January 19, 2015

Saenai Heroine no Sodatekata (Manga)

Begitu mendapat kabar bahwa Maruto Fumiaki menuliskan kisah baru, aku merasa sangat bersemangat. Dan sayangnya aku yang bukan pembaca light novel hanya menunggu kabar hingga menjadi kenyataan bahwa direalisasikan dalam bentuk manga juga yang diilustrasikan oleh Moriki Takeshi pada awal tahun 2013. Di tahun yang sama juga terdapat dua jeblosan dari seri ini, seperti Saenai Heroine no Sodatekata: Egoistic-Lily diilustrasikan oleh Niito pada Februari hingga Maret yang memiliki total 3 jilid dan Saenai Heroine no Sodatekata: Koisuru Metronome pada Agustus juga memiliki 3 jilid yang diilustrasikan oleh Musha Sabu.



Maruto Fumiaki sendiri adalah original scenario writer untuk visual novel White Album2, hal inilah yang membuattku sangat hype sekali, sedangkan ilustrasi untuk komiknya yang ini diserahkan pada Moriki Takeshi yang pernah menggambarkan komik Onegai Kami-sama!, Gosick W dan Eden* series. Begitu mendengar ada yang men-translate komiknya, aku segera membacanya.

Tapi sayangnya entah mengapa aku kurang bisa menikmati yang satu ini malah parahnya bagiku ini sangat biasa untukku, yah maksudku membosankan. Entah pembawaan komiknya atau mengambil tema sekitar otaku, aku engga tahu pastinya, tapi ketika kubaca aku sama sekali engga mendapatkan feel-nya. Makanya begitu aku tahu kabarnya akan diangkat menjadi anime (yang saat ini sedang mengudara musim ini) aku biasa-biasa saja.

Aku Bersumpah!
Kencangnya tiupan angin musim semi yang meniupkan topi Katou Megumi, mempertemukan dirinya dengan pemuda otaku bernama Aki Tomoya. April, dimana semester baru dimulai Aki gusar memikirkan gadis yang ditemuinya (secara kebetulan) saat itu, ia tidak bisa mengingat wajahnya terlebih lagi ia tidak mengetahui namanya. Ketika Aki sedang membaca naskahnya, tiba-tiba seorang gadis menemuinya dan kejadian ini tampak berjalan seperti naskah yang dibaca barusan. Aki bertemu kembali dengan takdirnya.

Mereka pergi ke cafe untuk berbincang-bincang sejenak. Sebenarnya Megumi gadis yang cukup cute, hanya saja dia tak memiliki daya tarik ditambah lagi keberadaan dia sulit diketahui. Mengejutkannya ternyata mereka sekelas dari kelas 1 tapi Aki tak mengetahuinya sama sekali. Aki yang sedang memperhatikan perilaku dan fisik Megumi, tiba-tiba tak menerima ketika Megumi mengungkapkan bahwa dirinya biasa-biasa saja. Bagaimana mungkin gadis yang ditakdirkan Aki (menurutnya) hanya gadis biasa-biasa saja, tak punya kelebihan, kekurangan atau pun ciri khas apa pun. Untuk menyangkal hal ini maka Aki akan mengubah Megumi menjadi main heroine.

Ngablu
Untuk pembukanya, maksudku chapter pertama sulit untuk dipahami, ketika aku membacanya pertama kali juga aku sempat mengalami bingung dan di chapter-chapter selanjutnya baru mulailah sedikit jelas bahwa Aki membentuk circle untuk Comiket nanti dan membuat Megumi menjadi main heroine dalam galge buatannya. Sejenak sempat terpikirkan padaku mungkin manga ini kurang pantas dibaca untuk pembaca baru, mungkin hanya cocok bagi yang sudah membaca light novel-nya. Karena kupikir pembukanya kurang begitu bagus. Melenceng sedikit, mungkin hal ini juga serupa dirasakan bagi yang nonton episode 0 kurang begitu paham.

Plain
Untuk Megumi aku sendiri lebih senang memanggilnya karakter ketiga, tentunya ini disebabkan porsi kemunculan dia bagaikan figuran. Namun di sisi yang berbeda aku menyukai Megumi yang digambarkan secara real benar-benar tak memiliki daya tarik apa pun (atau bisa dikatakan secara kasar cewek yang membosankan). Sedangkan untuk tokoh lainnya bagiku generic biasa-biasa saja, terutama Aki, seorang hardcore otaku. Mungkin aku sedikit menyukai Aki yang bisa menyampaikan jiwa otaku-nya (untuk jangan menghancurkan impian para konsumer).


How to Raise a Boring Manga
Pada akhirnya harapan satu-satunya adalah melihat perkembangan peran utama wanita yang engga kelihatan ke-'peran utama'-annya. Kembali ke awal, mengambil setting ruang lingkup otaku dan circle plus Aki yang suka mengomentari orang atau apa pun layaknya kritikus anime... karya dari Maruto Fumiaki ini cenderung membosankan (artinya disayangkan sekali komik ini engga bisa memikatku).

No comments:

Post a Comment

 

Autumn 2015 Anime Chart

【Autumn 2015 Anime Chart】
For other info, click here.
For its hashtags, click here.

Featured Video


Random Posts