13 tahun kemudian mereka sudah berkeluarga, 11 tahun sebelum mereka berkeluarga, 10 tahun semenjak kejadian itu dan 7 tahun sebelum kejadian sebelumnya. Pusing? Iya, kalo pusing abaikan saja alur waktunya.

Tidak perlu (repot) memusingkan alur waktu dalam komik ini, baca saja humor tiap halamannya yang mengisahkan kehidupan mereka unpredictable. Toh aku sangat mengagumi Keisuke yang selalu mengambil hal positif dari semua kejadian yang menimpanya dan Naomi yang sangat peduli dengan pasangannya. Ya emang harus peduli sih, lengah sedikit saja bisa menimbulkan kericuhan atau lebih banyak musibah yang dialami Keisuke. Lucunya, meskipun Keisuke memperingati orang lain agar lebih hati-hati tampaknya Keisuke sulit sekali memperingati dirinya sendiri. Komedi tiada henti yang terdapat komik ini masih memberikan secerah pelajaran kehidupan.

"Focus on the things that make you happy"

Ngomong-ngomong kalian bisa langsung membacanya di Tapastic.
Read more ... → Undying Happiness

February 29, 2016

Kimagure Orange☆Road

Semenjak akhir 2014 aku memulai membaca komik ini karena pernah dirilis di Indonesia oleh Rajawali Grafiti (penerbit ilegal yang terkenal pada tahun 90an hingga 2000 awal). Selain itu Kimagure Orange Road karya ciptaan Izumi Matsumoto sangat populer pada saat itu. Dan setelah kucari tahu ternyata sempat diterbitkan oleh M&C! pada tahun 2000-2003. Sebenarnya aku beberapa kali sempat melihatnya di toko buku loak, namun saat itu aku ragu apakah yang dijual disitu terbitan Rajawali Grafiti dan/atau komplit hingga tamat tidak. KOR juga sudah ada di Mangamon cuma akhirnya aku tetap memutuskan untuk memilikinya secara fisik (sekalian menambah koleksi pribadi) hingga tertipu untuk pertama kalinya beli online karena ketidakjelianku. Dan tepatnya pada minggu lalu aku mendapatkan KOR terbitan M&C! yang sayangnya kondisinya bekas rental. Awalnya ingin aku marathon dalam semalam cuman aku sayang-sayang dan akhirnya aku menyelesaikan membacanya pada Kamis minggu lalu.

From the first time I saw you...
Ada alasan khusus mengapa Kyousuke Kasuga bisa pindah sekolah 7 sekolah, bukan karena ia badung atau pun pekerjaan ayahnya yang mengharuskan tidak menetap disuatu tempat... melainkan karena keluarga Kasuga sebenarnya adalah seorang psychic. Mereka mempunyai berbagai macam kekuatan, teleport, super speed, terbang, menerbangkan sebuah benda dan lain-lain. Dan karena kecerobohan adiknya yang berlari 100 meter dalam waktu 3 detik saat olahraga di sekolah yang terdahulu. Kekuatan yang tidak pada umumnya ini pasti membuat akan masyarakat banyak bertanya-tanya.

Di lingkungan barunya, keluarga Kasuga berusaha untuk hidup layaknya orang normal diluar sana dengan cara tidak menggunakan kekuatan mereka sembarangan. Kyousuke yang sedang berjalan-jalan sembari menghitung anak tangga bertemu dengan gadis super cantik. Gadis tersebut mengoreksi hitungan Kyousuke namun Kyousuke tetap bersikeras dengan hitungannya. Sedikit perdebatan mereka dan perbincangan, menyadari bahwa Kyousuke telah jatuh hati kepadanya.

Keesokannya di sekolah, Kyousuke tanpa sengaja bertemu dengan gadis yang waktu itu berdebat jumlah anak tangga. Ternyata dia dengan temannya sedang merokok diam-diam disekolah. Gadis itu berpura-pura tak pernah bertemu dengan Kyousuke sebelumnya. Kyousuke yang tengah memergoki dia (diam-diam) menggunakan kekuatan supernaturalnya agar rokoknya tidak bisa menyala dan mengatakan "Kalau sejak SMP sudah merokok, kau tak akan melahirkan anak yang sehat!" tapi siapa sangka ternyata ucapan darinya menggerakkan gadis itu untuk berhenti merokok selamanya. Gadis itu tetap marah dan menampar Kyousuke karena ia telah ngomong seenaknya saja.

