Showing posts with label shooter. Show all posts
Showing posts with label shooter. Show all posts

October 2, 2014

The Walking Dead: Survival Instinct

Minggu-minggu ini temanku telah men-download game The Walking Dead: Survival Instinct yang sebenarnya aku juga tidak tahu rupa perwujudan dari game ini tetapi salah satu temanku yang meminta darinya langsung mengomel,"Ini game apaan sih! Jelek banget, masa..." blablabla dan aku yang mendengarkannya agak engga percaya dengan omongan dia. "Apakah seburuk itu?" menjadi pertanyaan pertama dan yang terpikirkan saat itu, akhirnya aku makin penasaran merasakan langsung dari game ini. Mulanya temanku menawarkan kopian game ini untuk diinstall dipunyaku saja tapi aku menolaknya berhubungan dia belum menghapus gamenya dan aku hanya ingin uji coba saja. Oh, hal lainnya yang kupikirkan saat itu,"Ini yang dari TV series populer ya kan?"



Aku mencoba game ini sekitar 2 jam, dan meng-skip semua dialog dan cerita yang ada disini ketika aku sadar telah menghabiskan waktu 5 menit secara percuma padahal tujuan awalku hanya ingin mengetahui gameplay-nya saja.

PS2 Berkedok Next-Gen
Setelah membaca sedikit dan langsung saja start untuk memainkannya. Oh maaf aku berbohong, sebenarnya aku memilih opsi Continue yang artinya aku memulai dari last (auto) save data milik temanku. Tapi dia mengatakan padaku dia juga baru memainkannya, masih di awal-awal dan stuck belum lanjut lagi. Berjalan sebentar sembari melihat lingkungan sekitar dan tak lama kemudian munculah zombie yang ditunggu-tunggu. Mencoba mengedap-ngedap agar tidak ketahuan oleh zombie dan ingin langsung instant kill namun karena aku tidak tahu tombolnya pula maka gagal seketika. Zombie menyadari serangan dari pemain yang ternyata gerakan zombienya kaku sekali, sangat terlihat mulai dari ia berdiri dan berputar balik untuk menghadap ke pemain. Tentunya hal ini menjadi kecanggungan sendiri, game rilis pada tahun 2013 untuk platform ini hasilnya seperti ini. Di layar pojok kiri terdapat sebuah kompas yang menuntun pemain kearah main task suatu mission. Pada saat menjalankan suatu mission terdapat side task dengan mengambil sebuah barang atau berbicara dengan orang yang berhasil menyembunyikan diri dari bak zombie. Jeleknya kompas yang kamu miliki disitu tidak membantumu menyelesaikan suatu side task yang ada dan hebatnya kamu yang suka keliling kesana-kemari akan semakin dipaksakan untuk eksplorisasi segala tempat yang ada.

Jujur saja aku kesusahan untuk membunuh zombie yang ada jadi terkadang lebih memilih untuk ditangkap zombie duluan meskipun respon dari zombienya sendiri suka lama. Ketika ditangkap zombie pemain harus mengarahkan pisaunya tepat ke kepalanya zombie yang sayangnya kontrolnya susah diatur. Hal ini terasa seperti mabuk daripada berusaha menghindari gigitan zombie (terlihat dari tangan pemain / kontrol dan layar yang bergerak). Yang sering kurasakan dari memainkan game zombie adalah ketenganannya, biasanya para pemain akan panik ketika zombie mulai mengejar atau setidaknya efek suara dari gamenya bisa membuat kaget meskipun hanya sedikit. Disini faktor tersebut sepertinya tidak berlaku walaupun zombie sudah bersiap-siap mencoba mengejutkan pemain. Maksudku bersiap-siap itu adalah zombie tidak langsung menyerang pemain, dari yang aku mainkan aku malah heran sendiri mengapa tidak bisa mundur kebelakang, kukira kontrolku rusak atau lainnya ternyata ada zombie yang mulai menggerogoti health point-ku. Biasanya pada saat zombie mendadak menangkapku aku akan kaget tapi aku malah bertanya,"Hah? Itu apaan? Jari keluar dari mata? Bagaimana caranya?" ketika melihat salah satu wujud zombienya.

