Showing posts with label gender bender. Show all posts
Showing posts with label gender bender. Show all posts

December 14, 2017

Ookami Shounen wa Kyou mo Uso o Kasaneru

Saat awal membaca Ookami Shounen wa Kyou mo Uso o Kasaneru karya namo aku sudah suudzon sekali dengan "Ah tipikal romance shounen yang bakalan mudah ketebak, pasti akan langsung ke rute main heroine dan ending-nya pasti akan sama dia juga, meskipun nanti ada sedikit masalah pasti bisa diselesaikan dengan cepat."

But hey, nyatanya buruk sangkaku terpatahkan ketika sudah memasuki jilid 2. Jalan ceritanya tidak seperti apa yang aku bayangkan, syukurlah!


Ookami Shounen wa Kyou mo Uso o Kasaneru

Cerita disini seperti apa yang dipikirkan oleh salah satu gadis tersebut, perkembangan ceritanya bagus tapi ada sebuah lika-liku yang tak terduga. Aku menyukai berbagai konflik yang berdatangan tersusun rapi dan cerita saat mencapai klimaks membuka jalan baru menuju cerita yang sama sekali tak aku duga.

Dunia Baru
Aoi Tokujira, gadis primadona satu angkatan ini sudah tenar sejak debut masa sekolahnya. Penampilannya yang elegan dan anggun membuat banyak lelaki mabuk kepayang dengannya. Tapi semua pernyataan cinta yang datang selalu ditolak dengan cepat dan tegas. Karena hal inilah murid perempuan lainnya mulai iri dan membencinya. Tokujira menenangkan dirinya dengan menyendiri membaca buku di perpustakaan. Tapi ini tidak menghentikan rumor jelek yang hinggap di dia.

Keitarou Itsuki selaku anggota komite perpustakaan cukup tahu apa yang dialami Tokujira. Itsuki juga adalah sebagian dari laki-laki yang ditolak secara tragis oleh Tokujira. Itsuki memiliki penampilan mata picik membuat dirinya ditakuti oleh orang-orang, ditambahlagi dengan Perasaan patah hati yang menyelimuti pikirannya membuat penampilannya makin ditakuti.

Walau sudah ditolak, bukan perarti perasaannya langsung hilang begitu saja. Saat bertugas di perpustakaan ia melihat Tokujira yang sedang tertidur. Meski tak ingin menggangunya Itsuki tak bisa diam melihat Tokujira yang tidur tidak tenang karena ada daun yang jatuh di hidungnya. Saat Itsuki hendak mengambil daun yang menggangu tidurnya, ia malah terbangun dan mengira Itsuki sedang mencuri kesempatan. Mencoba meminta maaf untuk meluruskan kesalahpahaman yang ditimbulkan, ia malah mendapat balasan yang sangat melukai hatinya.

"Maaf, tapi kamu siapa ya…?"


Bagaimana mungkin Itsuki bisa menerima jawaban ini, mereka berdua menduduki kelas yang sama lalu pagi ini ia menembaknya. Tapi Tokujira malah melihatnya dengan tatapan yang mengerikan. Itsuki yang kehilangan kesabarannya mulai sadar bahwa kelakuan dan matanya membuat Tokujira ketakutan akan penampilannya yang buruk dan menyeramkan.

"Bagaimana rasa patah hati?"

Tanya kakaknya Itsuki setelah mendengarkan curhatan adiknya.

"Sangat pahit... seandainya aku tidak mempunyai mata seperti ini, pasti yang terjadi akan berbeda."
"Bila bisa, apa kamu ingin mau berubah?"
"Tentu, kalau aku bisa merubahnya aku takkan menderita seperti ini."

Setelah mendengar semua keluh kesah adiknya, ia mempunyai ide untuk mempermak penampilan Itsuki. Ketika Itsuki tersadar, dia melihat sosok yang berbeda. Berkat kemampuan make-up kakaknya dan pakaian perempuan, dia berubah total menjadi gadis yang cantik dan manis. Percuma untuk protes, karena kakaknya sudah mengabulkan harapannya untuk dapat merubah penampilannya. Selain itu kakaknya juga malah mengusir dan menyuruhnya langsung pulang.

Ketidaktenangan langsung menancap Itsuki, semua orang melihat dirinya dalam wujud gadis. Dia khawatir kalau semua orang sadar mengapa Itsuki mengenakan pakaian perempuan. Tetapi aktualnya sangat berbeda, orang-orang terpukau akan kecantikan Itsuki.