Madoka Ayukawa, ternyata adalah seorang sukeban dan mempunyai reputasi buruk disekolah atas perilakunya. Kenakalannya ditakuti oleh seluruh sekolah dan bisa dikatan tiada yang berteman dengannya di sekolah. Berbeda sekali imagenya dengan saat Kyousuke pertama kali bertemu dengannya, manis, ceria dan berpenamilan dewasa. Walaupun Madoka sangat angkuh dan judes (di sekolah), Kyousuke tetap percaya bahwa sebenarnya Madoka adalah anak baik. Suatu ketika Hikaru Hiyama, adik kelas sekaligus sahabat Madoka tanpa sengaja melihat Kyousuke yang sedang menggunakan kekuatannya. Saat itu juga Hikaru yang sebelumnya galak ke Kyousuke langsung luluh hatinya.

Kejadian "ajaib" lainnya menimpa Kyousuke yang tanpa disengaja mencium Hikaru. Semenjak kejadian ini Hikaru langsung memanggil Darling kepada Kyousuke dan selalu agresif menyerang. Dan tanpa disadari mereka berdua sudah berpacaran meskipun Kyousuke masih menyimpan perasaan kepada Madoka dan begitu juga sebaliknya, Madoka hanya bisa bersikap kuat dan dewasa melihat sahabatnya sudah berpacaran dengan orang yang disukainya (sebenarnya aku masih heran sebenarnya siapa yang nembak duluan hingga bisa berpacaran, atau kah hubungan pacaran mereka seperti Ran Mouri dan Shinichi Kudo). Dimulailah kisah cinta segitiga yang disebabkan sang pria super plin-plan dan sulit jujur mengungkapkan perasaannya.

Moodmaker Madoka
Pusat dunia dari KOR, yap aku membaca dan (berusaha) menempatkan diriku sebagai Kyousuke merasakan bagaimana reaksi langsung Madoka. Madoka bisa menarik perasaan dan suasana orang sekitarnya, bila ia senyum maka orang sekitarnya akan tersenyum bila ia senang maka orang sekitarnya akan ikut senang. Apalagi kalo ia marah atau pun kesal, pembaca juga merasakan kemarahan atau kekesalan yang sedang dipendamnya. Parahnya lagi, sebagai cowok bisa langsung was-was kalo Madoka sendiri mendadak jengkel (entah mengapa untuk karya satu ini aku menjadi tipe orang yang mudah sekali hanyut terbawa suasana, dan sepertinya seringkali merasa terjebak dalam situasi suami takut istri).

Rushed Ending
Menjelang jilid 10 aku mulai memperlahan kecepatan membacaku karena merasa sayang untuk diselesaikan. Dan tadinya aku mengira 4-5 jilid terakhir akan arc serius yang akan klimaks, serius, sedih, galau atau pun menyayat hati. Namun sayangnya hal itu sama sekali tidak terjadi. Arc serius benar-benar ditulis di pertengahan jilid 17 hingga selesai. Benar saja, ada merasa ketidakpuasan (cukup) besar mengingat finishing masalah love triangle-nya dapat selesai hanya dalam 3-4 chapter saja. Namun menurut kabar yang didapat ending yang terburu-buru disebabkan karena lisensinya yang dicancel. Yap, endingnya tempe banget.

"1 + 1… bukanlah 3 hasilnya"

Yang namanya kebohongan suatu saat akan terungkap, cinta bertepuk sebelah tangan yang menyakitkan dijalani selama itu akhirnya memaksa sang gadis untuk memutuskan bergerak maju. Sang pria tahu akan kebodohannya yang tidak bisa tegas untuk mengukapkan perasaannya, tapi disisi lain ia sebenarnya dihantui ketakutan melukai perasaan seseorang. Tapi ternyata ia telah melakukan kesalahan besar, ia malah melukai keduanya. Hubungan seperti ini tak mungkin dijalani selamanya, percintaan bukanlah sebuah layangan yang hanya terus tarik-ulur, para gadis tersebut bukanlah badut yang bisa dipermainkan. Tahukah kau, dengan kehadiran seseorang, dengan satu ucapan spesial... itu bisa membuat banyak perubahan pada kehidupan seseorang.