Aku Bukan Ninja
Pemain hanya memiliki dua senjata utama, palu dan pisau. Keduanya merupakan senjata jarak dekat. Senjata lain seperti revolver, shotgun dan sniper ada hanya saja tetap lebih memilih ke zaman batu kembali menggunakan senjata jarak dekat. Hal ini disebabkan fakir amunisi sehingga pemakain senjata ini hanya digunakan darurat saja. Bahkan di keadaan genting seperti itu pemain tetap belum bisa bernapas lega ketika me-reload senjatanya.

Bila pemain sampai di suatu tempat namun tidak ada zombie sama sekali maka patut dicurigai kemungkinan besar mereka akan muncul sekompi pasukan. Begitu pula melihat mayat zombie yang terbaring disitu, apalagi zombie disitu memegang suatu item atau berada di dekat item tertentu maka ia akan bangkit kembali (ternyata zombienya belum mati total). Bila kamu tipe yang suka membantai habis maka itu adalah pilihan salah di game ini. Sepertinya zombie disini terus-menerus ada dan walaupun mereka tidak respawn senjata yang dibawa olehmu sangatlah kurang untuk membombardir mereka. Dan percuma kamu menggunakan senapan bila tidak menembak kepalanya, karena itu hanya membuang-buang peluru. Dasar dari penyelamatan dari sini adalah stealth, hindari / abaikan dan lari sebelum ketahuan oleh banyak zombie. Menutup pintu sebenarnya tidak terlalu penting mengingat zombie bisa menghancurkannya, tapi setidaknya bisa memperlama mereka masuk atau dampak yang lebih baik adalah mencegah mereka melihatmu.

Menantang
Palu dan pisau pun harus melukai kepala zombie tiga kali untuk membunuhnya. Satu-satunya cara untuk langsung membunuh mereka menembak kepalanya atau menerkamnya dari belakang bila tidak bisa dilakukan pemain akan kesulitan membunuhnya. Jumlah zombie yang ada pun puluhan bila mereka semua menyadari keberadaan pemain maka bersiaplah kewalahan menghadapinya. Ketika berlari layar akan mengalirkan air keringat yang agak mengganggu karena pandanganmu tertutupi.

Sesuai dengan judulnya survival, yang berarti tujuan utamamu menyelamatkan diri. Kamu hanya perlu pintar-pintar menghindari kontak langsung dengan zombie, toh zombie disini gerakannya lambat untuk mengejar dirimu. Siapa sangka dengan grafis seperti berada di konsol PS2 ini ternyata memakan memory cukup banyak. Parahnya lagi, game ini ternyata cukup berat untuk dimainkan (padahal PC yang kumainkan saat itu kondisinya baik tapi harus mengalami close program).
Read more ... → The Walking Dead: Survival Instinct

August 23, 2014

Guns Girl-School DayZ

Pertama kali mengetahui game ini dari LINE untuk mendapatkan free coin. Guns Girl-School DayZ atau yang bisa disingkat menjadi Guns GirlZ atau GGZ ini merupakan side-scrolling action (atau shooter?) dengan tema zombie dan gadis-gadis imut. Game ini diluncurkan oleh 4inch tapi di steparu tertulis perusahaannya Finger tips dan Mihoyo. Hingga saat ini sudah terdapat 3 bahasa untuk GGZ, Chinese, English dan Korean.



Game yang memiliki style anime/manga ini juga engga main-main dalam pemilihan seiyuu-nya, yaitu Asumi Kana (Blanc (White Heart) di Hyperdimension Neptunia: The Animation, Ene (Takane Enomoto) di Mekakucity Actors dan Shizuka Sado di MM!) dan Chiwa Saito (Komachi di Samurai 7, Aika S. Granzchesta di Aria dan Chloe von Einzbern di Fate/kaleid liner Prisma☆Illya 2wei!). Game ini wajib terkoneksi dengan internet dan untuk dapat memainkannya harus memiliki akun facebook.

Bangkit Dari Kubur
Malapetaka merupakan hal yang terjadi di waktu-waktu tertentu, fenomena yang secara periodik terjadi beberapa ratus tahun sekali. Malapetaka tersebut muncul dalam berbagai bentuk, perang, bencana alam, asteroid yang menabrak Bumi dan lain-lain... Berdasarkan catatan sejarah, malapetaka ini adalah kehendak dari Tuhan. Ancaman seperti ini akan melenyapkan sebagian besar kehidupan di Bumi. Black Death adalah malapetaka terakhir yang terjadi lalu pada saat abad 14. Bencana ini menghancurkan hampir sepertiga penduduk dunia saat itu.