Dan Itsuki berpapasan dengan Tokujira yang sedang memasang wajah kesepian. Sekali lagi ia terpersona dengan Tokujira. Tapi Itsuki kejadian siang tadi dan menyegerakan diri untuk pulang. Meski ingin segera pulang Tokujira malah bertemu dengan laki-laki disekolahnya. Laki-laki tersebut malah mengolok-ngoloknya dan menahan Tokujira untuk pergi dengan memegang pergelangan tangannya. Tokujira yang terkejut tanpa sadar memukul laki-laki tersebut dengan keras menggunakan tasnya. Hendak segera dibalas oleh laki-laki itu, Itsuki dengan cepat dapat menggantikan posisi dan melindungi Tokujira. Itsuki menggertaknya dengan menggunakan matanya dan berhasil membuat laki-laki tersebut terdiam beberapa detik. Itsuki segera kabur untuk melindungi Tokujira.

Itsuki memberitahu Tokujira seharusnya sebagai perempuan ia harus berhati-hati. Mendengar ucapan tersebut, Tokujira meneteskan air mata, dan Itsuki kembali teringat alasan jatuh cinta kepadanya. Ia ingin melihat kekayaan wajah ekspresi Tokujira.

Tokujira menjelaskan semua keadaan yang dialaminya, sesungguhnya ia memiliki androphobia (takut dengan laki-laki). Dan ia meminta tolong pada Itsuki (berwujud gadis) untuk membantunya menghilangkan fobianya, karena meski Itsuki sangat cantik dan manis tapi disisi lain entah mengapa Itsuki sangat manly (ditambah lagi dengan suaranya husky-nya).

Arti Kebahagiaan
Awal-awal komik terasa biasa-biasa saja, sambil menyusun latihan-latihan Tokujira untuk menghilangkan androphobia, Itsuki mencoba mengenal lebih dalam tentang Tokujira sambil membayangkan suatu saat nanti ia akan dihadapannya kembali sebagai wujud sebenarnya, seorang pria. Di awal cerita ini disisipkan komedi-komedi ringan dan sedikit romansa antara hubungan Itsuki Tokujira.

Cukup sulit untuk Itsuki melatih Tokujira, tetapi ia tetap sabar dan tulus untuk membantu gadis yang disukainya. Apalagi Tokujira lumayan ringan tangan bila berhadapan dengan fobianya. Disaat yang bersamaan, Tokujira tanpa menyadari sedang memperbesar dunianya sangat kecil (selama ini ia hanya berada di lingkup dan kegiatan yang itu-itu saja). Beruntungnya Tokujira memiliki teman masa kecilnya Botan Kurashiki, satu angkatan lebih muda, yang setia, tulus dan selalu mendukung serta menemani Tokujira setiap saat. Walau Botan dan Tokujira memiliki sifat yang saling bertolak belakang, Botan sangat terbuka terus terang pada siapa saja sedangkan Tokujira menutupi diri dengan membuat dinding dan jarak pada semua orang, tapi mereka sangat akrab dan saling mengenal satu sama lain. Mereka berdua juga sama-sama sangat pengertiaan pada hak dan kepentingan temannya.

Disini pembaca akan melihat kisah mereka bertiga: dunia kecil Tokujira, Itsuki yang menahan perasaannya dan Botan yang tak pernah lepas disisi Tokujira.

Hingga akhirnya datanglah waktunya dimana Itsuki me-reveal dirinya selama ini...

Pada saat cerita sedang berjalan menuju puncak klimaks akan sedikit terasa bahwa pace-nya rada terburu-buru, apalagi dengan klimaksnya dilakukan dengan pernyataan yang sangat tak ingin kuharapkan atau kubayangkan atau yang aku pikir seharusnya hal itu tak dilakukan. Setelah klimaks terjadi, cerita mulai meluncur ke tahap baru dimana pada tahap ini (yang mereka bertiga alami dari awal hingga klimaks) mereka mulai (berusaha) menjalani keseharian yang wajar tapi terasa janggal. Tentu saja bagiku ini terasa sangat natural dan nyata ketika dimana seseorang me-reveal sesuatu yang sangat besar, karena salah satu dari mereka atau mereka semua mencoba untuk melewati hal yang lalu seolah tidak ada yang terjadi apa-apa sebelumnya.

