Showing posts with label M&C!. Show all posts
Showing posts with label M&C!. Show all posts

February 29, 2016

Kimagure Orange☆Road

Semenjak akhir 2014 aku memulai membaca komik ini karena pernah dirilis di Indonesia oleh Rajawali Grafiti (penerbit ilegal yang terkenal pada tahun 90an hingga 2000 awal). Selain itu Kimagure Orange Road karya ciptaan Izumi Matsumoto sangat populer pada saat itu. Dan setelah kucari tahu ternyata sempat diterbitkan oleh M&C! pada tahun 2000-2003. Sebenarnya aku beberapa kali sempat melihatnya di toko buku loak, namun saat itu aku ragu apakah yang dijual disitu terbitan Rajawali Grafiti dan/atau komplit hingga tamat tidak. KOR juga sudah ada di Mangamon cuma akhirnya aku tetap memutuskan untuk memilikinya secara fisik (sekalian menambah koleksi pribadi) hingga tertipu untuk pertama kalinya beli online karena ketidakjelianku. Dan tepatnya pada minggu lalu aku mendapatkan KOR terbitan M&C! yang sayangnya kondisinya bekas rental. Awalnya ingin aku marathon dalam semalam cuman aku sayang-sayang dan akhirnya aku menyelesaikan membacanya pada Kamis minggu lalu.

From the first time I saw you...
Ada alasan khusus mengapa Kyousuke Kasuga bisa pindah sekolah 7 sekolah, bukan karena ia badung atau pun pekerjaan ayahnya yang mengharuskan tidak menetap disuatu tempat... melainkan karena keluarga Kasuga sebenarnya adalah seorang psychic. Mereka mempunyai berbagai macam kekuatan, teleport, super speed, terbang, menerbangkan sebuah benda dan lain-lain. Dan karena kecerobohan adiknya yang berlari 100 meter dalam waktu 3 detik saat olahraga di sekolah yang terdahulu. Kekuatan yang tidak pada umumnya ini pasti membuat akan masyarakat banyak bertanya-tanya.

Di lingkungan barunya, keluarga Kasuga berusaha untuk hidup layaknya orang normal diluar sana dengan cara tidak menggunakan kekuatan mereka sembarangan. Kyousuke yang sedang berjalan-jalan sembari menghitung anak tangga bertemu dengan gadis super cantik. Gadis tersebut mengoreksi hitungan Kyousuke namun Kyousuke tetap bersikeras dengan hitungannya. Sedikit perdebatan mereka dan perbincangan, menyadari bahwa Kyousuke telah jatuh hati kepadanya.

Keesokannya di sekolah, Kyousuke tanpa sengaja bertemu dengan gadis yang waktu itu berdebat jumlah anak tangga. Ternyata dia dengan temannya sedang merokok diam-diam disekolah. Gadis itu berpura-pura tak pernah bertemu dengan Kyousuke sebelumnya. Kyousuke yang tengah memergoki dia (diam-diam) menggunakan kekuatan supernaturalnya agar rokoknya tidak bisa menyala dan mengatakan "Kalau sejak SMP sudah merokok, kau tak akan melahirkan anak yang sehat!" tapi siapa sangka ternyata ucapan darinya menggerakkan gadis itu untuk berhenti merokok selamanya. Gadis itu tetap marah dan menampar Kyousuke karena ia telah ngomong seenaknya saja.

Madoka Ayukawa, ternyata adalah seorang sukeban dan mempunyai reputasi buruk disekolah atas perilakunya. Kenakalannya ditakuti oleh seluruh sekolah dan bisa dikatan tiada yang berteman dengannya di sekolah. Berbeda sekali imagenya dengan saat Kyousuke pertama kali bertemu dengannya, manis, ceria dan berpenamilan dewasa. Walaupun Madoka sangat angkuh dan judes (di sekolah), Kyousuke tetap percaya bahwa sebenarnya Madoka adalah anak baik. Suatu ketika Hikaru Hiyama, adik kelas sekaligus sahabat Madoka tanpa sengaja melihat Kyousuke yang sedang menggunakan kekuatannya. Saat itu juga Hikaru yang sebelumnya galak ke Kyousuke langsung luluh hatinya.

