Showing posts with label komik. Show all posts
Showing posts with label komik. Show all posts

June 2, 2020

Kekkon Surutte, Hontou desu ka?: 365 Days to the Wedding

Bagi beberapa orang pernikahan adalah sesuatu yang sangat sakral, mengikat dua jiwa manusia untuk saling bersama dalam satu ikatan dan tujuan. Terlebih lagi, beberapa pendapat tak hanya mengatakan dua pribadi manusia, melainkan menyatukan dua keluarga, yang artinya pasangan tersebut harus siap menerima dan memahami keluarga pasangan. Bahkan dari pernikahan itu akan menggabungkan suku, budaya atau pun agama yang berbeda.


Kekkon Surutte, Hontou desu ka?: 365 Days to the Wedding ‒ Are You Really Getting Married?

Wakaki Tamiki (yang terkenal dengan The World God Only Knows dan K・O・I - King of Idol) dalam karya terbaru yang berjudul Kekkon Surutte, Hontou desu ka?: 365 Days to the Wedding (結婚するって、本当ですか 365 Days To The Wedding; Are You Really Getting Married?: 365 Days to the Wedding) menceritakan dua young adult yang akan menikah bukan karena saling mencintai, melainkan mereka punya tujuan yang sama untuk menghindari satu masalah tertentu.

Apa Artinya Menikah?
JTC Tourist sebuah kantor travel agency akan membuka jalur perjalanan baru ke Rusia agar dapat bersaing dengan travel agency kompetitor. Dan JTC Tourist tentunya akan membuka kantor cabang di Siberia Rusia. Di kantor cabang baru ini akan mengirimkan manajer dan salah satu pegawai dikantornya. Tentunya banyak yang terkejut akan hal ini, selain perbedaan suhu juga yang jaraknya sangat jauh. Dan pegawai yang akan dipindahkan ke kantor barunya adalah pegawai yang belum menikah, untuk sebagian orang bisa tenang dalam hal ini, dan untuk pemuda-pemudi yang belum menikah was-was akan planning ini. Meskipun hobinya traveling, tapi secara mendadak langsung pindah jauh menetap tentunya sangat beda dong rasanya, apalagi kalau tak punya persiapan yang matang maka dan dipastikan akan harus stay disana sekitar 3 tahun.

Terutama Oohara Takuya, seorang antisosial yang tak pandai berkomunikasi seperti dirinya merasa tak sanggup untuk tinggal disana. Alasan lainnya ia tak bisa meninggalkan Tama, seekor kucing peliharaan yang telah menjadi bagian keluarga dirinya.

Usai dari meeting, para pegawai saling berdiskusi akan hal ini. Mengingat syarat utamanya adalah pegawai yang belum menikah, salah satu dari mereka celetuk dengan entengnya,"Kalau begitu menikahlah! 'Kan yang bakal kesana yang masih single!"

Oohara yang mendengar perbincangan mereka sempat berpikir sesaat. Tapi kondisinya saat ini juga ia tak memiliki teman perempuan juga. Jalan terakhir mau tak mau, dengan berat hati, harus resign dari sana. Padahal biaya merawat dan berobat berkala untuk Tama juga memakan biaya tidak murah.

Saat hari libur, ia membawa Tama ke vet dan secara kebetulan berpas-pasan dengan Honjouji Rika, teman satu tim di bagian Planning Development. Mereka berdua kurang begitu akrab dan Oohara pun seringkali merasa terintimidasi oleh tatapan (galak)nya. Walau begitu, Oohara tetap menyapa dan mengutarakan kepadanya bahwa ia akan resign. 

Setelah mendengar hal tersebut Honjouji mengatakan,"Apakah kamu ingin menikahiku? Sehingga kita bisa tetap tinggal sebagai penyendiri". Tidak, tidak, tidak-tidak, ini tidak becanda. Dia juga mengatakannya dengan nada dan tatapan serius. Tentu saja Oohara pun bingung dan terkejut, namun Honjouji yang mengucapkan juga terkejut,"Kok bisa aku mengucapkan hal ini" pikirnya. "Ah tidak, maksudku, berpura-pura saja" sambungnya. Honjouji sama seperti Oohara, ia tak punya alasan kuat untuk tidak dipindahkan ke Siberia Rusia.

Kekkon Surutte, Hontou desu ka?: 365 Days to the Wedding ‒ Are You Really Getting Married?

Setelah selesai mendengar rencana Honjouji, mereka berdua pun sepakat untuk "menikah" dan bersiap-siap untuk meng-announce ke kantor mereka. Hasilnya? Diluar sangkaan mereka bedua, seisi kantor hype ceria riang gembira mendengar kabar tersebut. Sayangnya untuk dua orang tersebut, yang tidak bisa kuat lama-lama dalam kerumunan banyak orang malah jatuh pingsan. Tidak ada putar balik, tetap pada rencana awal, mereka akan "menikah".

Pesta Kejutan
Ketika mendengar kabar ada yang menikah, kuyakin, dimanapun pasti akan hype kalau mendapat kabar tersebut. Nah lucunya, kedua pasangan ini sama sekali tak menduga akan terjadi hal ini. Entah karena keduanya lack percintaan atau tidak pandai bersosial. Tentunya meskipun mereka berpura-pura mereka tetap harus keep in touch agar rencana mereka berjalan dengan mulus. Lagi-lagi, meski hanya bohongan, tapi mereka tetap harus untuk liburan bersama, membangun cerita yang sama.

Kekkon Surutte, Hontou desu ka?: 365 Days to the Wedding ‒ Are You Really Getting Married?

Mungkin ini tipe seinen dengan model slow romance ya? Aku sebagai pembaca menikmati kisah pasangan yang akan hidup bersama secara mendadak. Terdengar lucu dan konyol saat membaca alasan mereka berdua, tapi bukan hal tidak mungkin untuk juga dilakukan, apalagi kondisi mereka keduanya seperti itu. Lucunya lagi, meski "berpura-pura", mereka tetap harus melamar dan mengenakan cincin tunangan. Daaaaan... saat mengenakan cincin jari manis tangan kiri, wow sulit didefinisikan, meski janggal tapi seperti ada rasa untuk bertanggungjawab.

Ngomong-ngomong menikah dadakan, aku juga merekomendasikan kalian untuk baca Tonikaku Cawaii - Fly Me to The Moon karya Kenjiro Hata (Hayate the Combat Butler) meski memiliki vibe yang berbeda tapi memiliki kesamaan yang bisa dinimakti: mengenal pasangan setelah menikah.
Read more ... → Kekkon Surutte, Hontou desu ka?: 365 Days to the Wedding

May 31, 2019

Hime-sama, "Goumon" no Jikan desu

Sudah lama rasanya aku tidak berseluncur kesana-kemari dan menemukan komik yang klop banget dengan seleraku. Benar-benar baru kemarin, saat aku sedang iseng mengecek list komik baru yang sudah di-translate dan aku menemukan Hime-sama, "Goumon" no Jikan desu (姫様“拷問”の時間です; It's Time for "Interrogation", Princess!) yang ditulis oleh Haruhara Robinson dan digambarkan oleh Hirakei.


Hime-sama, "Goumon" no Jikan desu

Siksa Nikmat Duniawi
Perang besar antara ras manusia dan iblis yang telah berlangsung lama belum kunjung usai, tak ada tanda-tanda perdamaian segera muncul dari kedua belah pihak, apalagi putri kerajaan manusia telah ditangkap. Sang Putri adalah kunci penting bagi ras manusia, selain bergelar putri ia juga menjabat kapten pasukan perang, orang lapangan yang maju didepan melindungi ras manusia, yang telah memenangkan berbagai perperangan. Jabatan dan gelar yang dimilikinya tidak main-main.

Dan kini ras iblis akan menggunakan berbagai cara untuk mendapatkan berbagai informasi rahasia dan penting, apapun caranya, bagaimanapun caranya. Di sel yang sempit dan gelap, suasana yang makin menegangkan, ras iblis akan menginterogasi dengan sebuah... toast. Ya, toast sebuah roti lembut yang wanginya sangat menggiurkan. Mungkin kau akan mengira menginterogasinya dengan sebuah siksaan. Tidak, kau tidak salah lihat! Ras iblis sangatlah lihai. Dengarkan ini, sekarang sang putri dalam keadaan sangat lapar dan kelelahan. Sebuah toast yang disajikan fresh baru keluar dari panggangan, siapa sih yang bisa menolak godaan ini!?

Hari ini Sang Putri sudah tak lagi kelaparan, dan dengar-dengar mereka akan menggunakan metode yang unik. Yaitu, mereka akan memainkan party game, Super Smash Bros. Brawl, tanpa mengajak sang putri. Sungguh konyol, sang putri adalah ksatria sejati, tak mungkin akan jatuh dengan godaan seperti ini. Tunggu-tunggu-tunggu! Sang Putri menghabiskan masa kecil dengan latihan keras dan tak mempunyai teman sama sekali. Ajakan bermain bersama adalah godaan yang sangat berat kau tahu!?

Sayangnya, meskipun informasi-informasi yang didapat merupakan confidential top secret tapi nampaknya kurang begitu penting. Jadi tak ada harapan sang putri akan dilepas dalam waktu dekat, dan sang putri akan di-"interogasi" dengan cara lainnya.

Jangan terlalu serius membaca komik ini, komik ini akan menghibur pembaca dengan berbagai "siksaan" segar. Kalo kau menyukai komik ini, mungkin kau bisa juga mencoba baca Aharen-san wa Hakarenai dan Maou-jou de Oyasumi.
Read more ... → Hime-sama, "Goumon" no Jikan desu

August 29, 2018

Neeko wa Tsurai yo

Selain Getsuyoubi no Tawawa menghebohkan twitter, Neeko wa Tsurai yo (ニー子はつらいよ; It's Tough Being Neeko) juga sempat mengisi keramaian di Twitter-ku. Karya dari Aldehyde ini mengisahkan perempuan cantik yang tengah mengalami kemerdekaan semu, dikarenakan meski sudah lulus dari perguruan tinggi hingga detik ini ia masih belum mendapatkan pekerjaan.