Tampaknya kali ini malapetaka akan terjadi lagi, dengan berkembangnya jalur evolusi. Sekolah damai nan tentram dihadapi oleh bencana yang tidak pernah ditemui sebelumnya, orang-orang yang kehilangan pikirannya akan berubah menjadi zombie.

Start→Finish
Gameplay yang disajikan simpel tapi menantang, awalnya sih mudah-mudah saja tinggal hajar dan/atau maju saja kedepan namun di stage-stage selanjutnya, musuhnya makin gencar mengejarmu dan jumlahnya sangat banyak. Bahkan beberapa dari mereka bisa menyerang dari jauh. Meskipun peluru dan potion bisa didapatkan drop dari musuh tetap tidak boleh asal menembak, kalo habis disaat kamu dikeroyok bisa gaswat.

Perlengkapan Perang
Banyaknya varian senjata dan kostum yang dapat memperkuat dirimu. Senjata dapat ditempa upgrade agar menjadi lebih kuat dari sebelumnya, untuk kostum memeranguhi status kemampuan yang bisa berupa: mempercepat gerak, regenerate HP, damage yang diterima berkurang dan lain-lain. Senjata dan kostum bisa didapat dengan quest atau menarik gacha. Senjata yang ada apa saja? untuk jarak dekat bisa tactical knife atau tongkat baseball yang tidak memerlukan peluru (jadi tak perlu kehabisan dan tetap bisa terus beraksi), revolver, shotgun, sniper, riffle dan gattling gun juga ada. Bahkan ranjau atau potion juga ada dan tentunya senjata ini membutuhkan peluru juga.

Mungkin bagi yang sudah memainkannya kalian bisa bergabung dengan perkumpulan dari Indonesia. Dan tipikal mobile online game, membutuhkan suatu energy untuk dapat bermain, bila energy-mu habis yasudah tunggu beberapa menit untuk mengisinya kembali.
Read more ... → Guns Girl-School DayZ

August 12, 2014

Destiny, Video Game yang Memakan Budget 5 Triliun

Akhirnya Grand Theft Auto V yang sebelumnya memegang rekor pembuatan game termahal dengan biaya memakan US$ 265 juta telah pecah. Destiny game MMOFPS buatan dari Bungie melahap dana berkisar US$ 500 juta (sekitar 5,7 triliun rupiah).



Investasi uang sebesar itu didapat dari Bobby Kotick yang merupakan CEO Activision untuk pembuatan segala aspek dalam game ini. Agar dapat balik modal pembuatan game ini pun tergolong tidak mudah, karena beberapa analisa mereka harus menjualanya sekitar 15 atau 16 juta copy. Diharapkan game yang memakan dana paling besar ini bisa berumur panjang, seengganya untuk 10 tahun kedepan. Hal ini mungkin saja mengingat World of Warcraft hingga saat ini masih memiliki 7,6 juta user yang aktif memainkannya. Sedangkan Bungie saja sukses berkat HALO.

Rencananya pada September 2014 akan rilis secara multiplatform di Xbox 360, PS3, PS4 dan Xbox One. Dan bisa saja nantinya akan kebagian juga untuk PC.


Sumber: GameStation dan Liputan6
Read more ... → Destiny, Video Game yang Memakan Budget 5 Triliun

March 28, 2014

Far Cry 3

Sebenarnya aku sudah menyelesaikan game ini dari bulan lalu hanya saja aku menamatkannya lagi baru minggu ini untuk melihat ending keduanya dan agak telat juga memainkannya baru tahun ini, sedangkan saja Far Cry 3 rilis pada 29 November 2012. Orang sepertiku agak jarang memainkan tipe FPS agak kagok sebenarnya makanya butuh sedikit waktu untuk membiasakan diri. Kagum dengan Ubisoft, grafis yang ditampilkan epik dan pulau yang disajikan utopia sekali pemandangannya. Tidak kaget kalo Eurogamer bisa memberikan perfect score untuk game ini dan tentunya ini membuahkan hasil memenangkan penghargaan di British Academy Video Games Awards pada kategori Action, National Academy of Video Game Trade Reviewers Awards pada kategori 3D Control Design dan Technical Graphics, Game Developers Choice Awards pada kategori Best Technology, Game Audio Network Guild Awards pada kategori Best Dialogue dan Best Audio Mix serta di Golden Joystick Awards pada kategori Best Gaming Moment.