Kejadian "ajaib" lainnya menimpa Kyousuke yang tanpa disengaja mencium Hikaru. Semenjak kejadian ini Hikaru langsung memanggil Darling kepada Kyousuke dan selalu agresif menyerang. Dan tanpa disadari mereka berdua sudah berpacaran meskipun Kyousuke masih menyimpan perasaan kepada Madoka dan begitu juga sebaliknya, Madoka hanya bisa bersikap kuat dan dewasa melihat sahabatnya sudah berpacaran dengan orang yang disukainya (sebenarnya aku masih heran sebenarnya siapa yang nembak duluan hingga bisa berpacaran, atau kah hubungan pacaran mereka seperti Ran Mouri dan Shinichi Kudo). Dimulailah kisah cinta segitiga yang disebabkan sang pria super plin-plan dan sulit jujur mengungkapkan perasaannya.

Moodmaker Madoka
Pusat dunia dari KOR, yap aku membaca dan (berusaha) menempatkan diriku sebagai Kyousuke merasakan bagaimana reaksi langsung Madoka. Madoka bisa menarik perasaan dan suasana orang sekitarnya, bila ia senyum maka orang sekitarnya akan tersenyum bila ia senang maka orang sekitarnya akan ikut senang. Apalagi kalo ia marah atau pun kesal, pembaca juga merasakan kemarahan atau kekesalan yang sedang dipendamnya. Parahnya lagi, sebagai cowok bisa langsung was-was kalo Madoka sendiri mendadak jengkel (entah mengapa untuk karya satu ini aku menjadi tipe orang yang mudah sekali hanyut terbawa suasana, dan sepertinya seringkali merasa terjebak dalam situasi suami takut istri).

Rushed Ending
Menjelang jilid 10 aku mulai memperlahan kecepatan membacaku karena merasa sayang untuk diselesaikan. Dan tadinya aku mengira 4-5 jilid terakhir akan arc serius yang akan klimaks, serius, sedih, galau atau pun menyayat hati. Namun sayangnya hal itu sama sekali tidak terjadi. Arc serius benar-benar ditulis di pertengahan jilid 17 hingga selesai. Benar saja, ada merasa ketidakpuasan (cukup) besar mengingat finishing masalah love triangle-nya dapat selesai hanya dalam 3-4 chapter saja. Namun menurut kabar yang didapat ending yang terburu-buru disebabkan karena lisensinya yang dicancel. Yap, endingnya tempe banget.

"1 + 1… bukanlah 3 hasilnya"

Yang namanya kebohongan suatu saat akan terungkap, cinta bertepuk sebelah tangan yang menyakitkan dijalani selama itu akhirnya memaksa sang gadis untuk memutuskan bergerak maju. Sang pria tahu akan kebodohannya yang tidak bisa tegas untuk mengukapkan perasaannya, tapi disisi lain ia sebenarnya dihantui ketakutan melukai perasaan seseorang. Tapi ternyata ia telah melakukan kesalahan besar, ia malah melukai keduanya. Hubungan seperti ini tak mungkin dijalani selamanya, percintaan bukanlah sebuah layangan yang hanya terus tarik-ulur, para gadis tersebut bukanlah badut yang bisa dipermainkan. Tahukah kau, dengan kehadiran seseorang, dengan satu ucapan spesial... itu bisa membuat banyak perubahan pada kehidupan seseorang.


Kimagure Orange Road

Ah sebenarnya waktu itu banyak sekali yang ingin kuungkapkan tentang komik ini, cuma aku selalu menahannya karena belum membacanya hingga selesai (dan ya seperti biasa, aku lupa ingin menulis apa saja). Walaupun merasa lumayan puas tapi aku masih menginginkan sedikit encore, sebenarnya mager sih harus ngikutin anime-nya juga yang terdiri dari 48 episode, OVA 8 episode, 2 Special OVA dan 2 Movie. Alasan lainnya kenapa aku lebih memilih membaca bukunya langsung adalah entah mengapa bila aku membaca melalui online (bukan kertas langsung) aku merasa kecepatan membacaku berkurang drastis. Tapi sebenarnya ada rasa penasaran besar untuk menontonnya, juga mencari tahu / membaca novel Shin Kimagure Orange Road yang ditulis Kenji Terada dan fanfic Kimagure Orange Road College yang katanya sangat direkomendasikan. Ngomong-ngomong aku menyukai dimana mereka dapat menggambarkan fashion style di era itu (aku merasa seperti melihat majalah model pakaian atau pun lifestyle).
Read more ... → Kimagure Orange☆Road

February 17, 2015

The Shape of Voice

Sebenarnya sudah sejak lama sekali aku ingin membahas komik satu ini, apalagi dikarenakan aku sangat mengidam-idamkan one shot-nya yang bagiku itu sangat luar biasa. Setelah mendapat serialisasi aku pun rutin mengikutinya update-annya walaupun terkadang, ralat seringkali merasa jenuh dikarenakan cerita serialisasinya agak kurang sreg (yang nantinya akan kutulis dibawah ini).