Neeko wa Tsurai yo

Meski komik ini tergolong comedy tapi aku tidak memberikan tag comedy, karena segala unsur comedy yang ada disini lebih mengarah ke dark jokes. Jadi kupikir comedy seperti ini tidak akan masuk untuk beberapa orang.

Enggan dan Tak Mau
Niito Nemuko, perempuan berusia 23 tahun yang lebih akrab disapa dengan Neeko semenjak lulus dari Perguruan Tinggi hingga saat ini ia sama sekali belum mendapatkan pekerjaan. Neeko sendiri sedang diambang mimpi buruk masa lalunya, gagal telak saat interview. Terlebih lagi ia mengalami krisis kepercayaan diri, hanya dengan mensimulasikan dirinya berada dalam interview membuat Neeko sakit perut.

Mengalami banyak kegagalan membuat dirinya sangat putus asa, ia tahu ia mesti berkerja tapi disisi lain ia juga tak ingin bekerja. Melihat orang-orang diluar berangkat menuju sekolah atau bekerja terlihat sangat menyilaukan. Ibunya yang khawatir dengan Neeko kerap sekali mem-push Neeko untuk bekerja, dan terkadang caranya cukup menyakitkan. Adiknya, Imoko, yang super ceria dan banyak energi juga baru saja mendapatkan pekerjaan paruh waktu, dan tempat paruh waktu Imoko bekerja adalah tempat dimana lamaran Neeko ditolak. Situasi yang keruh ini malah Neeko menjadi semakin lari dari kenyataan.

Quarter-Life Crisis
Keadaan yang dialami Neeko sangatlah sulit, banyak pikiran dan kecemasan yang menumpuk dipikirannya. Dengan segala beban pikiran yang dipikulnya menjadi dirinya selalu berpikiran buruk. Dan keadaan ini sangatlah nyata, gelisah, depresi, putus asa bercampur aduk menjadi satu. Hingga pasrah dan tanpa disadari sudah menjadi shut-in NEET selama satu tahun. Bukannya tidak berusaha, sudah mencoba berusaha sekuat mungkin tapi hasilnya nihil, gagal telak.

Meski Neeko adalah perempuan yang sangat cantik, mungkin bila ada sedikit kepercayaan diri didalamnya, mungkin keadaan akan berubah sedikit. Tapi sekali lagi, sayangnya kegagalan-kegagalan di masa lalu memenjarakan Neeko untuk bergerak bebas.
Read more ... → Neeko wa Tsurai yo

April 15, 2018

Kirei ni Shitemoraemasu ka.

Aku bukanlah ahli bersih-bersih, aku juga bukan orang yang sangat bersih. Daridulu peralatan, barang-barang dan tempat bersemayamku agak tidak rapi dan rada kotor. Namun ketika SMP saat pelajaran Tata Busana terutama saat membahas cara mencuci pakaian, aku mendengar, memperhatikan dan mencatatnya dengan tekun dan teliti. Entah mengapa hal tersebut sangat menarik bagiku. Pasalnya segala jenis noda (kotoran) yang menempel pada kain itu dapat dibersihkan! Hanya saja cara dan perilakunya beda-beda, tergantung pada jenis nodanya.


Kirei ni Shitemoraemasu ka.

Kirei ni Shitemoraemasu ka. (綺麗にしてもらえますか。; Will You Clean This For Me?) yang ditulis oleh Hattori Mitsuru sejak pertengahan 2017 lalu menceritakan cara-cara membersihkan busana, tak hanya tekstil saja tapi segala macam penutup tubuh misalnya seperti sepatu. Ralat, lebih tepatnya lagi adalah kehidupan menjalankan usaha laundry. Karya-karya Mitsuru yang telah diangkat menjadi kartun adalah Sankarea dan Umisho.

Serahkan Saja Pada Kinme
Wakana Kinme perempuan cantik yang seksi, penuh semangat dan energetik ini mempunyai kesukaan yang aneh. Ia sangat menyukai membersihkan kain, kecintaan ini jugalah yang membuat dia menjalankan bisnis laundry-nya. Sebagai seorang clean freak dia gatal sekali, tak tahan, apabila melihat noda membandel di pakaian. Seringkali rasa cintanya ini membuat ia lupa diri, ia tak segan-segan akan menjelaskan panjang lebar kepada lawan bicara 1001 cara membersihkan noda yang menempel di kotoran, walau hal itu sebenarnya rahasia perusahaan tapi Kinme tak pelit ilmu untuk berbagi, tetapi yang lebih penting daripada hal itu Kinme lupa bahwa seseorang yang sedang (diajak) berbicara dengannya belum tentu mempunyai ketertarikan terhadap mencuci. Agak sayang sih Kinme sudah memberitahu tips 'n' trik cuma orang yang mendengarkannya tidak mengerti sama sekali, belum lagi Kinme merasa malu sekali.

Kirei ni shite moraemasu ka

Dalam menjalankan usahanya, Kinme menyediakan jasa layanan antar-jemput sehingga (calon) customer bisa langsung menghubungi Kinme melalui telpon. Tak perlu ragu lagi untuk menggunakan jasa Kinme, karena sebelum mencuci ia akan melihat dulu bahan pakaian dan memperhatikan dengan seksama label petunjuk perawatan laundry symbol. Ditempat kerjanya juga sudah tersedia berbagai alat tempur untuk segala kondisi. Dengan segudang pengetahuan laundry di kepalanya, untuk permasalahan cuci mencuci pakaian Serahkan saja pada Kinme! Phrase favorit Kinme tersebut selalu terlontarkan untuk menyakinkan customer. Karena customer tak perlu ragu atau pun khawatir, Kinme adalah orang tepat, ia adalah ahlinya.

Yang aku senang darinya adalah sesibuk apa pun, ia tahu cara dan bisa menikmati hari-hari untuk menghilangkan rasa lelah setelah bekerja keras selama seharian penuh. Malamnya ia akan bersantai menikmati waktu-waktu diluar pekerjaan, keesokan paginya ia akan kembali ceria, bersemangat dan bekerja keras kembali. Menjalankan pekerjaan dengan profesional.
Read more ... → Kirei ni Shitemoraemasu ka.

April 8, 2018

Ane no Onaka wo Fukuramaseru no wa Boku

Agak-agak sulit sebenarnya untuk menncari cerita sehari-hari yang hangat. Bila ingin mencari mudahnya sih cukup ambil saja karya-karya Kozue Amano-sensei, tapi bila ingin mencari lagi agak sulit karena tak ada tag khusus untuk cerita hangat atau heartwarming.

Dengan sangat kebetulan, seperti biasa di sesi "If you read this manga, you might like this" ketika aku selesai membaca, ketika aku menemukan Ane no Onaka wo Fukuramaseru no wa Boku (姉のおなかをふくらませるのは僕; It is me to fill the stomach of my sister) yang ceritanya dituliskan Sakai Onta dan diilustrasikan oleh Onda Chiro (salah satu karya terkenalnya Koisuru Naked Girl, bila kamu rajin membaca hentai mungkin kamu tahu judul satu ini).


Ane no Onaka wo Fukuramaseru no wa Boku

Sebelumnya aku minta maaf untuk intro diatas karena telah menyebutkan Amano-sensei. Komik ini tak bisa dibandingkan dengan Aqua dan Aria miliknya, karena komik ini memiliki kelas dan ranah yang berbeda tapi aku bisa menyakinkan bahwa komik ini memiliki cerita hangat.

Appetizers
Kyoko dan Shinobu adalah pasangan saudara tiri yang hidup berduaan saja. Setelah kedua orangtuanya wafat, Kyoko bersikeras mengatakan ke sanak keluarga untuk memutuskan hidup tinggal bersama Shinobu saja, tanpa diasuh oleh kerabat.

Meski sifat Kyoko yang sedikit aneh dan kekanak-kanakan, tapi sebagai seorang kakak dia tidak lack dari sifat kekakakan yang peduli, penyayang dan melindungi adiknya. Saking sayangnya dengan Shinobu Kyoko terkadang tak tahan untuk mengerjai dan menggodainya. Shinobu yang dikerjai kakaknya tidak berdaya, tak bisa berbuat banyak.

Namun meski Shinobu masih anak-anak ia mempunyai sifat orang dewasa. Ia seorang yang bertanggungjawab dan selalu mengkhawatirkan kakaknya yang sifatnya santai dan tampak kurang waspada.

Untuk kepentingan rumah tangga, Shinobu berperilakuan layaknya ibu rumah tangga sekaligus kepala keluarga. Ia tegas untuk melarang Kyoko ketika di supermarket dan urusan makan sehari-hari Shinobu layaknya kepala chef. Tidak perlu khawatir dengan makan apa hari ini, serahkan saja kepada Shinobu dan Kyoko akan men-back up Shinobu seperti seorang asisten chef.

Simak keseharian Kyoko dan Shinobu yang mesra dan hangat, dan jangan lupa untuk bersiap perut kalian menahan lapar. Membaca komik ini bisa saja meningkatkan nafsu makan kalian juga membuat kita ingin bereksperimen membuat makanan.

Rekomendasi dariku untuk komik ini adalah Shinmai Shimai no Futari Gohan karya milik Hiiragi Yutaka, komik ini memiliki tema yang sama: pasangan saudari tiri dan tentang memasak.
Read more ... → Ane no Onaka wo Fukuramaseru no wa Boku

February 28, 2018

Po's little planet

Kira-kira tahun lalu sejak aku sudah berganti telepon dan meng-update Line Webtoon ke versi 1.9.4 dimana user bisa bebas mengganti region hanya dengan mengubah konten bahasa di Settings. Awalnya aku hanya ingin kembali membaca Sarah's Scribbles dan The DaneMen lalu melihat apakah Short Hair sudah update apa belum.