Rekomendasi yang sesuai dari komik ini adalah Toradora!, Sky Blue Square (Sorairo Square.), Sweety (Park Jae-Sung & Kim Ju-ri) dan Next to You (Tonari no Atashi karya Atsuko Namba). Aku memilih ketiga ini karena ada unsur cinta segitiga, tokoh utama laki-laki yang menolong tokoh utama perempuan dan percintaan mengejutkan yang sulit ditebak.
Read more ... → Ookami Shounen wa Kyou mo Uso o Kasaneru

April 12, 2017

Boku wa Mari no Naka

Kemarin pagi, tepatnya dini hari. Aku terbangun jam setengah tiga pagi karen pada hari minggunya aku tidur cepat (sekitar jam delapan) untuk mengistirahatkan badanku. Karena hampir seminggu lalu aku hanya mendapatkan tidur selama tiga tiap harinya. Begitu mendapatkan tidur selama enam setengah jam aku ingin melanjutkan tidur lagi, sayangnya tidak bisa.

Akhirnya aku membuka twitter dan mendapat kabar bahwa Boku wa Mari no Naka (ぼくは麻理のなか; Inside Mari) akan diangkat menjadi TV Live Action. Aku cukup mengenal nama Oshimi Shuzo atas karya Sweet Poolside (diangkat TV Live Action tayang pada 2014), Aku no Hana (anime yang menggunakan teknik rotoscope mengudara 2013) dan Devil Ecstasy. Lagi-lagi aku sama sekali belum pernah membaca karyanya satupun. Jadi aku mencoba membacanya sambil berharap akan tertidur nantinya. Ternyata kesalahan besar, meski aku berhenti di pertengahan jilid, dan menutup mata, tak sampai lima menit aku membuka mataku kembali untuk melanjutkan manga satu ini dan tanpa sadar ayam-ayam sudah berkokok. Ya aku kalah telak dengan rasa penasaran. Dan ini menjadi rekor baruku, membaca manga secara online sebanyak 9 jilid dalam waktu semalam. Aku bukanlah tipe orang yang kuat membaca di layar lama-lama, dan biasanya aku sangat malas bila manga yang akan kubaca sudah diatas 4 jilid.

Siapa Aku?
Isao Komori, seharusnya tahun ini dia sudah memasuki tahun akhir perkuliahannya.  Namun hal itu tak mungkin terjadi karena ia sudah tak pernah mendatangi kelas sejak 3 tahun yang lalu. Simpel saja permasalahannya, ia telat bergaul dalam membangun pertemanan di minggu-minggu awal kuliah. Ia menghabiskan sepanjang waktu mengurung diri di kosan hanya untuk bermain game dan masturbasi, tanpa membersihkan ruangannya membiarkan sampah menumpukk. Ia tahu ia melakukan kesalahan besar tapi ia tak tahu cara berhenti.

Setiap jam 9 malam, ia selalu mengunjungi minimarket langganannya, hanya untuk melihat malaikatnya, siswi SMA yang sangat anggun. Ia bahkan tahu sekali kebiasaan siswi tersebut yang setiap harinya pergi ke minimarket tersebut hanya untuk membeli sebuah cokelat dan minuman. Suatu hari, ia nekat untuk ingin berkenalan dengan gadis tersebut tetapi tidak tahu harus memulainya darimana. Hingga akhirnya ia hanya mengikuti dia saja dari belakang, terus mengikutinya, hingga gadis tersebut sadar telah diikutinya dan menoleh menatapnya.

Pagi harinya, Komori terbangun dengan tubuh gadis yang diidamkannya, Mari Yoshizaki, menjalani kehidupan gadis itu. Sebuah realita yang sulit dihadapi, harus bereaksi dan berpelilaku seperti apa dihadapan keluarganya, dirumah yang tak dikenal. Ketika ibunya mengingatkan Komori untuk bersekolah, ia sadar kemana jiwa Mari bila tubuhnya sedang dimasuki oleh Komori.

Mungkinkah bertukar tubuh? Untuk memastikan hal itu semua Komori kembali ke kosan tapi baru saja sampai di lokasi, Momoka, temannya Mari memergokinya dari belakang. Temannya mengira Mari mempunyai pacar anak kuliahan. Dengan cepat Komori membantahnya sehingga temannya Mari terkejut. Berkat kejadian ini terpaksa untuk pergi ke sekolah dahulu. Sayangnya ia juga tidak bisa berperilaku seperti Mari pada biasanya, membuat teman-temannya khawatir dengannya.