The Shape of Voice (聲の形; Koe no Katachi) ditulis oleh Yoshitoki Oima yang dipublikasikan oleh Shuukan Shounen Magazine. Akhirnya menjelang chapter terakhir tanpa kusadari komik ini telah dilokalkan oleh M&C! pada tanggal 16 Desember 2014. Aku ingat sekali pertama kali aku mengetahui one shot ini, banyak sekali teman-temanku yang merekomen untuk segera membacanya. Dan tentunya ketika aku buka facebook saat itu juga newsfeed-ku juga sedang ramai dengan karya satu ini. Sayangnya begitu mendapatkan serialisasi aku sudah bisa menduganya, takkan seheboh one shot-nya, tidak sesuai dengan ekspektasi (beberapa) pembaca dan/atau tak seperti apa yang diharapkan, meskipun aku terus berharap akan ada sesuatu yang menggencangkan saat membacanya (akhirnya ternyata apa yang kuharapkan tidak datang juga hingga di chapter terakhirnya).

Masterpiece
Bermula dari one shot yang dipublikasikan pada 8 Januari 2011 di Bessatsu Shounen Magazine yang tak lama kemudian memenangkan penghargaan 80th Weekly Shounen Magazine Newbie Best Mangaka Award dan juga dipublikasikan ulang padah edisi ke-12 Weekly Shounen Magazine tahun 2013. Dengan berjumlah 61 halaman para pembaca terbawa perasaannya dengan kisah yang dibawakan oleh Yoshitoki-sensei. Yang pasti aku cuma bisa mengatakan, silahkan dibaca one shot-nya.

Sign Language 
Mengisahkan Shouya Ishida, anak kecil yang akan melakukan hal apa saja untuk menghilangkan kebosanannya. Sebenarnya aksi konyol Shouya seringkali membahayakan dirinya, bahkan kedua temannya juga mereasa tidak aman. Bahkan Shouya pun pernah kualat karena kelakuannya, tapi itu tidak menghentikan dirinya melakukan hal-hal yang menurutnya menyenangkan.

Pada suatu ketika disekolah dia kedatangan seorang murid baru, Shoko Nishiyama, gadis tuli yang baru saja pindah karena kena bully disekolah sebelumnya. Shouya pun instan mendapatkan "mainan" baru walaupun ia tak tahu bahwa aksinya ke Nishiyama ini berdampak selama hidupnya.

Berseri
Seperti yang kutulis di awal, begitu menjadi cerita berseri aku sudah bisa menebak berarti harus menambahkan suatu masalah untuk mengembangkan cerita yang ada. Padahal cerita yang ada dalam one shot itu sudah sangat pas sekali, dan berakhir dengan indah.

Sinetron
Sayangnya konflik yang dimunculkan lansung bertubi-tubi, yah beberapa konflik kecil langsung diselesaikan dengan saat itu juga. Misalnya pada masalah awal, pertengkaran Shouya dengan ibunya. Selebihnya lagi cerita yang mendatang hanya menimbulkan permasalahan baru. Konflik pertama belum selesai berlanjut dapat konflik kedua, ketiga, keempat dan seterusnya. Belum lagi masalah yang muncul terasa sangat dipaksakan. Padahal konflik pertama saja belum selesai tapi malah muncul konflik baru dan akhirnya menumpuk. Aku yang membacanya tiap minggu saat itu hanya menunggu kapan konflik ini akan selesai. Tapi kalo pun ada satu konflik selesai tak lama kemudian konflik baru segera muncul. Hal inilah yang membuat pembaca jenuh membacanya.