Po's little planet

Sungguh kebetulan mengecek komik di bagian Discover karena berhasil menemukan harta karun, yaitu Po's little planet karya dari dari _Miin. Sedikit bingung harus memulai dari mana, tapi aku bisa memastikan dan (mungkin) memaksa kalian untuk turut membaca satu ini karena ceritanya yang enjoy, heartwarming dan jenaka.

Po's little planet

Polos Cerdik
Selamat datang di dunia Po yang penuh dengan kepolosan dan keluguan. Setiap saat selalu ada kejadian unik yang menghibur para pembaca. Selain polos, sifat Po ini sangat luar biasa menarik. Sebagai anak kecil dia cukup cerdik untuk bisa mengusili tetangga yang sekaligus juga teman karibnnya, Ben dan menjaga dirinya dari orang asing. Dunia Po juga dihuni oleh penduduk yang tak kalah menariknya, Jean selaku kakaknya kerap sekali mengganggu adiknya. Walaupun di beberapa kejadian malah terjadi sebaliknya, Po sukses mengerjai kakaknya dengan tingkah lakunya. Max sebagai kakaknya Ben juga mempunyai cara tersendiri mengurus adiknya. Yang pasti para kakak tersebut menyayangi adiknya.

Po's little planet Po's little planet

Kenakalan Anak Kecil
Po's little planet

Kisah keseharian Po yang lucu dan menggemaskan ini dihangatkan oleh kehadiran Ben yang siap menjadi ksatria putih mendampingi segala tingkah laku Po. Sifatnya yang lembut mampu mengimbangi dengan kehiperaktifan Po yang tiada tara. Ben yang sangat menyayangi Po akan selalu disampingnya dan melakukan apa saja agar dia bisa terus bersama dengannya.

Po's little planetPo's little planet

Ikuti kisah Po dan Ben di Line Webtoon segera!
Read more ... → Po's little planet

December 14, 2017

Ookami Shounen wa Kyou mo Uso o Kasaneru

Saat awal membaca Ookami Shounen wa Kyou mo Uso o Kasaneru karya namo aku sudah suudzon sekali dengan "Ah tipikal romance shounen yang bakalan mudah ketebak, pasti akan langsung ke rute main heroine dan ending-nya pasti akan sama dia juga, meskipun nanti ada sedikit masalah pasti bisa diselesaikan dengan cepat."

But hey, nyatanya buruk sangkaku terpatahkan ketika sudah memasuki jilid 2. Jalan ceritanya tidak seperti apa yang aku bayangkan, syukurlah!


Ookami Shounen wa Kyou mo Uso o Kasaneru

Cerita disini seperti apa yang dipikirkan oleh salah satu gadis tersebut, perkembangan ceritanya bagus tapi ada sebuah lika-liku yang tak terduga. Aku menyukai berbagai konflik yang berdatangan tersusun rapi dan cerita saat mencapai klimaks membuka jalan baru menuju cerita yang sama sekali tak aku duga.

Dunia Baru
Aoi Tokujira, gadis primadona satu angkatan ini sudah tenar sejak debut masa sekolahnya. Penampilannya yang elegan dan anggun membuat banyak lelaki mabuk kepayang dengannya. Tapi semua pernyataan cinta yang datang selalu ditolak dengan cepat dan tegas. Karena hal inilah murid perempuan lainnya mulai iri dan membencinya. Tokujira menenangkan dirinya dengan menyendiri membaca buku di perpustakaan. Tapi ini tidak menghentikan rumor jelek yang hinggap di dia.

Keitarou Itsuki selaku anggota komite perpustakaan cukup tahu apa yang dialami Tokujira. Itsuki juga adalah sebagian dari laki-laki yang ditolak secara tragis oleh Tokujira. Itsuki memiliki penampilan mata picik membuat dirinya ditakuti oleh orang-orang, ditambahlagi dengan Perasaan patah hati yang menyelimuti pikirannya membuat penampilannya makin ditakuti.

Walau sudah ditolak, bukan perarti perasaannya langsung hilang begitu saja. Saat bertugas di perpustakaan ia melihat Tokujira yang sedang tertidur. Meski tak ingin menggangunya Itsuki tak bisa diam melihat Tokujira yang tidur tidak tenang karena ada daun yang jatuh di hidungnya. Saat Itsuki hendak mengambil daun yang menggangu tidurnya, ia malah terbangun dan mengira Itsuki sedang mencuri kesempatan. Mencoba meminta maaf untuk meluruskan kesalahpahaman yang ditimbulkan, ia malah mendapat balasan yang sangat melukai hatinya.

"Maaf, tapi kamu siapa ya…?"


Bagaimana mungkin Itsuki bisa menerima jawaban ini, mereka berdua menduduki kelas yang sama lalu pagi ini ia menembaknya. Tapi Tokujira malah melihatnya dengan tatapan yang mengerikan. Itsuki yang kehilangan kesabarannya mulai sadar bahwa kelakuan dan matanya membuat Tokujira ketakutan akan penampilannya yang buruk dan menyeramkan.

"Bagaimana rasa patah hati?"

Tanya kakaknya Itsuki setelah mendengarkan curhatan adiknya.

"Sangat pahit... seandainya aku tidak mempunyai mata seperti ini, pasti yang terjadi akan berbeda."
"Bila bisa, apa kamu ingin mau berubah?"
"Tentu, kalau aku bisa merubahnya aku takkan menderita seperti ini."

Setelah mendengar semua keluh kesah adiknya, ia mempunyai ide untuk mempermak penampilan Itsuki. Ketika Itsuki tersadar, dia melihat sosok yang berbeda. Berkat kemampuan make-up kakaknya dan pakaian perempuan, dia berubah total menjadi gadis yang cantik dan manis. Percuma untuk protes, karena kakaknya sudah mengabulkan harapannya untuk dapat merubah penampilannya. Selain itu kakaknya juga malah mengusir dan menyuruhnya langsung pulang.

Ketidaktenangan langsung menancap Itsuki, semua orang melihat dirinya dalam wujud gadis. Dia khawatir kalau semua orang sadar mengapa Itsuki mengenakan pakaian perempuan. Tetapi aktualnya sangat berbeda, orang-orang terpukau akan kecantikan Itsuki.

Dan Itsuki berpapasan dengan Tokujira yang sedang memasang wajah kesepian. Sekali lagi ia terpersona dengan Tokujira. Tapi Itsuki kejadian siang tadi dan menyegerakan diri untuk pulang. Meski ingin segera pulang Tokujira malah bertemu dengan laki-laki disekolahnya. Laki-laki tersebut malah mengolok-ngoloknya dan menahan Tokujira untuk pergi dengan memegang pergelangan tangannya. Tokujira yang terkejut tanpa sadar memukul laki-laki tersebut dengan keras menggunakan tasnya. Hendak segera dibalas oleh laki-laki itu, Itsuki dengan cepat dapat menggantikan posisi dan melindungi Tokujira. Itsuki menggertaknya dengan menggunakan matanya dan berhasil membuat laki-laki tersebut terdiam beberapa detik. Itsuki segera kabur untuk melindungi Tokujira.

Itsuki memberitahu Tokujira seharusnya sebagai perempuan ia harus berhati-hati. Mendengar ucapan tersebut, Tokujira meneteskan air mata, dan Itsuki kembali teringat alasan jatuh cinta kepadanya. Ia ingin melihat kekayaan wajah ekspresi Tokujira.

Tokujira menjelaskan semua keadaan yang dialaminya, sesungguhnya ia memiliki androphobia (takut dengan laki-laki). Dan ia meminta tolong pada Itsuki (berwujud gadis) untuk membantunya menghilangkan fobianya, karena meski Itsuki sangat cantik dan manis tapi disisi lain entah mengapa Itsuki sangat manly (ditambah lagi dengan suaranya husky-nya).

Arti Kebahagiaan
Awal-awal komik terasa biasa-biasa saja, sambil menyusun latihan-latihan Tokujira untuk menghilangkan androphobia, Itsuki mencoba mengenal lebih dalam tentang Tokujira sambil membayangkan suatu saat nanti ia akan dihadapannya kembali sebagai wujud sebenarnya, seorang pria. Di awal cerita ini disisipkan komedi-komedi ringan dan sedikit romansa antara hubungan Itsuki Tokujira.

Cukup sulit untuk Itsuki melatih Tokujira, tetapi ia tetap sabar dan tulus untuk membantu gadis yang disukainya. Apalagi Tokujira lumayan ringan tangan bila berhadapan dengan fobianya. Disaat yang bersamaan, Tokujira tanpa menyadari sedang memperbesar dunianya sangat kecil (selama ini ia hanya berada di lingkup dan kegiatan yang itu-itu saja). Beruntungnya Tokujira memiliki teman masa kecilnya Botan Kurashiki, satu angkatan lebih muda, yang setia, tulus dan selalu mendukung serta menemani Tokujira setiap saat. Walau Botan dan Tokujira memiliki sifat yang saling bertolak belakang, Botan sangat terbuka terus terang pada siapa saja sedangkan Tokujira menutupi diri dengan membuat dinding dan jarak pada semua orang, tapi mereka sangat akrab dan saling mengenal satu sama lain. Mereka berdua juga sama-sama sangat pengertiaan pada hak dan kepentingan temannya.

Disini pembaca akan melihat kisah mereka bertiga: dunia kecil Tokujira, Itsuki yang menahan perasaannya dan Botan yang tak pernah lepas disisi Tokujira.

