January 10, 2015

Cyberone

Sudah menjadi kebiasaanku dari dulu, pergi ke sebuah toko buku lalu melihat semua bagian komik lalu mencoba lihat cover-nya dan membaca sinopsisnya. Tak jarang juga aku membelinya hanya karena melihat cover-nya dan menurutku itu menarik. Untungnya hingga saat ini aku sangat jarang sekali kecewa dengan komik-komik yang kubeli (yah walaupun ada beberapa yang kubeli ternyata engga sesuai dengan yang kuharapkan padahal cover-nya begitu menarik buatku, toh aku juga tak ingat komik apa saja).



Salah satunya adalah Cyberone (電脳怪奇譚 サイバーワン; Dennou Kaikitan Cyberone) karya dari Akira Sugito (Boku Girl), aku membelinya karena sedang butuh asupan komik cowok (karena belakangan ini komik yang kubeli hampir semuanya serial cantik). Alasan lainnya mengambil komik ini setelah kucek hanya tiga jilid, jadi secara otomatis langsung kubawa kasir saat itu juga (dan berencana melengkapkan nantinya).

Tak Tersentuh, Namun Nyata
Cyberone (bisa disingkat dengan C-1 juga) sebuah Trading Card Game yang populer di tahun 2030. Orang-orang memainkan permainan ini di dunia Virtual DC, kota yang dibangun dalam internet yang dijalankan oleh perusahaan DC Computer berafiliansi dengan perusahaan game Amatsu, security software Void dan web design Cosmos.

Himeno Shindou yang sedang menjenguk ibunya dirumah sakit jenuh yang selalu mendengar berita di televisi tentang isu (atau urban legend?) kemunculan bola asing di udara dan monster aneh yang berkeliaran dalam kota. Hendak pulang kerumah Himeno melihat bola asing yang melayang di langit dan telepon selulernya terjatuh yang anehnya ada kartu yang muncul dari strap-nya. Penasaran, ingin mengambil tiba-tiba ada seekor tikus dari game C-1 dan mengejutkannya lagi meskipun monster tikus ini tidak nyata tapi bisa mengambil telepon seluler Himeno. Tikus terus kabur ke atap yang membawa Himeno bertemu dengan teman masa kecilnya, Hyouta Tatari. Sayangnya Hyouta tak ingat Himeno sama sekali dan ia yakin sekali tidak punya teman masa kecil perempuan. Kehadiran Hyouta dirumah sakit bukan tanpa sebab, ia akan mengalahkan Player (istilah untuk pemain C-1) lain dan mengumpulkan potongan kartu data Player lawan. Tak lama dari Himeno berjumpa dengan Hyouta, datang seorang suster yang merawat ibunya Himeno yang akan ber-duel dengan Hyouta. Himeno yang tak mengerti apa-apa sekarang terlibat dalam duel yang membahayakan kehidupannya.

Melewati Batas
Para Player C-1 memiliki suatu tujuan istimewa, barang siapa yang bisa mengoleksi potongan yang dimiliki Player lain bisa mendapatkan sebuah permohonan apapun yang akan dikabulkan. Misalnya bertempur untuk menyegel menciptakan kekuatan dewa. Tentunya kesempatan mengikuti Battle Royal ini hanya bisa diikuti oleh orang-orang yang tepilih saja dan terdapat suatu ganjaran bagi yang kalah (efek ini juga berbeda-beda pada tiap Player).

Singkat Padat Kurang Cukup Begitu Jelas
Jujur saja aku tidak tahu TCG C-1 ini, berdasarkan dari info Elex TCG ini dirilis oleh Bandai sejak tahun 2011 lalu dan ini merupakan karya pertama dari Akira Sugito. Keterangan kartu-kartu ini dijelaskan seiring dengan duel yang terjadi didalamnya dan mengembangkan cerita yang ada, tapi buruknya minim tutorial permainan ini. Bukannya tidak ada, hanya saja kurang mendetail sehingga pembaca awam yang tidak tahu sama sekali dengan TCG tetap tidak bisa langsung memainkan TCG-nya. Maksudku seperti saat Flame Peacock dimunculkan dan ia memiliki LT4 sedangkan Discipline Vanguard memiliki LT2, jadi LT ini apa? Oke, Load Time, lalu poin untuk apa? Dan bagaimana memanggilnya?

Komposisi Action
Sisi positifnya adalah komik ini tidak menitik-beratkan kartu-kartunya. ATK, DEF dan ability monster-nya tetap ada (saat monster muncul dan begitu ability kartu tersebut diaktifkan) tapi aku hampir tidak merasa terganggu sama sekali ketika mengikuti pertarungan yang ada. Aksinya cukup asik dilihat, tidak kelihatan seperti sedang menjelaskan atau pun menceritakan TCG sama sekali. Oh bahkan mungkin pembaca tidak sadar atau tetap tidak mengetahui hingga akhir bahwa ini berdasarkan TCG atau cerita untuk TCG (karena emang engga kelihatan seperti komik yang bertemakan TCG).

No comments:

Post a Comment

 

Autumn 2015 Anime Chart

【Autumn 2015 Anime Chart】
For other info, click here.
For its hashtags, click here.

Featured Video


Random Posts