Cerita yang mengambil tema yang menarik, Tuli dan Bully. Karena kepopularitasannya karya ini juga diangkat menjadi movie anime. Firasat ini juga sudah kudapatkan ketika karya ini mendapatkan serialisasi, tapi begitu melihat serialisasinya aku tidak mengharapkan ada anime-nya karena takut ceritanya akan buruk juga seperti di manga-nya. Untungnya menjelang akhir cerita semua konflik yang ada berhasil dipecahkan, meskipun terlihat janggal karena dalam satu adegan itu langsung menyelesaikan lebih dari 1 konflik. Belum lagi penyelesaiannya terlihat agak begitu cepat, tiba-tiba konflik ini selesai kemudian konflik yang satu lagi ikut selesai juga.

Untuk menyelesaikan konfliknya kurasa sudah cukup bagus, tapi waktu dalam penyelesaiannya tak sesuai dengan konflik itu muncul dan lamanya konflik yang terjadi. Beberapa konflik memang muncul secara berhubungan tapi sebagian tidak (misalnya tokoh ini berulah, memiliki cara pemikiran dan tindakan lain dan membuat konflik baru). Sehingga penyelesaian salah satu konflik ada yang terasa kosong dan aneh. Bersyukur ceritanya ini tidak terlalu panjang sehingga tak perlu lagi mengulur permasalahan yang ada. Tapi sayangnya endingnya tidak terlalu memuaskan, sedikit bocoran saja, padahal aku mengharapkan, seengganya, Shouya pada akhirnya memeluk erat Nishiyama dan meminta maaf (mungkin bila Shouya menangis tulus aku akan lebih senang lagi melihatnya). Yoshitoki-sensei mempunyai cara lain untuk membuat ending, walaupun kurasa banyak pembaca yang menginginkan ending yang lebih dramatis dan menyentuh hati (ini bukan berarti endingnya tidak menyentuh hati, hanya saja terasa sangat kurang lho).
Read more ... → The Shape of Voice

May 4, 2014

A Shy Girl in Love

Salah satu komik yang diterbitkan oleh M&C! A Shy Girl in Love (ひよ恋; Hiyokoi) ditulis oleh Moe Yukimaru yang merupakan komik pertamanya yang berseri dan panjang (sebelumnya komiknya tamat hanya dengan satu jilid dan ia mengatakan di perkenalan hanya mempunyai pengalaman 3 volume). Moe juga berkerja sebagai asisten Haruta Nana (Stardust★Wink, Love-Berrish! dan Saboten no Himitsu).

Ketika melihat komik ini sudah terlihat keunikan dari tokohnya di cover-nya, memiliki tinggi badan yang sangat jauh berbeda. Secara tak langsung ingat dengan doujin Tall + Short buatan Kitakawa Touta, karya lepas yang berjudul Love♡Petit yang disisipkan pada komik I Believe in You (atau yang memiliki udul asli Kanojo wa Aitsu no Osumitsuki) juga menceritakan percintaan yang tokohnya memilikinya tinggi badan yang jauh berbeda pula. Di Love♡Petit tinggi badan mereka sejauh 30 cm cowoknya lebih tinggi, dan pula ia jahil sedangkan di Tall + Short ceweknya yang lebih tinggi daripada cowok.

Anak Ayam
Karena suatu kecelakaan yang menimpanya saat hari pertamanya sekolah Hiyori Nishimaya baru dapat mengikuti sekolah baru ini. Menjadi kecanggungan sendiri dan tampak seperti murid baru ia harus memperkenalkan dirinya di depan kelas. Hiyori yang amat sangat pemalu malah ngumpet di bawah meja guru dan saat ia dipersilakan lagi untuk perkenalan Yuushin Hirose baru datang membuka pintu kelas, membuat ucapan Hiyori terpotong. Sungguh mengejutkan Yuushin memiliki tinggi badan 190 cm sedangkan Hiyori hanya 140 cm mereka berdua berdiri di depan kelas seperti duet komedi besar kecil. Untungnya Hiyori masih sekelas dengan sahabat dari masa kecilnya Ritsuka Nakano sehingga masih memiliki teman. Entah apa yang dipikirkan oleh Yuushin ia terus melihat Hiyori, ketika ia ditanya Yuushin hanya heran ada murid SMA yang microsize (padahal ia juga raksasa). Yuushin juga mengatakan bahwa Hiyori mirip anak ayam (dalam bahasa jepang hiyoko).