Hingga akhirnya datanglah waktunya dimana Itsuki me-reveal dirinya selama ini...

Pada saat cerita sedang berjalan menuju puncak klimaks akan sedikit terasa bahwa pace-nya rada terburu-buru, apalagi dengan klimaksnya dilakukan dengan pernyataan yang sangat tak ingin kuharapkan atau kubayangkan atau yang aku pikir seharusnya hal itu tak dilakukan. Setelah klimaks terjadi, cerita mulai meluncur ke tahap baru dimana pada tahap ini (yang mereka bertiga alami dari awal hingga klimaks) mereka mulai (berusaha) menjalani keseharian yang wajar tapi terasa janggal. Tentu saja bagiku ini terasa sangat natural dan nyata ketika dimana seseorang me-reveal sesuatu yang sangat besar, karena salah satu dari mereka atau mereka semua mencoba untuk melewati hal yang lalu seolah tidak ada yang terjadi apa-apa sebelumnya.

Rekomendasi yang sesuai dari komik ini adalah Toradora!, Sky Blue Square (Sorairo Square.), Sweety (Park Jae-Sung & Kim Ju-ri) dan Next to You (Tonari no Atashi karya Atsuko Namba). Aku memilih ketiga ini karena ada unsur cinta segitiga, tokoh utama laki-laki yang menolong tokoh utama perempuan dan percintaan mengejutkan yang sulit ditebak.
Read more ... → Ookami Shounen wa Kyou mo Uso o Kasaneru

September 25, 2017

{παth/=+÷×−}

Judulnya kok ribet banget ya? Hahaha aku hanya mencoba menuliskannya sesuai dengan cover buku yang tertera. Jadi minggu lalu aku pergi ke suatu tempat karena ada suatu urusan. Karena ternyata hasilnya sesuai dengan dugaanku, tidak memuaskan (dan moodku langsung diselimuti kekecewaan) terlebih lagi aku ditempat itu tidak sampai 15 menit. Aku mulai berpikir untuk berjalan-jalan sebentar dan... kembali berujung ke toko buku dan menemukan ini yang tidak diplastik (maafkan aku!).

Sekilas aku merasa familiar sekali dengan gaya penggambaran tokohnya, yang lalu setelah membuka halaman per halaman aku mulai menyadari. Dini Marlina yang telah berpengalaman untuk buku anak-anak terbitan Mizan Media Utama selalu menarik perhatianku dengan tokoh-tokohnya yang manis, lucu dan menggemaskan. Selain menggambar untuk buku anak-anak, aku mengenal gaya khas doi dari Bandelnya Judith. Sedangkan cerita utama yang rumit ini ditulis dan diajarkan oleh Maximillian Fansyuri.

Ralat, bukannya ceritanya yang rumit sih lebih tepatnya penjelasan teorinya yang rumit, terlebih lagi otakku sudah semakin tumpul sekarang. Karena di Math komik ciptaannya ini pembaca akan menemukan pelbagai fakta unik menarik tentang Matematika. Bagi kamu yang gemar pelajaran Matematika dan/atau IPA pasti akan menyukai ini. Atau bagi kamu yang menyukai dengan perdebatan teori-teori yang ada (hingga antar tokohnya saling berdialog panjang lebar) juga pasti akan menyukai ini. Atau kamu yang menggemari buku komik seri tokoh dunia atau seri penemuan atau seperti Archi & Meidy kuyakin kamu pasti menyukai komik satu ini.


Math re:ON Comics

Langit Alam Semesta
"Manusia menggunakan berbagai macam bahasa untuk berkomunikasi. Tentu saja alam semesta menggunakan bahasa sendiri yang digunakannya. Tidak banyak orang yang bisa menghargai dan menggunakan bahasa alam semesta tersebut. Tahukah kamu, bahasa apa yang digunakan di jagat raya ini? Bahasa itu bernama Matematika!"

Setelah diberi tagline yang menarik ini pembaca langsung dihadapkan ke Matahari Bimasakti, atau yang lebih akrab dipanggil Math, sedang menonton berita pagi hari. Dalam waktu dekat ini akan diadakan sebuah game show bernama Luck Game yang menarik dan menggiurkan dengan total hadiah miliaran rupiah. Promosi permainan ini juga besar-besaran. Semua orang bisa mengikuti permainan, tapi bagi sebagian orang permainan ini tampak mencurigakan. Apalagi Math, seorang ahli matematika/penyuka matematika sangat menyadari kejanggalan dari babak pertama permainan ini. Math yang melihat selintas babak pertama ini mulai isenglah untuk mengikuti permainan ini.
Math re:ON Comics

Math re:ON Comics

Soal dari babak pertama adalah setiap peserta harus menghitung jumlah keseluruhan jumlah kelereng yang ada di sebuah toples kaca. Di soal pertama ini, para peserta diperbolehkan mengkoreksi jawabannya satu kali apabila sebelumnya salah menjawab. Meski begitu, tentu saja semua orang kesulitan bagaimana cara mengetahui jumlah kelerang yang tepat hanya dengan cara melihatnya. Peserta disana langsung menggila mengerumuni melihat toples kelereng dan bahkan peserta yang berada paling depan menahan peserta dibelakangnya agar tidak bisa melihat dan menghitung seisi toples.

Luna Artika, salah satu peserta Lucky Game punya satu cara untuk menyelesaikan teka-teki ini. Dengan menggunakan asumsi dan memperhitungkan diameter kelereng dan tinggi serta jari-jari toples ia yakin bisa mendapatkan jumlah angka yang tepat. Namun sayangnya, satu-satunya cara yang ia miliki nihil karena ramainya peserta yang mengelilingi toples kelereng.

Sedangkan Math yang sedikit tertarik dengan ide Luna, memberitahu cara lain yang lebih efisien. Yaitu dengan menggunakan Wisdom of Crowds (salah satu metode populer yang kuketahui). Dengan mengumpulkan semua hasil jawaban peserta lalu dibagi dengan semua jumlah peserta maka akan mendapatkan hasil rata-rata. Luna yang setengah percaya cara ini akan berhasil tetap (coba) mengikutinya. Dan Luna tidak menyangkanya bahwa ia berdua menjawabnya dengan benar.

Math re:ON Comics

Dari sekian ratus peserta yang datang, ternyata yang lolos ke babak kedua tidaklah mencapai 10 orang. Di babak kedua ini persaingan lebih serius dan ketat. Selain Math dan Luna, ada satu lagi peserta pintar yang memiliki sifat picik dan super menyebalkan, Sirius Leonhart. Mereka berdua telah menyadari dari awal bahwa Luck Game bukanlah permainan berdasarkan keberuntungan, melainkan hanyalah sebuah perhitungan matematika yang tampak rumit namun semua itu bisa diperhitungkan. Bukan probabilitas semata yang hanya ditebak secara asal.

Seni Matematika
Math re:ON Comics

Duapertiga keseluruhan isi buku ini adalah penjelasan matematika yang super panjang. Apalagi yang aku harapkan? Tapi memang itulah daya tariknya, sama seperti saat membaca komik detektif atau ketika membaca Overlord, aku dihadapkan oleh penjelasan panjang lebar yang menarik dan fakta (didalam) cerita yang terjadi. Oh mungkin aku tampak terlalu berlebihan, tidak, aku betul-betul menyukai bahwa dialog box yang besar dan banyaknya kalimat yang tertulis yang ada disini membuatku ikut berpikir (berusaha untuk menyelesaikan kasus Luck Game).

Pembaca lainnya tak perlu khawatir ikut pusing ketika melihat penjelasan Math atau Sirius saat saling beradu teori dan materi. Komik ini memberikan contoh perhitungan yang lebih mudah untuk dibayangkan. Masih belum sampai juga maksud penjelasan mereka? Tenang saja Math akan memberikan contoh soal lainnya yang lebih simpel dan lebih mudah dipahami.

Yang satu kusayangkan dari ini adalah Math yang lack sifat peran utama. Well, aku menyukai penjelasan Math ketika membeberkan semua misteri, fakta dan perhitungan. Tapi ia tampak sangat easygoing, sangat tidak cocok atau pun terlihat orang yang suka berkompetisi. Memang pada awalnya ia mengikuti Luck Game hanya sekedar penasaran doang sih, tapi kupikir ketika sudah menghadirinya ia nyaris sama sekali tak antusias/bergairah menanggapi pertandingan ini. Aku sedikit berharap agar ia merasa sedikit penasaran maksud tujuan Luck Game ini diadakan.
Read more ... → {παth/=+÷×−}

July 17, 2017

Karakai Jouzu no Takagi-san

Saat aku membaca Karakai Jouzu no Takagi-san (からかい上手の高木さん; Teasing Master Takagi-san) aku teringat kembali akan masa-masa sekolah dulu. Kita pasti punya teman yang jadi bahan ceng-cengan karena sikapnya yang enak sekali untuk diusili. Atau mungkin kamu sendiri pernah menjadi korbannya? Seringkali tak ada alasan khusus mengapa orang tersebut (atau mungkin kamu?) selalu saja diolok-olok oleh teman, sungguh tidak kebencian atau pun dendam, hanya saja karena memang dia sangat mudah dikerjai dan/atau melihat reaksinya saat diusili sangatlah menghibur.

Dan ya, aku pernah berada diposisi yang mengusili maupun diusili. Ketika aku diusili bagi mereka reaksiku sangatlah berlebihan dan lucu begitu juga sebaliknya saat aku mengusili temanku reaksinya sangat lucu sehingga tak tahan sekali untuk tidak mengerjainya. Tidak jarang, aku merasa bersalah karena berbuat yang cukup 'jahat' ke temanku, namun begitu (terlihat) mood dia sudah agak baikan sedikit kelakuanku untuk mengusili dia mulai kembali. Pas saat aku menjadi pihak yang diusili, teman-temanku juga berpeliaku demikian, mereka akan berhenti (sesaat) sekira moodku mulai memburuk, tapi saat moodku sudah naik kembali mereka akan segera mengusiliku lagi.