Sepulang sekolah Komori berlari mengunjungi kosannya lalu mengintip lewat jendela untuk melihat dirinya ada atau tidak. Ia tahu betul, apabila tidak ada disitu maka pasti sedang ada di minimarket, beristirahat sejenak setelah main game. Baru memasuki minimarket ia langsung melihat dirinya sendiri disitu, sedang membaca sebuah majalah. Sejak pagi ini, pikirannya dipenuhi dengan sejuta pertanyaan karena kejadian aneh yang dialaminya. Bila benar-benar bertukar tubuh, berarti jiwa Mari saat ini sedang ada di tubuhnya Komori? Tanpa basa-basi, ia menanyakan hal itu ke Komori. Sayangnya Komori yang sedang membaca majalah menganggapnya gila. Secara mendadak ditanyai apa mereka sedang bertukar tempat, ekspresi Komori seolah-olah mengatakan,"Dia tidak waras? apa yang sedang dikatakan gadis asing ini?"

Padahal jiwa Komori  sedang ada ditubuh Mari, tetapi jiwa Mari tidak bersemayam di tubuh Komori. Ada Komori lainnya di tubuh Komori? Lalu dimanakah jiwa Mari sekarang?


Boku wa Mari no Naka (Inside Mari)

Dark Twist
Kisah Komori yang ditulis oleh Oshimi-sensei memperlihatkan lika-liku dalam mencari Mari dengan sangat menarik. Tidak ada petunjuk satu pun dalam mencari Mari membuat makin sulit dan putus asa yang dialami Komori. Tak hanya mencari Mari hilang, ia juga harus mempertahankan gaya hidup Mari, berinteraksi menjaga hubungan dengan teman sekolahnya, dan ketika dirumah ia juga mencari tahu untuk mengenal Mari dan keluarganya lebih dalam. Ternyata Mari tidaklah sempurna yang dibayangkan, Tentu ia mengalami permasalahan remaja, seperti menahan rasa sakit datang bulan dan risih dilirik oleh banyak orang. Teman-teman sekolahnya pun sadar ada yang berubah dengan diri Mari. Dengan masalah yang menumpuk banyak pada jiwa Komori, terkadang, ralat seringkali ia lupa bahwa ia sedang di tubuh Mari, dan tidak seharusnya melakukan kebiasaan buruknya.

Konflik-konflik yang dihadirkan di manga ini tidak hanya satu, tapi ada banyak. Semua konflik yang dimunculkan disusun dengan rapi dan sangat natural. Ketika kita semakin mengenal lebih dekat dengan seseorang, maka kita tahu apa masalah yang sedang dialaminya, apa saja yang terjadi dengannya. Hal ini tampak dengan keseharian Mari yang sedang dijalani oleh Komori. Oshimi-sensei pun bisa mengatasi konflik-konflik yang ada dengan baik dan tidak berantakan. Tiap masalah dieksekusi satu per satu untuk diselesaikan tepat pada waktunya tanpa membentur konflik lain yang sedang berjalan atau pun menimbulkan konflik tersebut makin parah. Konflik yang sudah diselesaikan tidak berlalu begitu saja, tapi menggali lebih dalam apa yang terjadi pada Mari sebenarnya dan menjadi kunci untuk petunjuk mencari jiwa Mari yang entah hilang pergi kemana.

Yang paling menarik adalah Oshimi-sensei lihai sekali dalam mempermainkan psikologi tokoh-tokohnya sehingga kita selalu dikagetkan oleh hal-hal baru dan tak pernah bosan atau jenuh dalam membaca satu halaman ke halaman lainnya.
Read more ... → Boku wa Mari no Naka

September 26, 2016

Kimi no Na wa. (your name.)

Sebenarnya udah sejak 2 minggu yang lalu aku ingin membahas Kimi no Na wa. (君の名は。; your name.) namun kuurungkan terus niatku. Soalnya yah, sebenarnya aku sendiri bingung tiap kali (ingin) membahas karya dari Makoto Shinkai, CoMix Wave Films dan Hayao Miyazaki, Studio Ghibli. Karena pada akhirnya aku pasti stunning dan terkesima melihat karya-karya mereka.


Kimi no Na wa. (your name.)

Toh, ternyata kebahas juga diblog ini. Kimi no Na wa. merupakan salah satu anime movie yang paling ditunggu tahun ini. Oh perlukah aku menjelaskan? Pertama: Makoto Shinkai. Sutradara satu ini berhasil mengeluarkan karya-karyanya yang epic dari segi cerita dan animasi. Ia sangat lihai memainkan alam dan suasana yang ada di dalam animasinya sehingga memperkuat perasaan menggebu-gebu ketika melihat scene-scenenya yang sedang klimaks.