Hiyori dan Yuushin duduk sebelahan di paling belakang (karena Yuushin terlalu besar bisa menutupi murid yang lain dan karena Hiyori telat masuk ia mendapatkan kursi paling belakang) menjadi pusat perhatian tersendiri. Yuushin yang selalu tidur mendengkur sepanjang pelajaran membuat Hiyori terganggu dan emang sifat Yuushin yang mudah berteman dengan siapa saja ia juga memperlakukan Hiyori dengan akrab. Karena sifat inilah Yuushin populer dan mengakibatkan orang-orang disekitar Yuushin mengobrol dengan Hiyori pula.

Ritsuka yang menjadi orang satu-satunya yang dapat berbicara dengan Hiyori mengatakan mungkin inilah saat yang tepat untuk menghilangkan sifat pemalu dalam dirinya. Ia juga menambahkan meskipun mereka selalu bersama sejak playgroup tapi bisa saja mereka terpisah karena bisa saja suka dengan cowok (karena sudah SMA). "Kalau berteman saja takut, gimana mau jatuh cinta!?" lanjut dari Ritsuka sambil terus mendukung Hiyori.

Jam makan siang berakhir, Ritsuka dan Hiyori kembali ke kelas dan Yuushin langsung menyapanya dengan nama panggilan Hiyorin darinya. Pelajaran selanjutnya Hiyori lupa membawa buku cetak, Yuushin yang tidak membawa juga langsung  merampas buku teman sebelahnya. Alhasil Yuushin dan Hiyori duduk berdua berdekatan saling berbagi buku cetak, tapi Yuushin yang tidak serius dalam pelajaran malah ngobrol santai dan bercanda dengan Hiyori. Guru yang sedang mengajar tentunya menegur mereka berdua. Yuushin sedikit terkejut ternyata Hiyori bisa tertawa dengannya, ia kira Hiyori hanya bisa tertawa dengan Ritsuka. Perhatian dari Yuushin membuat Hiyori kagum dengannya. Yuushin menyuruh Hiyori untuk sering-sering tertawa (dan tersenyum) karena akan membawa efek bagus, ini adalah Teori Yuushin.

Lumayan capek hari pertama sekolahnya, Hiyori hendak pulang sendiri karena Ritsuka ada ekskul. Yuushin yang tidak sengaja melihat Hiyori langsung tersenyum padanya. Hiyori pun teringat akan Teori Yuushin dan Yuushin menyapa untuk pulang.

Kejadian Memalukan
Hiyori dan Yuushin bertugas untuk piket hari ini. Hiyori hendak memberi tahu hal ini tapi Yuushin yang baru datang langsung diajak mengobrol dengan murid yang lainnya lalu tertidur begitu saja. Hiyori pasrah saja dan menuliskan laporan kelas hari ini. Guru yang datang melihat papan tulis belom dihapus, Hiyori bergegas minta maaf. Yuushin yang tidak tahu apa-apa hanya mengatakan semangat ke Hiyori.

Ditengah kebingungan bagaimana caranya memberitahu ke Yuushin bahwa mereka piket bareng, saat Hiyori sedang menghapus papan ternyata roknya terlipat dan terlihat dengan jelas celana wol bergambar anak ayam sebagai motif belakangnya. Beberapa siswi mencoba menenangkan Hiyori tapi Yuushin malah keceplosan tertawa lepas padahal Hiyori malu setengah mati.

Hiyori lari menangis keluar kelas dan mengatakan kalau Yuushin juga piket seharusnya. Semua murid mencari Hiyori yang ngumpet entah dimana. Yuushin mencari Hiyori, Hiyori yang mendengar suara Yuushin mengatakan mungkin sebaiknya ia tak perlu bersekolah karena Hiyori bukanlah orang seperti Yuushin yang bisa gampang melupakan semuanya dengan tawa dan senyuman. Mendengar ucapan tersebut Yuushin kecewa karena sebenarnya Yuushin senang ada yang duduk disebelahnya dan mengatakan seharusnya Hiyori bilang juga kalau mereka berdua piket. Ternyata Hiyori mengumpat di suatu lemari kecil dan mengukapkan semakin waktu berlalu ia semakin takut ke kelas. Yushin bilang,"Ketakutanmu itu karena kamu tidak tahu makanya kamu takut atau karena kamu tahu makanya takut? Kalau karena tidak tahu, kan tinggal cari tahu saja..." sambil tersenyum dan mengelap tangisan Hiyori.