Kimagure Orange Road

Ah sebenarnya waktu itu banyak sekali yang ingin kuungkapkan tentang komik ini, cuma aku selalu menahannya karena belum membacanya hingga selesai (dan ya seperti biasa, aku lupa ingin menulis apa saja). Walaupun merasa lumayan puas tapi aku masih menginginkan sedikit encore, sebenarnya mager sih harus ngikutin anime-nya juga yang terdiri dari 48 episode, OVA 8 episode, 2 Special OVA dan 2 Movie. Alasan lainnya kenapa aku lebih memilih membaca bukunya langsung adalah entah mengapa bila aku membaca melalui online (bukan kertas langsung) aku merasa kecepatan membacaku berkurang drastis. Tapi sebenarnya ada rasa penasaran besar untuk menontonnya, juga mencari tahu / membaca novel Shin Kimagure Orange Road yang ditulis Kenji Terada dan fanfic Kimagure Orange Road College yang katanya sangat direkomendasikan. Ngomong-ngomong aku menyukai dimana mereka dapat menggambarkan fashion style di era itu (aku merasa seperti melihat majalah model pakaian atau pun lifestyle).
Read more ... → Kimagure Orange☆Road

February 17, 2015

The Shape of Voice

Sebenarnya sudah sejak lama sekali aku ingin membahas komik satu ini, apalagi dikarenakan aku sangat mengidam-idamkan one shot-nya yang bagiku itu sangat luar biasa. Setelah mendapat serialisasi aku pun rutin mengikutinya update-annya walaupun terkadang, ralat seringkali merasa jenuh dikarenakan cerita serialisasinya agak kurang sreg (yang nantinya akan kutulis dibawah ini).


The Shape of Voice (聲の形; Koe no Katachi) ditulis oleh Yoshitoki Oima yang dipublikasikan oleh Shuukan Shounen Magazine. Akhirnya menjelang chapter terakhir tanpa kusadari komik ini telah dilokalkan oleh M&C! pada tanggal 16 Desember 2014. Aku ingat sekali pertama kali aku mengetahui one shot ini, banyak sekali teman-temanku yang merekomen untuk segera membacanya. Dan tentunya ketika aku buka facebook saat itu juga newsfeed-ku juga sedang ramai dengan karya satu ini. Sayangnya begitu mendapatkan serialisasi aku sudah bisa menduganya, takkan seheboh one shot-nya, tidak sesuai dengan ekspektasi (beberapa) pembaca dan/atau tak seperti apa yang diharapkan, meskipun aku terus berharap akan ada sesuatu yang menggencangkan saat membacanya (akhirnya ternyata apa yang kuharapkan tidak datang juga hingga di chapter terakhirnya).

Masterpiece
Bermula dari one shot yang dipublikasikan pada 8 Januari 2011 di Bessatsu Shounen Magazine yang tak lama kemudian memenangkan penghargaan 80th Weekly Shounen Magazine Newbie Best Mangaka Award dan juga dipublikasikan ulang padah edisi ke-12 Weekly Shounen Magazine tahun 2013. Dengan berjumlah 61 halaman para pembaca terbawa perasaannya dengan kisah yang dibawakan oleh Yoshitoki-sensei. Yang pasti aku cuma bisa mengatakan, silahkan dibaca one shot-nya.

Sign Language 
Mengisahkan Shouya Ishida, anak kecil yang akan melakukan hal apa saja untuk menghilangkan kebosanannya. Sebenarnya aksi konyol Shouya seringkali membahayakan dirinya, bahkan kedua temannya juga mereasa tidak aman. Bahkan Shouya pun pernah kualat karena kelakuannya, tapi itu tidak menghentikan dirinya melakukan hal-hal yang menurutnya menyenangkan.

Pada suatu ketika disekolah dia kedatangan seorang murid baru, Shoko Nishiyama, gadis tuli yang baru saja pindah karena kena bully disekolah sebelumnya. Shouya pun instan mendapatkan "mainan" baru walaupun ia tak tahu bahwa aksinya ke Nishiyama ini berdampak selama hidupnya.

Berseri
Seperti yang kutulis di awal, begitu menjadi cerita berseri aku sudah bisa menebak berarti harus menambahkan suatu masalah untuk mengembangkan cerita yang ada. Padahal cerita yang ada dalam one shot itu sudah sangat pas sekali, dan berakhir dengan indah.