Pertama kali aku mengenal karya Shinkai adalah Voices of a Distant Star (ほしのこえ; Hoshi no Koe) kisah dua insan yang menjalani hubungan LDR (long-distance relationship) antar planet lalu dilanjutkan dengan kecepatan rata-rata manusia berjalan selama hidupnya adalah 5 Centimeters Per Second (秒速5センチメートル; Byousoku 5 Centimeter). Kedua karya tersebut adalah favoritku, bahkan aku masih ingat sekali (salah satu) quote-nya yang kurang-lebih,"Harus berjalan secepat apa agar aku bisa menemui?" plus ceritanya yang sangat real sekali. Serta untuk Voices of a Distant Star mengingatkanku dulu semasa sekolah aku dan guruku pernah iseng menghitung kecepatan mengirim text (SMS) dari Bumi ke Bulan atau dari Pluto ke Bumi.

Dan menurut data yang didapat Anime News Network Kimi no Na wa. berhasil meraup keuntungan box office sebesar 10 milyar yen, sebuah angka yang super duper fantastis.

Komet Pelangi
Mitsuha Miyamizu, seorang gadis yang tinggal di kampung Itomori dan bertugas di kuil melestarikan kewajiban keluarganya turun-menurun. Ia bosan dengan rutinitas sehari-harinya dan minimnya fasilitas yang ada di kampungnya. Seusai ritual kuilnya, Mitsuha meneriakkan keinginannya agar terlahir kembali sebagai cowok tampan yang tinggal di Tokyo di kehidupan selanjutnya.

Keesokan paginya, ternyata teriakkan gila tersebut membuatnya ia jatuh ke dalam mimpi yang sangat nyata. Mitsuha kini adalah cowok tampan yang tinggal di kota satellite. Mitsuha yang baru pertama kali melihat Tokyo seperti apa, benar-benar tak bisa menahan kenorakannya.

Bagi Mitsuha ini adalah mimpi indah, namun berbeda dengan Taki Tachibana. Taki terkena mimpi yang serupa, tiba-tiba ia bangun menjadi seorang cewek yang tinggal di perkampungan. Untuk memastikan ia beneran cewek atau bukan, ya tentu saja, meremas dadanya sendiri.

Ternyata Mitsuha dan Taki saling bertukar tubuhnya, entah apa penyebabnya, yang pasti mereka harus menjalani kehidupan mereka tanpa dicurigai orang-orang di lingkungan sekitarnya. Inilah kisah sepasang adam dan hawa yang tubuhnya tertukar.

Permulaan yang Berbeda
Untuk Kimi no Na wa. boleh kubilang engga seperti karya biasanya. Di 30 menit pertama ceritanya lebih santai, segar dan humoris. Disini kita bisa melihat bagaimana Mitsuha dan Taki menjalani rutinitas baru dan mengubah kebiasaan mereka berdua. Karena kebiasaan dia tidak sesuai dengan dirinya. Maka mereka berdua sepakat membuat perjanjian bagaimana dan harus seperti apa untuk menjadi dirinya. 30 Menit setelahnya barulah penonton digiring ke part yang lebih serius. Apa sejarah dan customs yang ada di kampungnya Mitsuha.

Tema karya kali ini adalah Musubi knot, Miracle dan Perjalanan Waktu. Disini akan dijelaskan apa arti dari musubi knot, istilah-istilah kepercayaan, perwujudan aliran waktu dan suatu bentuk dari hubungan orang-orang. Meski tidak terlalu kental penggunaan customs dan kepercayaan tapi tetap bisa disampaikan baik dengan cara menggunakan istilah berulang. Contohnya: kataware-doki (twilight; periode antara siang hari dan terbenamnya matahari).

Dibandingkan penjelasan historinya, Kimi no Na wa. lebih menonjolkan cara komunikasi yang unik diantara kedua insan ini. Meski keduanya tidak pernah saling bertatapan, berbicara langsung, bahkan bertukar text tapi keduanya tetap bisa berhubungan baik.

Shinkai kembali mempermainkan perasaan penonton dengan adegan-adegan khas tertentu miliknya. Dengan adegan kecil seperti melihat text di teleponnya, merenungi bingkai foto yang terpajang dinding, melihat bintang di malam hari, oh tentu saja jangan lupa kereta yang melegenda. Kurang-lebih Kimi no Na wa. juga menggunakan pola yang sama di Kotonoha no Niwa (言の葉の庭; The Garden of Words), diperlihatkan keindahan alam sekitar dengan tujuan sebenarnya adalah mengenang dan merenungkan sesuatu. Alam yang ada karyanya selalu memiliki arti kuat dengan perasaan yang dihadapinya saat itu.