Semua murid berkumpul setelah menemukan Hiyori, tapi Yuushin yang malas kembali ke kelas mencetuskan untuk bermain diluar. Dan pas sekali salju turun, mereka semua bolos dan bermain bersama. Ini merupakan pertama kalinya Hiyori bolos dan tertawa sekeras mungkin.

Dan akhirnya Hiyori sadar, kini ia telah menemukan seseorang yang disukai.

Masa SMA Yang Paling Menyenangkan
Salah satu hari-hari yang paling indah yang dialami oleh semua orang (aku mendadak teringat lagu almarhum Chrisye jadinya). Moe menggambarkan dengan hebat dan saat membacanya aku mendapatkan atmosfir dari komik ini. Semua tokoh terlibat, beraksi, berbicara dan saling berinteraksi dengan yang lainnya, maksudku figuran disini terus ditampilkan untuk mengisi suasana yang terjadi. Banyak tokoh (tepatnya figuran) digambarkan oleh Moe yang tidak hanya untuk mengisi latar saja, tapi untuk melengkapkan dialog percakapan yang ada. Sehingga "was wes wos" atau kerumunan dikelas (dan lingkungan lainnya) dapat dirasakan. Menyapa murid lain, ngobrol dengan teman dari kelas yang berbeda, sekumpulan murid yang saling berbicara dalam kelas (aku engga mau mengatakan geng di kelas karena situasinya berbeda). Percakapan natural yang terjadi sehari-hari, keramaian saat berkumpul dan/atau diskusi bersama, tertawa bersama dengan hangat dan semuanya ada. Efek gambar (arisan garis, tone dot dan lain-lain) berserta SFX yang dituliskan secara detil juga semakin menyempurnakan tiap adegan yang terlewatkan. Dan tentunya salut oleh M&C! bisa men-translate-kan bahasa muda saat kini disini.

Adaptasi Anime
Ternyata komik ini pernah diangkat menjadi sebuah OVA 1 episode berdurasi kurang lebih 22 menit oleh Production I.G pada 30 Juli 2010 dan mengambil dua chapter awal dari jilid pertama. Naganuma Norihiko (Kimi ni Todoke, Hoozuki no Reitetsu dan Blood-C: The Last Dark) sebagai sutradara dan Shibata Yuka (Kimi ni Todoke, Magical Sisters Yoyo & Nene dan Grrl Power) mendesain karakternya serta Iwanami Yoshikazu (Cencoroll, 11eyes, Oh! My Goddess, YAT Anshin! Uchuu Ryokou dan Gakuen Alice) menangani sound.. Lalu pada Desember 2012 juga TV Tokyo menayangkan anime-nya kembali dengan total 3 episode yang berdurasi masing-masing 2 menit sebagai bagian dari Ribon x Oha Suta specials. Seiyuu-nya juga berbeda, pada 2010 Ayana Taketatsu (Azusa Nakano di K-ON! series, Ayumi Takahara di The World God Only Knows dan Kousaka Kirino di My Little Sister Can't Be This Cute) memerankan Hiyori dan Kenichi Suzumura (Kokutou Mikiya di Kara no Kyoukai, Dietrich von Lohengrin di Trinity Blood dan Shirou Kamui di X) memerankan Yuushin sedangkan pada 2012 Hiyori disuarakan oleh Iori Nomizu (Yoshino di Date A Live, Haruna di Kore wa Zombie Desu ka? dan Nymph di Sora no Otoshimono) dan Yuushin disuarakan oleh Yuuki Ono (Kagami Taiga di Kuroko no Basket, Inada Shinichirou di Gin no Saji dan Moral di Hamatora The Animation). Aku belum menonton sama sekali anime-nya dan setahuku tidak ada fansub english yang men-translate.