Begitu membaca karya satu ini yang ditulis oleh Yamamoto Souichirou, Oh kurasa aku paham sekali kondisi seperti itu, dan aku (sedikit) kangen dengan situasi saat-saat itu. Dia menuliskan benar-benar seperti yang pernah kurasakan ketika masih bersekolah. Bahkan saat membacanya, terkadang aku teringat kelakuanku dan teman-temanku dulu sambil menahan cengengesan mengingat kembali kejadian-kejadian lucu di masa lampau. Tak heran apabila komik ini menjadi salah satu komik terpopuler di 2015-2016.

Permainan Dimulai
Hari pertama di masa SMP, semua murid baru saling memperkenalkan diri didepan kelas. Nishikata hanya ingin memulai masa SMP-nya dengan kesan baik, hingga ia telah berlatih mempersiapkan diri. Sayangnya persiapan tersebut tidak berjalan dengan lancar karena ia terlambat masuk kelas. Begitu baru mengucapkan sedikit kata, waktu perkenalan dia disela oleh guru lain yang mendadak masuk kelas memberitahukan sebuah pengumuman. Setelah perkenalanpun wali kelasnya langsung menyampaikan sebuah pengumuman. Perkenalan dari Nishikata sangatlah tidak berkesan sama sekali, bahkan ia duduk di paling pojok belakang. Ketika Nishikata mulai duduk dan melihat ia duduk disamping anak perempuan, dan gadis tersebut, Takagi, secara spontan mengajaknya mengobrol dan mengatakan bahwa timing perkenalan Nishitaka buruk sekali. "Seandainya aku tidak telat... ini semua ulah Takagi," ucapnya gerutu dengan bernada kesal tanpa mengetahui bahwa orang yang disampingnya adalah Takagi sendiri.

Ketika upacara murid baru telah selesai, kali ini Takagi yang terlambat masuk ke kelas. Nishikata yang memperhatikannya dengan raut wajah seakan-akan ingin bertanya habis darimana Takagi hingga bisa terlambat masuk kelas.  Takagi langsung melontarkan sebuah permainan tebak-tebakan ke Nishitaka, bila Takagi bisa menebak mengapa Nishitaka pagi tadi terlambat dalam sekali mencoba maka ia akan menang. "Bagaimana bisa memenangkan tebak-tebakan seperti ini hanya dengan menjawab sekali saja," pikir Nishikata, terkecuali permainan itu bisa dimenangkan bia sudah tahu jawabannya. Takagi menduga bahwa Nishitaka sebelum datang ke kelas ia ke tempat bagian kehilangan dan ketinggalan untuk mengembalikan barang yang ia temukan. Dan benar saja tebakannya, karena pagi tadi saat Takagi mengecek tasnya ia tidak melihat sapu tangannya. Melihat reaksi Nishitaka yang overact dan salting membuat Takagi tak tahan tertawa lepas.

Sejak hari itu, Takagi selalu menggoda, mengerjai dan mengusili Nishitaka dengan pelbagai cara omongan dan 'permainan'-nya.

Salah Tingkah
Awalnya komik ini sekilas mirip dengan Tonari no Seki-kun, namun sebenarnya berbeda. Apabila Seki selalu menghabiskan waktu di dalam kelas dengan 'keajaiban-keajaiban' yang dia ciptakan, maka Takagi menghabiskan waktu di dalam kelas dengan cara yang jauh lebih simpel, menggangu teman sebangkunya dengan mengajaknya bermain tebak-tebakan. Aktivitas yang dilakukan juga jauh lebih beda dan lebih berwarna, sebab permainannya tak hanya berlangsung didalam kelas saja dan Nishitaka selalu mempunyai ide untuk memulai permainan baru.


Karakai Jouzu no Takagi-san

Meski seringkali Nishitaka mengajaknya bermain, tetapi tetap saja ia selalu kalah oleh kelihaian dan kecerdikan Takagi yang bisa memanfaatkan segala kondisi dan situasi apa pun. Yah yang namanya anak laki-laki, ia tak mau kalah (apalagi dikalahkan oleh anak perempuan), jadi sebenarnya gengsi rada tinggi juga, tapi karena hal itu juga gengsi sering diruntuhkan juga haha. Takagi sendiri juga bersifat sangat tenang dan dewasa sehingga Nishitaka yang ingin mengerjainya malah menjadi salting dan kalau kesempatan untuk mengerjainya muncul malah tidak tegaan. Setelah melihat tingkah Nishitaka yang menggemaskan Takagi yang sangat tenang pun juga kesulitan untuk menahan tawa.

Ceritanya yang simpel dan gregetan ini semakin hangat dengan keakrabkan mereka berdua yang belajar bareng, jalan bareng atau pun menghabiskan waktu berdua, seakan-akan mereka memang bersahabat baik, ah ataukah mungkin HTS-an, oh mungkinkah sedang proses menuju berpacaran!? Melihat Nishitaka yang selalu kalah ini selalu menarik dan gatal rasanya ingin menyemangatinya tapi disisi lain aku ingin melihat Takagi dalam meng-counter ide dan aksi yang dilakukan Nishitaka.
Read more ... → Karakai Jouzu no Takagi-san

June 10, 2017

Mitsuboshi★★★Colors

Setiap kali aku menyelesaikan sebuah manga atau sudah membaca hingga chapter terbarunya, seringkali akan muncul sesi,"If you read this manga, you might like this" kira-kira sesi rekomendasi random tersebut berdasarkan manga yang telah kubaca. Namun rekomendasi ini biasanya hanyalah sebuah list random, bisa saja berdasarkan genre, kesesuaian cerita yang serupa,  manga yang sedang populer/paling banyak dibaca akhir-akhir ini atau bisa juga beneran random; genre tidak sama, cerita juga tidak mirip.


Mitsuboshi Colors

Bulan lalu aku menemukan Mitsuboshi★★★Colors (三ツ星カラーズ) disebuah situs membaca manga dan aku langsung mengkliknya saja sekalian menghabiskan waktu istirahatku, tanpa membaca sinopsis, terbit tahun kapan, sudah tamat belum dan bahkan aku lupa sebelumnya aku membaca manga apa hingga bisa diarahkan ke manga ini. Manga ini ditulis oleh Katsuwo semenjak 2014 dan tak lama lagi anime-nya akan segera mengudara, di tahun ini, 2017.

Chupacabra
Colors, sebuah kelompok yang bertugas menjaga perdamaian dan keamanan wilayah Ueno. Mereka memecahkan kasus-kasus yang sedang terjadi di kota yang mereka cintai dan tinggali. Walau rutin mengadakan rapat rutin di secret base mereka untuk menjaga kota tetap tentram mereka juga tahu cara menghabiskan keseharian dengan bersenang-senang. Meski sedang bersenang-senang, mereka tetap siap siaga, begitu mencium bau kasus yang lagi terjadi mereka akan langsung membantu, mencari cara dan solusi hingga menyelesaikan kasus tersebut. Bahkan mereka akan melakukan apa pun untuk menyelamatkan umat manusia.

Mitsuboshi Colors

Colors terdiri dari sekumpulan tiga perempuan cilik:
  • Sacchan: Gadis konyol yang sangat aktif, saking aktifnya hal-hal bodoh mengikuti sifat ini. Namun dari sifat bodohnya ini ia juga sering mencetuskan ide-ide... bodoh lainnya untuk bersenang-senang.
  • Kotoha: Si problem solver tiap masalah dan kasus yang ada. Meski ia gemar bermain game, namun faktanya dia sangat tidak jago sekali memainkan game. Tentu saja bila dibilang seperti ini ia tidak akan menerimanya dan merasa sakit hati.
  • Yui: Ketua kelompok Colors yang ternyata cengeng ini menjadi penengah antara kebodohan dari Sacchan dan kejeniusan dari Kotoha. Dia juga seringkali memberi petunjuk ke Kotoha agar dapat menyelesaikan sebuah kasus.

Waspada Siap Siaga
Per-chapter berisikan berkisar 15 halaman yang diisi oleh aktivitas Colors berhasil membuatku tertawa terhibur melihat aksi-aksi konyol dan kelucuan mereka. Bila tak ada kasus, mereka akan mencari sebuah kasus untuk dipecahkan. Tentunya cara mereka menyelesaikan kasus (menghabiskan waktu main) sangat menghibur. Ngomong-ngomong bila kalian menyukai komedi sehari-hari yang dikelilingi oleh anak kecil, tepatnya perempuan juga, kalian bisa membaca Strawberry Marshmallow yang ditulis oleh Barasui.

Mitsuboshi Colors


Read more ... → Mitsuboshi★★★Colors

April 12, 2017

Boku wa Mari no Naka

Kemarin pagi, tepatnya dini hari. Aku terbangun jam setengah tiga pagi karen pada hari minggunya aku tidur cepat (sekitar jam delapan) untuk mengistirahatkan badanku. Karena hampir seminggu lalu aku hanya mendapatkan tidur selama tiga tiap harinya. Begitu mendapatkan tidur selama enam setengah jam aku ingin melanjutkan tidur lagi, sayangnya tidak bisa.