Untuk latar tempat pulau aku perkirakan di suatu pulau sekitar Sumatra, antara Samudera Hindia dan Samudra Pasifik. Mengapa aku katakan di pulau Sumatra dikarenakan ada Macan Sumatra dan beberapa istilah atau kalimat Indonesia (atau melayu?) ada dalam dialog game ini, seperti; Rakyat, Turunkan Senjata (seingatku dalam subtitle-nya tertulis Senjakhta Bawah), Cinta untuk anak-anak rakyat dan lain-lain. Bisa saja mengambil latar di Sumatra karena ada staff orang Indonesia dalam pembuatan game ini, yah ini bisa masuk dalam kemungkinan juga kan (aku sudah melihat credits-nya hingga selesai tapi aku tak begitu tahu banyak tentang staff mereka).



Bajak Laut
Jason Brody, yang sedang berlibur dengan saudara dan kawan-kawannya untuk merayakan berbagai kesuksesan mereka yang telah dicapai. Tapi siapa sangka ditengah-tengah kebahagiaan tersebut mereka malah melandas di pulau yang telah dijajah oleh bajak laut. Nasib naas menimpa mereka semua, Vaas yang merupakan ketua dari bajak laut tersebut ingin memeras mereka dan menjualnya ke perbudakan. Jason yang ditahan satu kandang (maksudku benar-benar kandang hewan disini, bukan sel penjara berjeruji besi) dengan kakaknya Grant ada sedikit kesempatan untuk kabur. Grant menyuruh Jason menarik perhatian dari penjaga disitu yang nantinya akan diurus Grant. Berhasil mengendap-endap, mengambil beberapa alat seperti tablet, handphone, peta dan membunuh beberapa penjaga Jason mengalami sedikit ketegangan karena ia dihadapi dengan situasi hidup atau mati. Saat ingin merencanakan penyelamatan Vaas yang mengetahui ini langsung menembak mati Grant, dan karena ia sedikit mengalami kebosanan ia memberi Jason waktu 30 detik untuk kabur dari segala kejaran anjing dan bawahannya. Mengalami banyak kesulitan dan ajal hampir menjemputnya, Jason terjatuh dari jembatan kayu yang ditembaki helikopter dan ia tenggelam terbawa arus sungai.

Jason berhasil selamat dari kejaran bajak laut tersebut dan tertolong oleh Dennis, Jason menanyakan apakah Dennis ada di pihaknya atau bukan. Tetapi Dennis hanya menjawab nasib itu Jason yang menentukan ia sendiri, Dennis hanya membebaskannya. Jason diberi suatu tanda yang disebut Tatau (tato di tangan) agar dapat masuk ke perdesaan pribumi disitu. Entah diperbudak Dennis atau tidak, tapi cara yang diberikan Dennis tidak sepenuhnya salah. Untuk menyelamatkan teman-teman Jason akan lebih mudah untuk mengalahkan bajak laut dulu. Hal ini membuat Jason bergabung dengan para Rakyat dan memperjuangkan nasib para Rakyat.

Dan siapa sangka ternyata Jason memiliki potensi untuk menjadi prajurit dan ia diundang oleh Citra, pemimpin dari para Rakyat yang sekaligus ia menyebutkan dirinya adalah dewi perang ke kuilnya.

Grand Theft Auto: Monster Hunter
Mengingat game ini memiliki tema open world dan survival otomatis dua hal yang ada dipikiranku langsung ke GTA dan Monster Hunter. Pertama karena sangat bebas, dalam ketidaksengajaan kamu juga dapat menyerang kawan untuk sekedar iseng saja (karena kawan tidak pernah membawa uang yang banyak sehingga percuma saja merampok mereka). Kedua disebabkan oleh alam liar, ya disini ada hutan, danau, air terjun dan masih banyak lagi. Untuk eksplorasi pulau ini juga ada banyak kendaraan dan alat, misalnya boat dive dan parasut. Hiu, ubur-ubur, penyu, kura-kura, buaya, beruang, panther, komodo, rusa, kambing, sapi, ayam, burung, monyet, tapir dan banyak hewan lainnya ada disini dengan tempat yang berbagai macam seperti laut, sungai dan hutan. Makhluk tersebut dapat dibunuh dan mungkin bisa dikatakan harus dibunuh untuk membuat peralatan yang kamu butuhkan atau menjual kulitnya untuk mendapatkan uang (mengingat dalam game ini yang menjadi kesulitan utama adalah uang).