Sinetron
Sayangnya konflik yang dimunculkan lansung bertubi-tubi, yah beberapa konflik kecil langsung diselesaikan dengan saat itu juga. Misalnya pada masalah awal, pertengkaran Shouya dengan ibunya. Selebihnya lagi cerita yang mendatang hanya menimbulkan permasalahan baru. Konflik pertama belum selesai berlanjut dapat konflik kedua, ketiga, keempat dan seterusnya. Belum lagi masalah yang muncul terasa sangat dipaksakan. Padahal konflik pertama saja belum selesai tapi malah muncul konflik baru dan akhirnya menumpuk. Aku yang membacanya tiap minggu saat itu hanya menunggu kapan konflik ini akan selesai. Tapi kalo pun ada satu konflik selesai tak lama kemudian konflik baru segera muncul. Hal inilah yang membuat pembaca jenuh membacanya.



Cerita yang mengambil tema yang menarik, Tuli dan Bully. Karena kepopularitasannya karya ini juga diangkat menjadi movie anime. Firasat ini juga sudah kudapatkan ketika karya ini mendapatkan serialisasi, tapi begitu melihat serialisasinya aku tidak mengharapkan ada anime-nya karena takut ceritanya akan buruk juga seperti di manga-nya. Untungnya menjelang akhir cerita semua konflik yang ada berhasil dipecahkan, meskipun terlihat janggal karena dalam satu adegan itu langsung menyelesaikan lebih dari 1 konflik. Belum lagi penyelesaiannya terlihat agak begitu cepat, tiba-tiba konflik ini selesai kemudian konflik yang satu lagi ikut selesai juga.

Untuk menyelesaikan konfliknya kurasa sudah cukup bagus, tapi waktu dalam penyelesaiannya tak sesuai dengan konflik itu muncul dan lamanya konflik yang terjadi. Beberapa konflik memang muncul secara berhubungan tapi sebagian tidak (misalnya tokoh ini berulah, memiliki cara pemikiran dan tindakan lain dan membuat konflik baru). Sehingga penyelesaian salah satu konflik ada yang terasa kosong dan aneh. Bersyukur ceritanya ini tidak terlalu panjang sehingga tak perlu lagi mengulur permasalahan yang ada. Tapi sayangnya endingnya tidak terlalu memuaskan, sedikit bocoran saja, padahal aku mengharapkan, seengganya, Shouya pada akhirnya memeluk erat Nishiyama dan meminta maaf (mungkin bila Shouya menangis tulus aku akan lebih senang lagi melihatnya). Yoshitoki-sensei mempunyai cara lain untuk membuat ending, walaupun kurasa banyak pembaca yang menginginkan ending yang lebih dramatis dan menyentuh hati (ini bukan berarti endingnya tidak menyentuh hati, hanya saja terasa sangat kurang lho).
Read more ... → The Shape of Voice

July 22, 2014

Carefree High School Girl

Kebetulan menemukan komik di daftar manga yang baru diupdate, dan kucoba membacanya. Tak ada rekomendasi dari siapa pun, dan sipnosisnya juga tak ada yang jelas. Sejenak kupikir yah, paling yang seputaran komedi seperti biasa seperti Yotsuba&! atau sejenisnya.

Diam Tanpa Kata
Jujur saja, aku juga bingung sebenarnya ingin menulis apa untuk ini. Antara aku yang memang tidak pandai menulis atau untuk satu ini benar-benar sulit untuk dijelaskan.

Menceritakan aktivitas keseharian dari seorang gadis SMA yang lugu dan polos. Ia melakukan apa saja yang ia ingin kerjakan untuk hari ini, entah untuk iseng atau ingin bersenang-senang. Tapi diluar dari itu, kelakuan yang ia perbuat terkadang menyebabkan kesalahpahaman tersendiri kepada orang-orang. Apalagi tampangnya yang cukup sangar bila ia sedang diam melamum. Tingkah lakunya begitu menarik perhatian.

Lihat, lihat!
Hampir sebagian besar segala adegan disini tanpa ada percakapan sama sekali. Hanya dilihat gerak-gerik dair para tokoh pelaku. Wajahnya yang begitu anggun dan menawan tapi kelakuannya selon dan woles. Komedinya lumayan menghibur, menarik saja melihat tokoh yang berperilakuan santai begini. Ada beberapa chapter ia terlihat benar-benar seperti preman berandalan tapi nyatanya ia hanya melakukan untuk bersenang-senang tanpa menganggu orang lain.