Akhirnya aku membuka twitter dan mendapat kabar bahwa Boku wa Mari no Naka (ぼくは麻理のなか; Inside Mari) akan diangkat menjadi TV Live Action. Aku cukup mengenal nama Oshimi Shuzo atas karya Sweet Poolside (diangkat TV Live Action tayang pada 2014), Aku no Hana (anime yang menggunakan teknik rotoscope mengudara 2013) dan Devil Ecstasy. Lagi-lagi aku sama sekali belum pernah membaca karyanya satupun. Jadi aku mencoba membacanya sambil berharap akan tertidur nantinya. Ternyata kesalahan besar, meski aku berhenti di pertengahan jilid, dan menutup mata, tak sampai lima menit aku membuka mataku kembali untuk melanjutkan manga satu ini dan tanpa sadar ayam-ayam sudah berkokok. Ya aku kalah telak dengan rasa penasaran. Dan ini menjadi rekor baruku, membaca manga secara online sebanyak 9 jilid dalam waktu semalam. Aku bukanlah tipe orang yang kuat membaca di layar lama-lama, dan biasanya aku sangat malas bila manga yang akan kubaca sudah diatas 4 jilid.

Siapa Aku?
Isao Komori, seharusnya tahun ini dia sudah memasuki tahun akhir perkuliahannya.  Namun hal itu tak mungkin terjadi karena ia sudah tak pernah mendatangi kelas sejak 3 tahun yang lalu. Simpel saja permasalahannya, ia telat bergaul dalam membangun pertemanan di minggu-minggu awal kuliah. Ia menghabiskan sepanjang waktu mengurung diri di kosan hanya untuk bermain game dan masturbasi, tanpa membersihkan ruangannya membiarkan sampah menumpukk. Ia tahu ia melakukan kesalahan besar tapi ia tak tahu cara berhenti.

Setiap jam 9 malam, ia selalu mengunjungi minimarket langganannya, hanya untuk melihat malaikatnya, siswi SMA yang sangat anggun. Ia bahkan tahu sekali kebiasaan siswi tersebut yang setiap harinya pergi ke minimarket tersebut hanya untuk membeli sebuah cokelat dan minuman. Suatu hari, ia nekat untuk ingin berkenalan dengan gadis tersebut tetapi tidak tahu harus memulainya darimana. Hingga akhirnya ia hanya mengikuti dia saja dari belakang, terus mengikutinya, hingga gadis tersebut sadar telah diikutinya dan menoleh menatapnya.

Pagi harinya, Komori terbangun dengan tubuh gadis yang diidamkannya, Mari Yoshizaki, menjalani kehidupan gadis itu. Sebuah realita yang sulit dihadapi, harus bereaksi dan berpelilaku seperti apa dihadapan keluarganya, dirumah yang tak dikenal. Ketika ibunya mengingatkan Komori untuk bersekolah, ia sadar kemana jiwa Mari bila tubuhnya sedang dimasuki oleh Komori.

Mungkinkah bertukar tubuh? Untuk memastikan hal itu semua Komori kembali ke kosan tapi baru saja sampai di lokasi, Momoka, temannya Mari memergokinya dari belakang. Temannya mengira Mari mempunyai pacar anak kuliahan. Dengan cepat Komori membantahnya sehingga temannya Mari terkejut. Berkat kejadian ini terpaksa untuk pergi ke sekolah dahulu. Sayangnya ia juga tidak bisa berperilaku seperti Mari pada biasanya, membuat teman-temannya khawatir dengannya.

Sepulang sekolah Komori berlari mengunjungi kosannya lalu mengintip lewat jendela untuk melihat dirinya ada atau tidak. Ia tahu betul, apabila tidak ada disitu maka pasti sedang ada di minimarket, beristirahat sejenak setelah main game. Baru memasuki minimarket ia langsung melihat dirinya sendiri disitu, sedang membaca sebuah majalah. Sejak pagi ini, pikirannya dipenuhi dengan sejuta pertanyaan karena kejadian aneh yang dialaminya. Bila benar-benar bertukar tubuh, berarti jiwa Mari saat ini sedang ada di tubuhnya Komori? Tanpa basa-basi, ia menanyakan hal itu ke Komori. Sayangnya Komori yang sedang membaca majalah menganggapnya gila. Secara mendadak ditanyai apa mereka sedang bertukar tempat, ekspresi Komori seolah-olah mengatakan,"Dia tidak waras? apa yang sedang dikatakan gadis asing ini?"

Padahal jiwa Komori  sedang ada ditubuh Mari, tetapi jiwa Mari tidak bersemayam di tubuh Komori. Ada Komori lainnya di tubuh Komori? Lalu dimanakah jiwa Mari sekarang?


Boku wa Mari no Naka (Inside Mari)

Dark Twist
Kisah Komori yang ditulis oleh Oshimi-sensei memperlihatkan lika-liku dalam mencari Mari dengan sangat menarik. Tidak ada petunjuk satu pun dalam mencari Mari membuat makin sulit dan putus asa yang dialami Komori. Tak hanya mencari Mari hilang, ia juga harus mempertahankan gaya hidup Mari, berinteraksi menjaga hubungan dengan teman sekolahnya, dan ketika dirumah ia juga mencari tahu untuk mengenal Mari dan keluarganya lebih dalam. Ternyata Mari tidaklah sempurna yang dibayangkan, Tentu ia mengalami permasalahan remaja, seperti menahan rasa sakit datang bulan dan risih dilirik oleh banyak orang. Teman-teman sekolahnya pun sadar ada yang berubah dengan diri Mari. Dengan masalah yang menumpuk banyak pada jiwa Komori, terkadang, ralat seringkali ia lupa bahwa ia sedang di tubuh Mari, dan tidak seharusnya melakukan kebiasaan buruknya.

Konflik-konflik yang dihadirkan di manga ini tidak hanya satu, tapi ada banyak. Semua konflik yang dimunculkan disusun dengan rapi dan sangat natural. Ketika kita semakin mengenal lebih dekat dengan seseorang, maka kita tahu apa masalah yang sedang dialaminya, apa saja yang terjadi dengannya. Hal ini tampak dengan keseharian Mari yang sedang dijalani oleh Komori. Oshimi-sensei pun bisa mengatasi konflik-konflik yang ada dengan baik dan tidak berantakan. Tiap masalah dieksekusi satu per satu untuk diselesaikan tepat pada waktunya tanpa membentur konflik lain yang sedang berjalan atau pun menimbulkan konflik tersebut makin parah. Konflik yang sudah diselesaikan tidak berlalu begitu saja, tapi menggali lebih dalam apa yang terjadi pada Mari sebenarnya dan menjadi kunci untuk petunjuk mencari jiwa Mari yang entah hilang pergi kemana.

Yang paling menarik adalah Oshimi-sensei lihai sekali dalam mempermainkan psikologi tokoh-tokohnya sehingga kita selalu dikagetkan oleh hal-hal baru dan tak pernah bosan atau jenuh dalam membaca satu halaman ke halaman lainnya.
Read more ... → Boku wa Mari no Naka

March 27, 2017

Mangaka Highschool of the Dead Telah Berpulang Selamanya

Pada 22 Maret 2017 lalu mangaka Highschool of the Death, Daisuke Satou di usianya yang ke-52, telah berpulang untuk selama-lamanya. Penyebab kematian beliau adalah mengindap penyakit jantung iskemik. Highschool of the Dead sendiri telah hiatus dari tahun 2011. Meski di tahun 2013 beliau merilis chapter terbaru namun dikarenakan kondisi kesehatannya yang buruk Highschool of the Death harus kembali hiatus.

Yuuko Shinmyou, adiknya beliau, memimpin pemakaman beliau. Pemakaman tersebut dilakukan secara tertutup hanya untuk keluarga dan rekan-rekan terdekatnya.



Selain menciptakan Highschool of the Death bersama dengan Shouji Satou, beliau juga berkarya untuk Koukoku no Shugosha (皇国の守護者; Imperial Guards) pada tahun 2004 berkolaborasi dengan Yuu Itou yang bertugas menuliskan cerita. Komik adaptasi dari novel tersebut dinominasikan pada Manga Taisho dan Osamu Tezuka Cultural Awards, serta memenangkan hadiah Japanese Media Awards Festival di tahun 2005 dan 2006. Lalu pada 2008 Koukoku no Shugosha (Imperial Guards) kembali berajang di penghargaan manga dan berhasil menjadi runner-up di Japanese Media Arts Awards yang ke-9, Tezuka Cultural Prize yang ke-11 dan Manga Taisho Awards yang pertama.


Tak hanya manga saja, Daisuke Satou juga merilis boardgame Red Sun Black Cross pada tahun 1985.

Semoga beliau tenang di alam sana dan karya-karya hebatnya akan terkenang selalu.

Sumber: Akiba Nation
Read more ... → Mangaka Highschool of the Dead Telah Berpulang Selamanya

February 13, 2017

The Anonymous Noise

Salah satu komik yang aku baca karena melihat cover-nya yang menarik di Line Manga. Yang tak lama kemudian terbit di lokal setelah aku melihatnya melalui aplikasi tersebut. Ketika di toko buku aku juga tak pikir panjang dan langsung instant buy.

Sebelumnya aku juga sudah pernah membaca karya Fukuyama Ryoko yang berjudul Charming Junkie (悩殺ジャンキー; Nousatsu Junkie) yang menceritakan tentang modelling. Sayangnya aku biasa saja membaca karya tersebut sehingga tak lanjut ke volume kedua (meskipun karya tersebut adalah karyanya yang paling hits). Salah satu alasan mengapa aku gemar membaca komik shoujo adalah adanya author note, atau pojok penulis di halaman-halaman tertentu (biasanya akan memakan 1/3 atau 1/4 halaman). Bagiku sangat menarik untuk mengetahui sepotong diari kecil dari penulis, entah ia menuliskan proses pembuatan komiknya atau menceritakan kesehariannya.

The Annonymous Noise (覆面系ノイズ; Fukumenkei Noise) merupakan komik terbarunya yang terbit pada tahun 2008. Saat ini di Jepang sendiri sudah rilis sebanyak 7 volume.