Senjata yang dihadirkan juga banyak, cara mendapatkannya bisa mematikan sinyal menara atau membelinya (tapi kusarankan untuk mematikan sinyal saja karena sekali-lagi mengumpulkan uang disini sulit). Untuk senjata khusus bisa didapatkan dengan syarat-syarat tertentu, seperti mengumpulkan surat Perang Dunia Kedua dan menemukan berbagai patung pusaka. Side Mission disini juga banyak sehingga saat kamu mengalami kejenuhan disini kamu bisa memainkan sedikit side mission-nya.

Kegemaranku dalam game ini adalah mode stealth dan ranjau. Bosan dengan tipe menyerbu markas musuh ala Rambo, kamu bisa membunuh ala ninja seperti menerkam musuh dari belakang dengan pisau atau sniper musuh dari kejauhan. Untuk menerkam musuh dengan pisau kamu harus melatih dirimu dengan membodohi musuh dengan batu, sedangkan untuk sniper sebenarnya cukup mudah bila kamu sudah memberi peredam suara dan kekeran atau scope teropong senapan untuk menambah jangkauan menembakmu. Berbagai cara dan rintangan dengan sniper bisa kamu nikmati dan pilih tantang mana yang kamu sukai. Menembak musuh dari tebing ketinggian, hit and run atau mengendap-endap di rerumputan dan balik pohon. Bahkan kalo kamu merasa sudah mastering dalam sniper kamu bisa mencobanya menggunakan Dragunov SVD (yang merupakan sniper paling rendah disini) tanpa attachment apa pun sehingga masih menghasilkan suara yang kencang dan kamu harus membuat taktik sendiri. Untuk detail caranya bisa baca disini.

Pak Tani
Bug menyebalkan dalam game ini adalah menghapus save data-mu, entah karena punyaku versi Pak Tani (aku mendapatkannya dari teman yang download dari internet) atau bukan tapi setelah kubaca berbagai forum emang ada bug seperti ini. Aku sudah tiga kali kehilangan save data dan untungnya itu masih diawal-awal. Setelah kuteliti dan membaca instruksi pada forum yang berbeda-beda caranya maka aku menyimpulkan untuk tidak connect ke internet saat memainkan game ini dan benar, save data-ku tidak menghilang. Aku sudah mencoba berbagai instruksi dan cara yang diberikan oleh forum tapi itu semua tidak berjalan dan aku berasumsi bahwa penyebabnya adalah U-Play yang mendeteksi dan menghapus save data-mu.

Bad Ending
Cerita yang bagus dan tragis tapi ending-nya juga tragis. Kalo boleh kukatan tidak ada good ending. Spoiler saja disini, emang ditengah cerita Jason sempat seperti psikopat karena tertawa dengan puas saat membunuh musuh dan menanyakan pada temannya apakah membunuh seseorang itu menjadi tujuan sekarang atau bukan, apakah membunuh dan balas dendam ke musuh bisa disamakan dengan memenangkan piala oscar atau tidak (kira-kira seperti ini pertanyaannya).

Saat di akhir cerita ternyata Citra menyukai Jason diberi pilihan untuk menyelamatkan teman-temannya dan menjalani kehidupan yang bosan seperti biasa atau menjadi pemimpin para Rakyat dan menjadi prajurit sejati (tebakanku benar, Citra menyukai Jason karena memiliki potensi besar). Bila kamu memilih opsi yang pertama, Citra mempersuasimu sekali lagi dengan kalimat sedikit memaksa namun Jason mengatakan sudah cukup menjadi orang yang haus darah dan membiarkan kemarahan merasuki dirinya. Dennis yang diselamatkan dan mengagumi Citra sangat kecewa karena Jason ternyata menolak dan Dennis hendak menusuk Jason tetapi Citra melindungi dan mengatakan,"Aku cinta padamu" pada Jason. Dennis sangat menyesal dengan perbuatannya dan Citra mati oleh tangan Dennis. Jason dan kawan-kawannya pergi dengan kapal yang diperbaiki oleh temannya. Apabila kamu memilih opsi kedua maka kamu mengikuti perintah Citra untuk membunuh teman-temanmu dan kamu akan senggama dengan Citra. Tapi ternyata Citra hanya memanfaatkanmu, ia hanya menginginkan benih dari Jason dan membunuh Jason. Citra mengatakan bahwa anak-anak dari mereka nantinya akan menjadi pemimpin selanjutnya untuk para Rakyat.
Read more ... → Far Cry 3