Umumnya pengambaran cuaca digunakan untuk menentukaan perasaan; siang hari pertanda mood ceria atau hujan memberi kesan kesedihan atau kerisauan. Well, Shinkai tak hanya memainkan suasana itu saja. Dia mempertajamnya dengan penggambaran alam dan lingkungan seperti hamparan bintang di malam hari, kabut di pegunungan, senja hari dan pohon yang berbunga. Sehingga penonton mengetahui dan turut merasakan apa yang sedang dialami oleh Mitsuha atau pun Taki. Bahkan penggambaran malam hari Kimi no Na wa. terlihat sangat spesial sekali.

Walau menggunakan pola permainan yang sama tapi anehnya itu menjadi ciri khas yang kental dan menyentuh dari karya-karya milik Shinkai. Penonton terus penasaran apa yang selanjutnya akan terjadi.

Disamping itu, satu racikan yang menyempurnakan adegan-adegan klimaksnya adalah BGM. Seperti biasa musik pengiring scene-nya sukses membuat penonton larut dalam film. Lagu-lagu yang dilantunkan oleh RADWIMPS menghiasi komet pelangi menjadi semakin indah dan menenggelamkan penonton ke lubang perasaan yang lebih dalam.

Kimi no Na wa. (your name.)

Kimi no Na wa. (your name.)

Hujan Salju
Walau tidak memberikan hal yang baru tapi keahlian Makoto Shinkai dalam merangkai cerita dan menyutradarai tidak pernah membuat penonton bosan. Shinkai tetap lihai memainkan scene-scene yang siap memerangkap perasaan orang di detik-detik terakhir yang menegangkan. Untuk ending-nya kubilang cukup berani, tidak terlihat sama seperti karya-karyanya sebelumnya. Disini You Yamada bertugas sebagai Sound Director, perpaduan warna diserahkan pada Yoko Miki yang bertanggungjawab sebagai Color Setting dan keindahan background art dipegang oleh Mateusz Urbanowicz.

Kimi no Na wa. (your name.)

"You used to have a bit of a crush on me, right? But now you like someone else."
Read more ... → Kimi no Na wa. (your name.)

December 31, 2014

Ore to Hero to Mahou Shoujo

Aku tak ingat dimana pertama kali menemukan komik ini, terlebih lagi aku membacanya bukan di situs langgananku. Dan yang memikatku pertama kali adalah judulnya yang pasti bertema superhero dan gender bender yang sekilas aku langsung membayangkan seperti Kämpfer dan Ore, Twintail ni Narimasu. Lalu aku membayangkannya lagi "jangan-jangan bakal seperti My Hero Academia lagi".

Ore to Hero to Mahou Shoujo (俺とヒーローと魔法少女; Me, Superhero and The Magical Girl) keluar pertama kali pada tahun 2012 (dan aku juga membacanya baru mulai minggu lalu) ditulis Sogou dan sisanya aku tidak menemukan informasi lebih dari komik ini, paling hanya fanpage di facebook dan webcomic-nya beralamatkan disitusnya. Meskipun dibeberapa tempat yang kutemui ini termasuk doujinshi (ya secara sih karya orisinil walaupun dituangkan dalam webtoon, oh sepertinya aku harus membaca ulang definisi doujinshi dulu di wikipedia deh) dan diserialisasikan dalam majalah Comic Polaris dan Nico Nico Seiga (berdasarkan Baka-Update).

Keadilan dan Pahlawan
Terdapat keresahan hati pada Hayato padahal ia baru saja menjalani karirnya sebagai superhero seminggu ini. Bukan rasa takut atau pun gelisah yang menyelimuti dirinya... namun wujudnya yang setelah transform menjadi superhero yang tak bisa ia terima. Penampilan Hayato sebagai pria sejati yang dilengkapi dengan jaket kulit menyusut menjadi seorang gadis cilik magical girl. Tak hanya itu bahkan superhero kita yang lucu nan imut ini benar-benar mengeluarkan daya tariknya layaknya sebagai magical girl (tentunya ini disebabkan dengan ekspresi dari wajahnya). Sangat sulit sekali dibayangkan ternyata magical girl sebenarnya pria tulen. Bahkan orang-orang yang diselamatkan olehnya malah berkomentar tidak menyenangkan yang kurang lebih seperti,"Weirdo ini cosplay untuk menyelamatkan kita?"