Pertama kali rilis pada 2009 dan di negara asalnya sudah mencapai jilid 10. Banyak hal yang menarik di komik ini dari peran utama yang cengeng dan amat sangat pemalu (terlihat pendiam juga), hubungan antara mereka berdua dan diceritakan dengan nyaman. Pembaca akan mudah terbawa dengan keadaan yang ada di komik ini. Para tokoh digambarkan dengan detil juga menjadi aspek yang patut menjadi perhatian utama pula. Menjadi salah satu komik yang pantas untuk dibaca dan dikoleksi.
Read more ... → A Shy Girl in Love

February 9, 2014

I Believe in You

Berawal dari iseng dan penasaran akhirnya iseng beli komik shoujo (atau mungkin lebih dikenal dengan serial cantik dalam istilah lokalnya). Tentu saja ada penyebabnya kenapa tiba-tiba iseng membeli komik ini, dikarenakan aku mem-follow official twitter M&C! dan ya... bisa terlihat sendiri entah akun itu memakai bot atau tidak tapi saat itu aku berulang kali lihat komik ini di twitter-nya. Faktor lainnya adalah gambar (dari cover-nya) terlihat imut.



I Believe in You (カノジョはアイツのお墨つき / 笔墨下的恋章; Kanojo wa Aitsu no Osumitsuki) salah satu dari sekian karyanya Umezawa Marina. M&C! juga sudah melokalkan karya lainnya yang berjudul Welcome Home, My Bride (おかえり、僕の花嫁 / おかえり僕の花嫁; Okaeri, Boku no Hanayome). Karya dari ia yang kuketahui selesai semua dalam satu jilid, misalnya Hitoribocchi no Ohime-sama dan Hatsukoi Wazurai.

Yang Penting Happy!
Yak, berjumpa dengan peran utama kita, Yuuwa Ikuina, yang energik dengan prinsipnya untuk bersenang-senang. Ditengah-tengah asiknya bernyanyi dalam ruangan karaoke, teman-temannya pada pulang untuk les ataupun kegiatan ekskul. Walaupun berprinsip begitu, ia sebenarnya cukup iri ketika melihat teman-temannya mempunyai hal yang diminati dan mesti dilakukan. "Gimana mereka bisa menemukannya? Padahal kan kita baru kelas 1 SMA?" Kata Yuuwa dalam hatinya. Keesokan harinya ketika teman-temannya tidak bisa menemani Yuuwa ia langsung ditegur oleh cowo sekelasnya, Arata Agatsuma, agar tidak bolos piket. Seusai piket, Arata hendak menuju ke ruang ekskul Shoudo (Kaligrafi Jepang). Yuuwa yang mengetahui hal ini tanpa sadar mengolok-ngolok Arata karena tidak cocok dengan image-nya (dan bisa ketebak Arata marah besar pada Yuuwa). Tak lama sehabis itu, entah kebetulan atau bukan, Yuuwa bertemu dengan salah satu anggota ekskul Shoudo dan untuk membuat suatu pembicaraan ia bertanya kepada dia kenal dengan Arata atau tidak. Mengejutkannya, Arata bukanlah anggota ekskul Shoudo, untuk mengetahui lanjut Yuuwa diajak ke ruang ekskul. Setelah masuk, Yuuwa melihat sendiri Arata yang sedang mempertunjukan kemampuannya dalam Shoudo dengan indah dan ternyata, ia adalah seorang kaligrafer dan pembimbing Shoudo di sekolahnya. Yuuwa yang masih kagum dengan penampilan tadi, membuat ia sekali lagi bertanya kepada dirinya bagaimana caranya menemukan hal yang ingin dilakukan. Arata langsung saja bertindak dan menawarkan kepada Yuuwa untuk mencoba Shoudo dan pertemuan ini telah membuat Yuuwa berubah.

Imut
Ya, kukatakan gambar dari Marina-sensei itu imut dan karena hal ini aku membelinya. Ketika sedang menari dalam Shoudo Performance juga digambar dengan dengan baik, ekspresi dari tokohnya digambar dengan imut oleh Marina-sensei. Dan tentunya sifat Yuuwa dan tokoh lainnya membuat aku makin senang melihatnya.

One-Shot
Terdapat dua one-shot dari komik ini berjudul The Stroke of Love dan Love Petit masing-masing kurang lebih 30 halaman.  The Stroke of Love juga menceritakan tentang Shoudo, dan diakhir terdapat halaman tambahan tentang I Believe in You.
Read more ... → I Believe in You
 

Autumn 2015 Anime Chart

【Autumn 2015 Anime Chart】
For other info, click here.
For its hashtags, click here.

Featured Video


Random Posts