February 15, 2014

Sacred Guns: The Angel and the Mermaid

Sudah cukup lama aku benar-benar berhenti mengikuti berita game, yah meskipun aku masih mendapatkan sedikit berita dari facebook dan twitter yang ku follow. Tepatnya setelah perang konsol next-gen pada tahun 2005-an itu membuat nasibku dalam bermain game cukup kritis. Kemampuan dompetku hanya mampu di PS2, namun untungnya hinga tahun 2008-an beberapa game masih rilis di konsol yang kumiliki satu-satunya saat itu (konsolku yang lain, PS dan Sega Saturn sudah kuberikan pada orang). Tentunya aku sangat berterima kasih pada pengembang game yang saat itu masih meriliskan game-nya di PS2 dan aku juga sangat mohon maaf kepada mereka karena hingga saat ini aku belum bisa men-support mereka dengan cara yang benar.

Aku engga bermain game online karena sempat kecanduan dan beruntungnya aku cepat juga tersadarkan dari dunia game online sehingga hampir engga pernah bermain lagi game online waktu itu. Alasan lainnya aku engga memainkan game online karena pada saat itu aku hanya tahu server Indonesia (yang kalian tahu kasusnya para pemain game online Indonesia rata-rata lebih banyak omongan daripada tindakannya sendiri) dan bermain di warnet, entah pemain game online di Indonesia masih belum cukup umur atau bagaimana yang pastinya aku lelah selalu dibacotin (entah pada saat aku melakukan yang salah ataupun benar aku tetap kena teguran keras ini). Dalam game online aku benar-benar anti dalam penggunaan cheat, karena saat bermain game online tandanya kalian harus menunjukkan kemampuan dirimu dan bersenang-senang di dalamnya. Ketika aku benar-benar jago dalam memainkannya aku malah kena omelan bahwa aku menggunakan cheat. Awalnya aku cukup senang, ternyata aku yang amatir bisa mengalahkan banyak lawan dan pengguna cash item. Sebut saja misalnya game Point Blank, aku sama sekali engga tertarik untuk terjun di game ini, namun temanku saat itu mengajakku untuk bermain yang juga mengisi waktu luang karena engga ada aktivitas lain yang kami lakukan. Akhirnya aku pun membuat sebuah ID dan bermain juga, sekedar menemani mereka dan mengisi waktu luang. Ternyata engga membutuhkan waktu yang lama ajaibnya aku bisa langsung beradaptasi dengan salah satu game FPS yang populer saat itu. Di waktu senggang yang lain aku juga sempat iseng ke warnet untuk bermain game ini tanpa temanku. Timku menang telak dan aku cukup hebat membantu tim namun itu tidak terlepas dari omelan dari tim lawan atau pun tim kawan (tentunya dengan kalimat yang sangat sangat engga enak sekali), mulai dari kill steal dari tim kawan hingga dianggap menggunakan menggunakan cheat dari tim lawan, bila tidak mahir dibilang engga berguna bagi tim. Salahkah aku membunuh musuh cukup banyak, dan aku dianggap kill steal padahal saat itu aku hanya kebetulan lewat / back-up lalu segera nge-assist dia yang tumbang. Padahal kalo saja dia resurrect belum tentu musuh itu masih hidup, toh juga engga ada jaminan untuk dia bisa mengalahkannya. Hal ini benar-benar membuatku engga bisa menikmati game online dan aku berhenti untuk memainkannya, untuk apa aku bermain sedangkan aku tidak merasa terhibur sama sekali.