Sepertinya Carefree High School Girl (女子かう生; Jyoshikausei) bermula dari sebuah webcomic yang dituliskan oleh Wakai Ken pada situsnya yang bisa dibaca langsung disana. Barulah dijilid seharga ¥100 atau $14.35 dijual via blog pribadinya atau amazon. Yang kuirikan dari komik satu ini adalah saat kutelurusi di google dan twitter-nya, komiknya dia bisa minta autograph, gambar dan/atau pesan-pesan, sayangnya aku tidak tahu itu di acara apa.

Untuk satu ini sebuah pengecualian aku membaca raw, toh paling teks yang ada hanya sekedar SFX saja.
Read more ... → Carefree High School Girl

June 23, 2014

●REC (Mizu Asato)

Hal yang pertama yang mesti dikatakan adalah: jangan tertipu dengan cover-nya dan ●REC yang ini berbeda dengan karya Hanamizawa Q-taro. Ya aku tahu meskipun ini tampak seperti doujinshi H dengan berbagai tag yang tak perlu aku sebutkan disebutkan disini, tapi sesungguhnya ini merupakan patut untuk dibaca.



Mizu Asato dikenal juga dengan artis doujin dengan karya-karyanya yang berupa Mahou Shoujo Madoka Magica, Free! dan Chuunibyou Demo Koi ga Shitai! dan karyanya yang berjudul Denkigai no Honya-san yang telah rilis semenjak tahun 2011 masih ongoing hingga kini dan sudah mencapai 6 jilid. Dia juga salah satu member dari circle Milmake Orange.

Penentuan
Pria Paruh Baya bersama gadis kecil di ranjang, pula tangan pria itu berada di pundak gadis tersebut dan membisikan sesuatu. Sang gadis pun menurutinya tanpa bisa menahan tangisannya. Sebenarnya apakah yang sedang terjadi? Hal apa yang ditakuti oleh gadis tersebut?
Read more ... → ●REC (Mizu Asato)

June 20, 2014

InReality

Jadi lagi iseng browsing sana-sini dan menemukan sebuah web (atau forum?) yang menyediakan game ini. Langsung tertarik karena buatan lokal dari VNProject dan sudah ada voice-nya, meskipun masih beta.



Sebuah visual novel singkat yang berjudul InReality kurang lebih memiliki durasi sekitar 1-2 jam lama permainannya dan untuk voice-nya masih ada kerusakan di dalamnya. Save game tetap disediakan meskipun game-nya singkat dan terdapat 3 ending dengan 1 epilog didalamnya.

Cinta, Harapan & Delusi Lainnya
Menceritakan seorang remaja bernama Randi yang tengah ini sedang hidup sendiri, nge-kost. Apa tak mengapa membiarkan seorang remaja hidup sendiri, yang jadi masalah dia adalah seorang otaku tulen. Untungnya ia memiliki teman satu-satunya, Erina, dan orangtua Randi menitipkan amanat kepadanya untuk menjaga Randi.

Merasa hidupnya benar-benar sampah, Randi berangan-angan suatu saat tibalah seseorang yang mau menerima dirinya apa adanya serta memahami dia sepenuhnya. Ketika keheningan ini muncul sesosok gadis imut Luina yang menghampiri dirinya.

Serangga
Walaupun sudah di-support dengan voice tapi masih dalam versi beta dan untuk english-nya masih dalam tahap pembuatan. Voice diawal-awal kualitasnya tidak terlalu baik dan terdengar kresek-kresek. Ketika mendapatkan CG pertama kali voice meningkat dan membaik. Tapi saat menjelang percakapan klimaks ada voice yang rusak sehingga ketika Erina sedang berbicara langsung terpotong begitu saja.

Trivia di dalam game ini bisa kamu lihat dengan jelas berupa poster, mainan pajangan dan game yang dibeli Randi. Berhubungan game ini free kalian bisa mendapatkannya disini atau site resminya.
Read more ... → InReality
 

Autumn 2015 Anime Chart

【Autumn 2015 Anime Chart】
For other info, click here.
For its hashtags, click here.

Featured Video


Random Posts