The Annonymous Noise - Fukuyama Ryoko

Cinta Bertepuk Sebelah Tangan
Band misterius bergaya dengan pembalut perban dan penutup mata yang sedang terkenal di kalangan anak muda, in NO hurry to shout, dikabarkan akan bubar. Belum lama ini, single mereka yang ketiga baru saja menduduki peringkat 4 pada chart Oricon. Semua remaja di penjuru sekolah meributkan tentang berita ini.

Kanade Yuzuriha, akrab dengan sapaan Yuzu, sama sekali tak terusik dengan berita tersebut. Diam-diam sebenarnya ekskul band yang dikelola oleh Yuzu adalah para member in no hurry. Ia mengatakan dengan tegas percuma saja melanjutkan band mereka bila Yuzu sudah tidak bisa lagi menuliskan lagu untuk bandnya.

Setelah ada sedikit percikan di ruang ekskul, mereka tetap harus tampil di depan panggung Masa Orientasi Siswa. Yoshito Haruno (Haruyoshi), selaku ketua ekskul band yang tampil nyentrik dengan rambut pirangnya mengatakan sepatah-duapatah sebelum bermain. Tapi begitu mulai, Ayumi Kurose malah salah memukul drum. Karena sudah terlanjur, mereka tetap memainkan High School lagu dari in no hurry. Ditengah serunya permainan mereka, ada seorang gadis yang membuka maskernya untuk ikut bernyanyi dikerumunan tersebut. Yuzu mendadak berhenti begitu mendengar suara tak asing baginya. Mereka berdua saling beradu mata lalu lari meninggalkan panggung. Sudah 6 tahun lebih lamanya Yuzu tidak melihat dan mendengarkan suara khas gadis tersebut, Nino Arisugawa.

Burung Kenari 
Aku semakin terkejut begitu membaca pojok penulis di jilid kedua bahwa The Anonymous Noise mempunyai Promotion Video alias PV khusus yang melibatkan anggota MAN WITH A MISSION. Belum selesai disitu saja, aku semakin dibuat penasaran dengan pengisi Drama CD-nya adalah Hayami Saori, Sawashiro Miyuki, Uchiyama Kouki, Daisuke Ono, Ayahi Takagi dan Suzumura Kenichi. Melihat cast tersebut aku semakin penasaran bagaimana "amukan suara burung kenari" (baca: Nino) saat bernyanyi.

Nafas Kehidupan 
Walau aku hanya membaca Charming Junkies sejilid saja, tapi aku sudah menemukan gaya dari Ryoko-sensei. Di komiknya kali ini juga, ia tak luput melepaskan dari percakapan yang saling melempari teriakan. Ryoko-sensei juga menggunakan lelucon garing pada tiap tokohnya, seperti ekspresi Nino yang seringkali datar sekali dan Yuzu yang mempunyai bulu mata cantik.

Untuk percintaannya sendiri kalo boleh kubilang sih FTV banget. Protagonis dan antagonis lelakinya tak bisa mengatakan perasaan cintanya pada perempuan. Serta protagonis dan antagonis ini (tampak) saling berebut perempuan. Btw, secara pribadi aku juga kurang menyukai masalah cinta dan kehidupan Nino saat kanak-anak (walau ini menyangkut inti cerita).

Namun aku menyukai Ryoko-sensei saat menggambarkan ketika in no hurry sedang panggung dan menunjukkan lagu terbarunya. Terutama ekspresi Nino saat bernyanyi, ia selalu menatap keatas, bersuara sekencang-kencangnya bagaikan monster yang mengaum ke langit.

Fukumenkei Noise Anime

Dan sepertinya The Anonymous tak henti-hentinya mengejutkan diriku. Mulai dari PV, cast Drama CD dan di penghujung akhir tahun 2016 dikabarkan akan ada anime-nya. Aku tak tahu bagaimana anime-nya nantinya. Apakah akan berisik juga dengan tokohnya yang penuh dialog teriak-teriak seperti pada komiknya atau tidak. Pastinya aku menantikan lagu-lagu dari mereka, kuharap genre-nya sih Pop Rock.

"Kita semua menyembunyikan perasaan kita sesungguhnya."
Read more ... → The Anonymous Noise

November 19, 2016

Dumbbell Nan Kilo Moteru?

Seusai membaca Hajimete no Gyaru, aku langsung segera mencari komik yang memiliki tokoh gyaru. Mudah saja, tinggal klik tag gyaru di Baka Update, sortir berdasarkan rating dan langsung iseng membacanya. Tak bisa dipungkiri, gyaru itu memang mempunyai ciri khas yang kuat sekali dan seketika menancap dihatiku.

Sekitar dua bulan yang lalu, facebook-ku lumayan ramai dengan artikel plank. Bila dikatakan artikel mungkin sedikit kurang tepat, karena sebenarnya itu adalah sepotong halaman sebuah komik yang sedang menjelaskan bagaimana melakukan dan manfaat plank.


Dumbbell Nan Kilo Moteru?

Dan baru sore tadi aku baru mengetahui bahwa yang sempat populer di-facebook-ku adalah Dumbbell Nan Kilo Moteru? (ダンベル何キロ持てる?; Danberu nan kiro moteru?). Komik ini menampilkan seorang gadis gyaru dengan dark skin yang seksi serta gadis LSBH berparas anggun. Komik ini ditulis oleh Sandrovich Yabako yang hingga saat ini masih aktif berkarya menulis  Kengan Ashura dan urusan hot sexy girl diserahkan kepada MAAM.

Tubuh Ideal
Sakura Hibiki, sama seperti gadis SMA pada umumnya, namun saat ini ia sedang mengalami masa kritis. Hobi makan nan ngemilnya yang tak terkontrol membuat berat badannya tambah lagi. Sebagai gadis SMA tentunya ia concern juga dengan bentuk tubuhnya. Mau dong berpenampilan menarik, bisa memikat lawan jenis atau mengenakan bikini yang imut.

Naiknya berat badan dipicu karena tak melakukan apa-pun dan hanya ngemil saja terus. Meskipun tekadnya sudah bulat dan melakukan beberapa olahraga, Hibiki langsung kandas di awal. Ia tak sanggup menjalani latihan olahraga. Karenanya ia rela menghabiskan sekocek uang agar dapat melangsingkan perutnya. Akan tetapi disaat bersamaan ia juga belum bisa mengubah kebiasaan ngemilnya.

Danberu nan kiro moteru?

Sesampai di gym ia sama sekali tak menduga bahwa ia akan bertemu dan berlatih bersama dengan Soryuuin Akemi, kembang bunga di sekolahnya, dan ia melihat sisi 'menarik' dari gadis cantik belia tersebut.

Cek Kalori
Khusus bagi yang doyan ngemil, kamu bisa memperhatikan kira-kira berapa banyak kalori yang telah dikomsumsi. Setiap makanan yang dikonsumsi oleh Hibiki selalu ada keterangan berapa banyak food kalorinya.

Begini, atau Begitu?
Bagi kamu yang pemula atau ingin memulai melakukan workout di rumah, membaca komik ini merupakan salah satu referensi yang tepat. Kita bisa mengetahui bagaimana cara melakukannya dengan benar dan apa dampaknya bila salah melakukan serta hasil dari workout akan membentuk otot apa saja.

Bukan Ecchi
Walau sering menampilkan pose-pose seksi Akemi yang erotis, khusus untuk satu ini takkan kukatan ecchi. Dibandingkan memedulikannya yang sedang unjuk keseksian tubuhnya yang sempurna aku lebih terpaku pada penjelasannya yang ringkas, jelas dan mudah dimengerti. Maka sayang sekali bila aku lebih mengutamakan tubuh seksi Akemi yang merupakan hasil kerja keras melakukan workout secara rutin nan teratur. Sekali lagi, memang, fakta-fakta seputar workout lebih menarik.
Read more ... → Dumbbell Nan Kilo Moteru?

November 12, 2016

Hajimete no Gyaru

Komik yang kubaca dalam 3 hari ini, saat aku mendapatkan sedikit waktu luang dan kebetulan sekali internetku sedang bagus-bagusnya aku langsung membacanya hingga chapter terbarunya.


Hajimete no Gyaru


Hajimete no Gyaru (はじめてのギャル) ditulis oleh Ueno Meguru mengisahkan percintaan remaja seorang pemuda yang tak populer bisa berpacaran backstreet dengan gyaru. Adegan / cerita per chapter-nya masih mudah ditebak dan tipikal romance shounen, selalu dibumbui oleh ecchi karena, yah biasa, peran utamanya memang mesum.

Beruntung, atau Nasib Sial?
Musim semi telah tiba, tak hanya iklam saja yang bersemi tapi para pemuda-pemudi juga sedang memasuk musim semi. Tapi di semester baru ini nasib Junichi Hashiba masih sama, virgin, jones. Dan teman satu gengnya juga pada masih ngejones semua. Bodohnya satu gengnya ini malah ngebaca buku porno untuk meruntuhkan mood pasangan yang sedang pada mojok.

Junichi yang putus asa malah menerima tawaran teman satu gengnya dan turut ikut membaca. Bahkan belum sempat membuka selembar pun, ia sudah dipergoki oleh Yukana Yame, gadis gyaru populer di sekolahnya.

Setelah digalaki oleh gyaru, bukannya jera eh mereka malah asik ngomongin hal mesum tentang gyaru. Dan teman satu gengnya akhirnya mengerjai Junichi untuk menembak Yukana, tentunya mereka sudah penuh persiapan dengan mengirimkan love letter ke kotak sepatunya.

Walau Yukana tidak tertarik dengan pernyataan Junichi bukan berarti ia menolaknya, Yukana akhirnya menarik tangan Junichi yang hendak pergi setelah pernyataannya yang super gagal. Gyaru ini pun memutuskan untuk mencoba berpacaran dengan laki-laki polos mesum yang tak populer.
Read more ... → Hajimete no Gyaru

July 16, 2016

Love Mate Series #1: Kalau Monyet Jatuh Cinta & Notice

Aku telat sekali baru mendapatkan komik ini, sebelumnya aku sempat melihatnya beberapakali di sosial media dan toko buku. Namun aku selalu mengurungkan niatku untuk membeli karena keuanganku sudah keburu habis untuk membeli komik (di daftar) wishlist-ku.