Pada saat era PS2 wafat, aku masih mengikuti perkembangan game untuk beberapa saat, mungkin setahun ada. Namun setelah itu aku benar-benar berhenti mendapatkan info game karena aku engga bisa menikmati game secara langsung lagi. Beberapa waktu yang lalu, majalah game kesayanganku, Hotgame juga tutup dan memutuskan untuk beredar dalam dunia maya saja. Dalam waktu yang tidak lama juga setelah berhentinya percetakan Hotgame aku berhasil gani telepon selular milikku menjadi smartphone. Kembali iseng untuk mendapatkan secuil berita game, aku membuka GameFAQs untuk mengetahui game apa saja yang sedang populer saat ini. Dan aku benar-benar engga menyangka ternyata Brave Frontier bisa masuk MOST WANTED FAQS disitus tersebut, padahal itu bukan konsol atau pun handheld.

Penembak Afro
Pencipta yang sekaligus pahlawan kini kembali lagi dengan tokoh yang berbeda namun tentunya kekonyolan dan rambutnya yang afro tidak terlewatkan. Ia menjadi seorang archangel untuk melindungi Bahtera Nabi Nuh dari aksi kegilaan para monster. Senjata yang didampingi archangel ini cukup beragam, dari Gold Deagle, Canon, Pedang Pelangi dan Tinju Api. Awalnya hanya memiliki pistol emas, untuk mendapatkan senjata lainnya dapat dibeli nantinya. Beli? Uang darimana? Ya hukum klasik video game emang, monster-monster ini membawa uang dan tiap kali kita mengalahkan mereka menjatuhkannya. Dengan uang yang dimiliki kita bisa meng-upgrade senjata dan kekuatan kita.

Terdapat 5 chapter yang dibawakan oleh cerita ini. Monster yang hadir disini juga merupakan parody dari tokoh lain, misalnya saja Teletubbies yang perutnya adalah bokong dan mukanya Spongebob Squarepants. Humor dan lawakan lainnya tidak terlewatkan juga di game ini.

Bukan sembarangan, meskipun gratis tapi grafis yang diberikan oke dan adegan tokoh disini sudah bersuara (bukan sekedar teks doang).

College Saga
Pertama kali aku mengetahui Mark Leung dari YouTube dan video-nya muncul di home. Kaget karena video-nya sepanjang itu dan humor sudah terlihat dari awal, RPG klasik dijadikan adegan di dunia nyata itu benar-benar lucu sekali. Banyak parody juga di video yang dihadirkan olehnya. Ketika aku memiliki smartphone terlintas di pikiranku untuk mengisi SD Card yang kosong dengan video humor, aku yang engga punya video humor sama sekali langsung teringat akan Mark Leung dan segera men-download-nya. Entah karena detail atau mencari informasi Mark Leung di Facebook tiba-tiba aku menemukan ternyata dia sudah membuat game baru untuk smartphone. Yah memang kelakuannya yang nyentrik di tiap video-nya membuatku tertarik untuk memainkan game ini. Namun hingga sekarang aku tidak pernah tahu kenapa ia selalu dengan wig afro-nya, apa ia tertarik dengan tokoh afro di Dragon Quest? Kalo nama perusahaannya aku yakin sekali ini pelesetan dari Ubisoft.



Aku yang memiliki smartphone yang berukuran tidak besar awalnya cukup sulit untuk mengontrolnya sayangnya juga tidak ada option (untuk meningkatkan sensitivity-nya). Membutuhkan beberapa waktu untuk dapat mengontrolnya, dan waktu-waktu untuk ini juga membuat aku bete seketika pula. Kesulitan lainnya saat musuh mulai menabrak menyerang kita juga mereka tidak menghilang kalo tidak segera dikalahkan musuh yang lain juga akan mendekati kita.

Ngomong-ngomong tentang smartphone aku heran semakin kesini telepon selular bentuknya semakin membesar saja, padahal dahulu saja pada berlomba-lomba untuk menjadi slim dan kecil, sekarang malah kembali membesar dan belum lagi seperti Samsung bentuknya curve begitu. Apakah nantinya telepon selular akan kembali menjadi sebesar batu bata lagi seperti pertama kalinya ditemukan?
Read more ... → Sacred Guns: The Angel and the Mermaid
 

Autumn 2015 Anime Chart

【Autumn 2015 Anime Chart】
For other info, click here.
For its hashtags, click here.

Featured Video


Random Posts