Pokoknya, ini sangat jauh berbeda dengan yang dibayangkan oleh Hayato. Akhirnya pada suatu kejadian, Hayato menyelamatkan anak perempuan yang tadinya diincar oleh Kaijin (monster) yang mengamuk dalam kota hingga memutuskan dirinya akan tetap menyelamatkan kota (dalam sementara waktu) dan membuat identitas hero sebagai Luminous Girl.

Hero Drive, TRANSFORMATION!
Superhero disini membutuhkan suatu device yang bernama Hero Drive agar dapat bertarung leluasa dengan Kaijin tapi penampilan perubahannya tidak seperti superhero jepang pada umumnya, malah ke superhero barat yang tidak (selalu) sepenuhnya full costume dan sekedar menggunakan suit-nya hanya untuk menutupi identitas dirinya. Ah, maksudku setelah ia transform tidak bernempilan seperti Ultraman, Kamen Rider atau Power Ranger begitulah.

Komedi yang bermunculan disana-sini membuat ceritanya terus berkembang. Walaupun aku kadang biasa saja dengan komedinya, menurutku terkadang lucu saja. Bahkan bisa dikatakan sebenarnya ceritanya engga penting sama sekali karena Hayato tidak ingin berwujud sebagai magical girl. Tapi nantinya akan lumayan seru ketika muncul superhero lainnya dan dark hero yang mempunyai tujuan tersendiri dalam menciptakan perdamaian dunia. Oh, dan jangan lewatkan senyuman manis dari Luminous Girl kedepannya.



Ada dua scanlation yang memegang komik ini, tapi aku prefer ke sensualaoi karena mereka men-translate-kan omake-nya juga tapi ajaibnya scanlation dari sensualaoi beda sekali dengan Chilla (ya mereka sempat mengatakan bahwa silahkan baca yang dari Chilla untuk kualitas yang lebih baik tapi aku tetap tidak menyangka ternyata hasilnya sejauh itu). Bahkan awalnya aku menanggapnya gambarnya cukup 'unik' tapi setelah kubaca ulang versi Chilla oh ternyata engga buruk gambarnya.
Read more ... → Ore to Hero to Mahou Shoujo

August 5, 2014

Muyong Jiyong

Entah mengapa beberapa waktu ini aku tertarik dengan webtoon, tapi untuk satu ini secara tidak disengaja pula karena aku sedang mengecek kolom komik baru apa saja yang telah di-upload oleh situs tersebut. Dan dengan alasan tersendiri melihat gambar dari tokoh wanitanya yang mirip dengan Iori Minase membuat aku semakin ingin mencoba menbacanya. Sejujurnya saat menemukan komik ini pula aku tidak melihat genre atau tulisan apa pun yang memberitahu bahwa ini adalah dari sebuah webtoon.

Komik yang berjudul Muyong Jiyong (무용지용; Useful Good-for-Nothing) ditulis oleh Lee Soo Hyun ini bisa dibaca gratis di Nate yang tentunya berbahasa korea. Berjalan pertama kali pada tanggal 4 Juni 2013 dan rutin terbit tiap minggu pada hari selasa hingga berakhir pada tanggal 29 Juli 2014 dengan memiliki chapter sebanyak 73 halaman.

Dibalik Sebuah Pakaian dan Makeup
Cha Ji-Yyoung pria yang canggung, ceroboh dan lamban adalah seorang jurnalis yang bisa dikatakan buruk dalam mengerjakan sesuatu. Karena berbagai kesalahan yang telah diperbuat, kantornya dihadapi situasi yang kacau balau. Untuk menembus atas kesalahannya tersebut sang Boss mengirim ia ke Susang Womans University untuk menangkap skandal korupsi kampus. Awalnya ia mengira akan menjadi seorang dosen disana, tapi bosnya yang seram nan kejam ini menyuruh ia menjadi mahasiswi disana. Sempat sedikit membantah perintah atasannya karena bagaimana ia bisa menjadi mahasiswi, tapi akhirnya pasrah juga karena adu debat dengan bos. Dengan segala kekuatan boss, memercayakan dengan ahlinya, pria bertampang geek tersebut dengan ajaib bisa berubah menjadi wanita cantik dan saat ini bernama Cha Jin-Suk untuk mengikuti kelas balet. Jangan pikirkan bagaimana ia menyembunyikan kepriaannya saat menggunakan leotard atau bagaimana memiliki buah dada, sepertinya semua pakaian dan kebutuhan untuk bisa memasuki kampus tersebut sudah dipersiapkan semuanya oleh Boss.