Love Mate Series 1: Kalau Monyet Jatuh Cinta & Notice

Buku ditampilkan secara dibalik (layaknya majalah Animonster), begitu pembaca menyelesaikan satu cerita, langsung putar saja bukunya untuk mulai membaca lagi. Love Mate ditulis oleh dua komikus, yaiut, Sweta Kartika yang terkenal karyanya Grey & Jingga, Nusantaranger dan saat ini baru saja mempublikasikan H2O:Reborn dan Annisa Nisfihani yang terkenal Me vs Big Slacker Baby, Pasutri Gaje dan webtoon-nya My Pre-Wedding baru saja tamat beberapa minggu yang lalu.

Kalau Monyet Jatuh Cinta by Sweta Kartika

Notice by Annisa Nisfihani

Gejolak Cinta
Terdapat dua cerita yang masing-masing tertulis kurang lebih sebanyak 50 halaman, pembaca akan menemukan percintaan ABG puber yang dikemas dalam Notice.

Erina Oktavia yang saat ini sudah tahun terakhir sekolahnya sedang disibukkan dengan tumpukan tryout. Suatu hari, Aresta Venandi, adik kelasnya, mendadak menembaknya. Ditengah kepusingan menghadapi kegiatan pembelajaran harus menghadapi juga percintaan. Karena mefokuskan diri ke pembelajaran, Erina langsung menolak Ares dengan tegas dan cepat. Walau sudah ditolak, tapi perhatian Ares tidaklah pudar apalagi ternyata Erina dan Ares seringkali bertemu. Lama-lama kelamaan, sudah tidak bisa dipungkiri sepertinya Erina jatuh cinta kepadanya. Perasaan gaduh ini membuatnya bingung dan susah untuk fokus. Bagaimana caranya Erina mengatasi ini?

Sedangkan Kalau Monyet Jatuh Cinta sedikit bertolak belakang, meskipun mengambil latar anak sekolahan juga tetapi menceritakan kisah cinta yang sedikit lebih dewasa.

Arjuna Praba Sakti lelaki yang pandai bermusik cukup populer di kalangan perempuan. Kepopuleran bukan karena keahlian musik namun ia adalah salah satu dari sesosok laki-laki pendengar yang baik. Tipe laki-laki seperti Juna sedikit sekali ditemukan. Ia mampu mendengarkan cerita orang lain dengan tenang, terutama curhatan perempuan tentang percintaannya. Walaupun Juna bisa memberikan nasihat percintaan yang baik, hingga saat ini masih menjomblo. Ketika Juna sedang nongkrong bareng Angie di kantin tiba-tiba Sita duduk dengan rusuh dan meminta sebuah nasihat. Ya, mereka bertiga bersahabat baik. Juna sudah mengenal Sita sejak lama, Sita sendiri sering sekali lari ke Juna untuk bersandar apabila ia sedang dalam masalah.

Keakraban ini terbukti dengan Juna yang bebas mencorat-coret diari Sita, bahkan pacarnya saja tidak mendapatkan izin (membaca diarinya). Hingga suatu ketika hubungan Sita harus berakhir dengan pacarnya (yang kesekian), Juna seperti biasa menolong dan memberikan sebuah solusi. Semenjak kejadian itu perasaan yang dialami mereka berdua sedikit berbeda, mengalami perubahan secara perlahan, padahal perlakuan keduanya masih sama seperti sebelumnya. Apakah cinta telah tumbuh berkembang diantara tali persahabatan Juna dan Sinta? Ataukah keduanya salah menerjemahkan hubungan mereka selama ini, bahwa selama ini mereka terikat dalam percintaan bukanlah persahabatan?

2 Kisah
Meski tidak tertulis di cover tapi di semua toko buku online dan struk bon belanjaku menunjukkan bahwa komik ini merupakan volume pertama, mungkin kedepannya akan ada volume lanjutan dengan kompilasi cerita dan komikus yang berbeda.

Aku, Kamu dan Kisah Cinta
Untuk Notice mungkin mengambil tema "Senpai notice me please" dimana Ares harus mengambil langkah berani dan memberikan perhatian yang ekstra agar dapat diperhatikan oleh Erina. Sayangnya untuk cerita satu ini tipikal romance biasa. Ceritanya biasa-biasa saja ditambah lagi dengan endingnya yang kurang memuaskan.

Kalau Monyet Jatuh Cinta mengambil dua tema besar cinta monyet: dan persahabatan. Seperti biasa Sweta Kartika mampu menuliskan cerita yang bisa bikin baper maksimal ke pembaca. Mengisahkan bagaimana Juna dan Sita yang masih hijau tumbuh kembang menjadi dewasa dengan cara saling menyikapi dan menanggapi perasaan diantara mereka. Di cerita tersebut juga mengambil setting pada tahun 2000an, dimana masih menggunakan basic phone (telepon seluler) dan jaman surat pos serta telepon umum masih bisa ditemukan.
Read more ... → Love Mate Series #1: Kalau Monyet Jatuh Cinta & Notice

July 5, 2016

Short Hair

Berhubungan banyak Webtoon (di Indonesia) yang sudah tamat, satu per satu karya yang kubaca di sesi Webtoon Challenge mulai menjadi official. Selain membaca webtoon lokal aku juga mulai membaca webtoon western, hal ini pertama kulakukan kira-kira 4 bulan yang lalu. Aku iseng kembali membuka akun resmi Line Webtoon yang tidak pernah (ralat: jarang sekali) update sejak September 2015. Padahal akun resmi Line Webtoon ID gencar sekali memberikan update, baik secara broadcast ke seluruh orang maupun di halamannya.



Kalo di Indonesia dinamakan "Webtoon Challenge" maka diluar sana sesinya diberi nama "Webtoon Discover". Short Hair karya dari Salt Tart kutemukan setelah melihat sekilas di genre slice of life. Untungnya karya satu ini juga rajin update sehingga masih terus kuikuti hingga kini. Aku tidak tahu apakah Webtoon barat bisa masuk ke dalam list favourite atau tidak (soalnya Line-ku kan terdeteksi Indonesia) tetapi bila login melalui PC kita masih bisa dapat like & share ke timeline kita sendiri.

Bread of Happiness
Yuna Kim, mahasiswi berusia 21 tahun ia mencoba melamar sebuah pekerjaan ke toko roti kecil bernama G-Ralph. Dengan pengetahuan nol besar tentang toko roti tersebut, Yuna tetap meng-apply dan bertemu dengan pemilik toko tersebut. Dengan lantangnya Yuna mulai menceritakan tentang dirinya saat interview. Namun ada kejanggalan dengan penyampaian biografi Yuna, bukannya ia menjual dirinya dengan menceritakan pengalaman, keahlian atau sifat-sifat positif yang terdapat dalam dirinya ia malah mengatakan suatu saat nanti ia akan menyelamatkan bumi dari invasi alien. Jihoon, sang pemilik toko, yang mendengar ocehan tak masuk akal tersebut mencoba menolaknya secara halus nan tersirat. Tapi Yuna mengambil kesimpulan yang berbeda dan mengiranya bahwa ia telah diterima. Jihoon yang kebingungan dan bereaksi berlebihan akhirnya memutuskan mengetes Yuna untuk memasak kue. Rasa kuenya pun memuaskan.


Tapi, bagaimana ya, mereka sedang tidak membuka lowongan. Jihoon sekali lagi berusaha menolak tetapi Yuna langsung menutup wajah (calon) bossnya dengan telapak tangannya dan menanyakan kapan ia bisa mulai bekerja dengan semangat. Sebuah cara yang aneh untuk menghentikan ucapan seseorang.

Hari pertama bekerja dimulai, mulai memasak kue lalu menunggu pelanggan datang. Sudah seharian menunggu pelanggan namun belum ada yang datang satu pun. Dengan santainya Jihoon menjelaskan toko mereka memang sudah kollapse. Buruknya lagi, rating toko mereka berdasarkan review di internet sangatlah buruk. Mengetahui keadaan toko tempat bekerjanya, Yuna bertekad keras untuk membangun G-Ralph menjadi lebih baik.

Persuasi
Bila pembaca pernah mendengar guyonan "Adegan ini engga ada di script," maka akan segera familiar dengan banyaknya humor dan komedi yang dilempar disini. Seolah-olah kehidupan mereka yang sedang dijalani bukanlah sebuah kisah webtoon semata bahkan salah satu karakter pendukung di webtoon ini malah ada yang memperdebatkan seharusnya dialah yang menjadi peran utama.

Kalo kau melihat tag violence di post ini, memang sengaja kutambahkan karena semua adegan humor disini tak jauh-jauh dari perlakuan ringan tangan. Seperti Strawberry Marshmallow violence yang ada hanyalah untuk adegan jenaka, tentunya violence disini bisa hadir disebabkan karena kebodohan karakter yang luar biasa.

Semangat
Tak hanya menyajikan komedi, perkembangan cerita Short Hair didasari dari permasalahan yang tertanam pada tiap karakternya. Cerita yang ada di webtoon ini tak hanya kisah keseharian mereka yang datar saja, seiringnya cerita berjalan, semakin mendalam masalah yang dipendam oleh karakter. Ikuti kisah Yuna Kim dan kondisi toko mereka di Line Webtoon.
Read more ... → Short Hair
 

Autumn 2015 Anime Chart

【Autumn 2015 Anime Chart】
For other info, click here.
For its hashtags, click here.

Featured Video


Random Posts