"Everything gonna be alright" si bos telah menyiapkan segalanya. Namun kembali ke diri sendiri yang menjalankannya. Sebuah situasi yang tidak terduga lagi ketika Jin-Suk memasuki ruangan untuk memberi kabar atas kepindahannya. Disamping itu Jin-Suk bertemu dengan gadis molek Ji Na-Young yang mengikuti kelas menari juga sekaligus ia merupakan ketua dari dewan mahasiswa. Dengan kata lain, Na-Young bisa berkaitan langsung dengan kasus korupsi. Dikelilingi dengan wanita cantik dan Jin-Suk mendapatkan teman sekamar yang bernama Han Hye-Ri, gadis cantik dengan rambut biru tua sebahu dan mengenakan anting di kedua telinganya. Sudah kodratnya sebagai lelaki sejati memikirkan yang sedikit dibayangkannya dan ia pikir telah memasuki surga dunia.

Begitu dibuka pintu kamar Hye-Ri ternyata kamarnya sangat kotor sekali (walaupun Hye-Ri cuma bilang sedikit berantakan). Sangat bertolak belakang sekali kamarnya dengan wajahnya. Merupakan mimpi buruk karena sepertinya Jin-Suk memiliki phobia dengan kotor. Esok paginya, beruntung Jin-Suk hampir terlambat memasuki kelas dansa, karena semua cewek telah berganti pakaian. Tapi tetap tak semulus yang diperkirakan, saat Jin-Suk sedang ganti pakaian tiba-tiba Na-Young kembali ke ruang ganti.

Buram
Awalnya kukira untuk pengambaran latar pada webtoon itu tidak perlu detil. Tapi disini terlihat (cukup) begitu detail. Misalnya dalam saat di kelas atau mungkin kamar yang begitu jelas. Yah memang untuk kamar mungkin harus karena untuk menunjukkan sampah yang tidak dibuang oleh Hye-Ri.

Cantik Menawan
Ya, begitu lihat tokoh-tokoh yang ada. Berbagai ekspresi yang hadir mengiri ini juga membuat semakin menarik pada reaksi yang dimunculkan oleh tokohnya. Tak luput pula beberapa adegan yang ada memunculkan dari meme-meme atau scene yang populer, turut menambahkan komedi yang hadir.



Sedikit bingung saat pertama kali membacanya, karena aku membacanya dari kanan ke kiri seperti membaca komik jepang (ternyata teks nya dari kiri ke kanan). Pokoknya, aku benar-benar suka gambar-gambar tokoh disini. Dan untuk beberapa kali, Jin-Suk terkadang begitu manis. Ekspresi tokoh selalu dapat, begitu kaya. Sebalnya tiap kali berakhir selalu membuat penasaran apa yang akan terjadi selanjutnya. Dan setiap kali membaca halaman selanjutnya selalu dipenuhi dengan sebuah kejutan pula. Hadirnya permasalahan baru dan fokus pada masalah baru sempat terpikir olehku seringkali,"Bagaimana dengan permasalahan utama yang ini? Apa akan menyelesaikan masalah ini dulu?" namun semuanya itu akan terjawab nantinya dengan timing yang pas sehingga semua masalah ter-reveal dan dipecahkan. Untuk ending-nya sendiri aku sedikit merasa kecewa karena keputusan yang diambil oleh Jin-Suk tapi setelah dilihat lagi,"Emang ini 'Jin-Suk' sekali deh" sambil membaca dan melihat kepribadian peran utama dalam komik ini. Tapi pada akhirnya aku puas sekali dengan karya dari Lee Soo Hyun ini. Saat di pertengahan dari keseluruhan jumlah halaman atau chapter yang ada aku malah mulai berharap ada sedikit cerita yang menjurus lebih dalam ke hubungan percintaan Jin-Suk, meskipun kutahu cerita yang ada (diluar dari masalah utama menginvestigasi kasus korupsi Susang Uni) lebih bercondong pada latar belakang dan kisah masing-masing tokoh dan juga hubungan interaksi tokoh satu dengan lainnya.
Read more ... → Muyong Jiyong
 

Autumn 2015 Anime Chart

【Autumn 2015 Anime Chart】
For other info, click here.
For its hashtags, click here.

Featured Video


Random Posts